Dokter Sebut Hiperseks Seperti Pecandu, Bisakah Diobati?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 April 2023 | 21:10 WIB
Dokter Sebut Hiperseks Seperti Pecandu, Bisakah Diobati?
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Suara.com - Hiperseks menjadi salah satu topik yang kerap dibahas di masyarakat. Sayangnya tikdak banyak masyarakat yang benar-benar paham definisi sebarnya terkatik hiperseks.

Satu hal yang tidak banyak diketahui hiperseks bisa menjadisuatu penyakit yang disebabkan oleh adanya penyimpangan seksual. Seorang yang menderita hiperseks akan melakukan hubungan seksual tanpa mengenal waktu dan tempat. 

Dokter Haekal Anshori, M.Biomed sekaligus ahli seksolog, melalui kanal YouTube Kata Dokter yang diunggah pada 27 Februari 2020 mengatakan bahwa hiperseks merupakan suatu penyakit dan jelas berbeda dengan libido tinggi

Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)
Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)

“Memang hiperseks ini adalah penyakit karena pengidapnya seperti pecandu yang tidak terpuaskan,” ungkapnya, dikutip pada Selasa (25/4/2023). 

Seseorang bisa dikatakan hiperseks jika sangat sensitif dengan rangsangan seksual yang bisa muncul begitu saja. Jika hiperseks tidak diwujudkan atau terlampiaskan maka bisa menyebabkan stres atau depresi. 

“Biasanya penderita hiperseks dia akan melampiaskan hasratnya saat itu juga. Tanpa melihat tempat dan waktu, dan bisa dilakukan kepada siapa saja. Karena penderitanya hanya ingin memenuhi kebutuhannya akan kenikmatan seksual,” kata dr. Haekal. 

Bedanya dengan orang yang memiliki libido tinggi adalah masih mampu dan santun untuk mengendalikan hasrat seksualnya. 

Apabila hasratnya tidak terpenuhi pun ia tidak akan mengalami stres dan lebih tahu tempat juga waktu kapan ia harus melampiaskan kebutuhan seksualnya. 

Dokter Haekal pun menjabarkan penyebab yang bisa membuat seseorang menjadi hiperseks. Yakni faktor rendah diri dari pasangannya dan terobsesi dengan seks sebagai bentuk memperlihatkan kegagahan yang ia miliki di ranjang. 

baca juga

Sehingga menjadikan seks sebagai satu-satunya komunikasi untuk menunjukkan kehebatannya.

Mengingat penderita hiperseks akan mengalami stres apabila nafsu seksualnya tidak terpenuhi dan bisa saja melampiaskannya pada orang lain tanpa kedekatan emosional, maka bisa merugikan banyak pihak. Oleh karena itu penderita hiperseks perlu diobati. 

“Pengobatannya ini biasanya berkaitan dengan pengobatan secara psikologis,” imbuh dr. Haekal. 

Cara pengobatan untuk penderita hiperseks bersama psikolog dapat dilakukan dengan Cognitive Behavioral Therapy (terapi perilaku). Terapi ini akan mengubungkan antara emosi pikiran seseorang dengan perilaku dan lingkungannya. 

Seperti dikutip dari kanal YouTube Dokter 24 yang diunggah pada 6 Maret 2020, dr. Silvia Utomo menyebutkan penderita hiperseks bisa disembuhkan dengan tiga cara. 

“Penyembuhannya pun masih bisa ditanggulangi dengan psikoterapi, konsumsi obat-obatan atau terapi berbagi dengan orang-orang yang memiliki pengalaman yang sama dan sudah disembuhkan,” ujar dr. Silvi. 

Dokter Silvi pun mengingatkan, apabila hasrat dan frekuensi hubungan seksual yang sudah tinggi dan sulit untuk mengalihkannya, lebih baik segera konsultasikan dengan psikolog atau psikiater agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. 

Shilvia Restu Dwicahyani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Kata Dokter Boyke, Anak Lihat Orangtua Berhubungan Seks Bisa Jadi Hiperseks Saat Dewasa

Waduh! Kata Dokter Boyke, Anak Lihat Orangtua Berhubungan Seks Bisa Jadi Hiperseks Saat Dewasa

Lifestyle | Selasa, 11 April 2023 | 19:56 WIB

Apa Itu Hiperseks Gejala PTSD yang Dikaitkan dengan AG? Ini tanda-tandanya

Apa Itu Hiperseks Gejala PTSD yang Dikaitkan dengan AG? Ini tanda-tandanya

Health | Selasa, 11 April 2023 | 17:44 WIB

Mengenal Hiperseks, Kondisi Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak

Mengenal Hiperseks, Kondisi Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak

Health | Minggu, 12 Maret 2023 | 17:45 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×