Kata Ustaz Adi Hidayat Soal Hukum Wudhu di Toilet dan Kakus, Boleh atau Enggak Sih?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 05 April 2023 | 08:05 WIB
Kata Ustaz Adi Hidayat Soal Hukum Wudhu di Toilet dan Kakus, Boleh atau Enggak Sih?
Ilustrasi wudhu. (Pixabay/mucahityildiz)

Suara.com - Wudhu merupakan syarat wajib bagi umat muslim ketika akan salat. Berwudhu dianjurkan dengan menggunakan air, tetapi jika tidak memungkinkan adanya air maka diperbolehkan untuk bertayamum alias menggunakan debu atau pasir yang bersih.

Tidak semua tempat memiliki area khusus berwudhu sebagaimana yang ada di mushola atau masjid. Sehingga, tidak sedikit juga orang yang berwudhu di toilet. Boleh gak sih menurut Ustaz Adi Hidayat?

Mengingat toilet merupakan tempat berkumpulnya jin, Ustaz Adi Hidayat mengatakan hukum berwudhu di toilet adalah makruh.

“Sifatnya ini tidak terlarang hanya tidak disukai yaitu makruh. Enggak ada nash haram di dalamnya, tapi tidak disukai. Tidak disukainya itu karena kita tidak bisa mengungkapkan hal-hal baik yang mungkin bisa kita lakukan saat kita berwudhu,” jelas Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube-nya Adi Hidayat Official, dikutip pada Selasa (4/4/2023).

Menurut Ustaz Adi Hidayat, berwudhu di toilet sebagai tempat berkumpulnya jin pun bisa memungkinkan adanya banyak godaan-godaan dari setan ketika sedang berwudhu.

Meski begitu apabila tidak ada tempat selain toilet untuk berwudhu, senantiasa masih diperkenankan. Namun ada beberapa hal yang wajib dilakukan sebelum berwudhu.

Pertama berdoa sebelum masuk toilet, kedua saat wudhu tidak menyebut kalimat-kalimat thayyibah di dalam hati, ketiga ketika sudah selesai berwudhu dan keluar dari toilet untuk melafalkan doa keluar toilet dan setelah wudhu.

“Tidak berhukum haram, itu bisa dilakukan. Kalau tempatnya kita memungkinkan untuk terpisah (toilet dan tempat wudhu) bagus bisa dipisahkan. Tapi kalau menyatu pun tidak ada masalah,” imbuhnya.

Namun barangkali kesempurnaan dalam melafalkan kalimat-kalimat thayyibah saat wudhu tidak bisa ungkapkan, hanya bisa dari dalam hati saja.

Baca Juga: Dalam Keadaan Berpuasa, Apakah Berkumur saat Berwudhu Membatalkan Puasa? Ini Jawaban Ustadz Buya Yahya

“Jadi kalau tidak ada tempat lain dan menjadikan Anda berwudhu misalnya menyatu dengan toilet di dalamnya, maka kalimat-kalimat thayyibah itu cukup di dalam hati tidak perlu diungkapkan secara lisan. Dan sempurnakan wudhu Anda lalu ketika keluar Anda berdoa sebagai penutup dari bagian wudhunya,” tutup Ustaz Adi Hidayat. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI