Filantropi Islam Melalui Zakat dan Wakaf Berpotensi Jadi Solusi Perubahan Iklim

Dinda Rachmawati

Selasa, 11 April 2023 | 07:20 WIB
Filantropi Islam Melalui Zakat dan Wakaf Berpotensi Jadi Solusi Perubahan Iklim
Filantropi Islam Solusi Permasalahan Lingkungan Hidup (Dok. MOSAIC)

Suara.com - Filantropi tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Indonesia, termasuk di komunitas Muslim. Tidak hanya berkontribusi besar pada berbagai masalah kesenjangan sosial dan ekonomi, filantropi Islam juga berpotensi untuk membiayai program-program lingkungan hidup hingga menjadi instrumen pembiayaan penting bagi berbagai inisiatif solusi perubahan iklim.

Dalam talkshow yang digelar di Masjid Istiqlal, sejumlah praktisi dan pakar di bidang filantropi Islam berkumpul dan berdiskusi tentang 'Pengembangan Filantropi Islam dalam Pembiayaan Solusi Perubahan Iklim'. Acara ini didukung oleh MOSAIC, sebuah kolaborasi berbagai elemen masyarakat, akademisi dan lembaga nirlaba yang berfokus pada solusi permasalahan iklim.

Drs. H. Tarmizi Tohor, M.A, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dalam keynote speechnya mengatakan, Umat Islam sejatinya memiliki aset yang besar dalam bentuk zakat dan wakaf. 

"Pelestarian lingkungan juga sangat dekat dengan tujuan zakat dan wakaf yaitu untuk mengatasi sumber permasalahan struktural di masyarakat," kata dia berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima Senin (10/4/2023).

Lebih lanjut, Tarmizi menyampaikan bahwa dalam satu tahun Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) di Indonesia berpotensi mencapai Rp 380 Triliun, di luar jumlah wakaf berupa aset dan tanah yang tersebar di berbagai daerah. 

"Sayangnya walau sangat besar, potensi dana umat ini kurang berkembang, karena masih didistribusikan dengan pendekatan yang tradisional”, tambah Tarmizi.

Filantropi Islam Solusi Permasalahan Lingkungan Hidup (Dok. Istimewa)
Filantropi Islam Solusi Permasalahan Lingkungan Hidup (Dok. Istimewa)

Dalam beberapa tahun terakhir, dana ZISWAF yang dikumpulkan dari masyarakat telah menjadi salah satu instrumen keuangan syariah yang membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19. 

Selain itu, dana ZISWAF juga menjadi salah satu kontributor penting dalam upaya penanganan berbagai bencana, dimana di tahun 2022 saja, BNPB mencatat di Indonesia telah terjadi lebih dari 3.500 bencana alam.

M. Ali Yusuf, Anggota Dewan Pengarah MOSAIC dan LPBI NU serta Ketua Humanitarian Forum Indonesia mengatakan, bencana di Indonesia didominasi bencana hidrometeorologi, seperti kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan. 

baca juga

"Kerusakan lingkungan telah berdampak secara masif sehingga dibutuhkan upaya bersama yang serius, sistematis, dan inovatif dalam pengendalian perubahan iklim," ujar dia.

M. Ali menambahkan, MOSAIC lahir dari Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari. Pada 2022, setelah melalui serangkaian penelitian dan diskusi terarah, Kongres tersebut menghasilkan tujuh poin risalah untuk mencapai Indonesia Lestari. 

Salah satu poin risalah kongres adalah agar umat Islam mengambil peran terdepan dalam upaya menghadapi dampak perubahan iklim. 

“33% masyarakat Indonesia sangat rentan terdampak perubahan iklim dan mayoritas dari persentase ini tentunya adalah umat Muslim sehingga dibutuhkan kolaborasi lintas sektor dan langkah nyata dalam ikhtiar ini”, jelasnya.

Irfan Syauqi Beik, SE, M.Sc., Ph.D, Akademisi IPB sekaligus mantan Komisioner Badan Wakaf Indonesia BWI dan Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS mengatakan, perlu ada langkah strategis untuk memanfaatkan potensi keuangan sosial islam atau islamic social finance.

Salah satu kemajuan di bidang filantropi Islam adalah kerjasama berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan green wakaf framework, sebuah bingkai kerja pengelolaan wakaf untuk program-program dalam klaster lingkungan dan perubahan iklim.

Menurut Irfan, zakat dan wakaf, termasuk program wakaf hutan tidak hanya mampu menjaga stabilitas ekonomi tapi juga memiliki potensi yang besar untuk membiayai berbagai upaya mitigasi perubahan iklim, karena ekonomi dan kemiskinan tidak bisa terlepas dari aspek lingkungan yang berkelanjutan dan keseimbangan ekologis. 

"Alam dan isinya adalah pinjaman dari generasi mendatang sehingga isu lingkungan harus dikelola dengan baik untuk kehidupan anak cucu kita di masa depan,” tutup Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Zakat Fitrah Pakai Uang? Buya Yahya: Sang Fakir

Jangan Zakat Fitrah Pakai Uang? Buya Yahya: Sang Fakir

Bandung | Senin, 10 April 2023 | 16:48 WIB

3 Penjahat Zakat Fitrah Patut Diwaspadai, Buya Yahya: Jangan Tamak dengan Duit Zakat

3 Penjahat Zakat Fitrah Patut Diwaspadai, Buya Yahya: Jangan Tamak dengan Duit Zakat

News | Senin, 10 April 2023 | 14:43 WIB

5 Tips Atur THR Untuk Keperluan Lebaran dan Liburan, Jangan Asal Pakai Uang!

5 Tips Atur THR Untuk Keperluan Lebaran dan Liburan, Jangan Asal Pakai Uang!

Lifestyle | Senin, 10 April 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×