Aurelie Moeremans Pernah Jadi Korban Rasis Gegara Kulitnya Hitam, Cara Hadapinnya Gimana?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 08 Mei 2023 | 15:10 WIB
Aurelie Moeremans Pernah Jadi Korban Rasis Gegara Kulitnya Hitam, Cara Hadapinnya Gimana?
Aurelie Moeremans (Dok. INOAC)

Suara.com - Perilaku rasisme bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan, rasisme bisa terjadi pada saat bekerja serta dari orang-orang terdekat, seperti yang dialami artis Aurelie Moeremans.

Rupanya, Aurelie Moeremans pernah mendapatkan tindakan rasisme yang mengomentari mengenai kulit hitamnya. Dalam ceritanya di kanal YouTube TS Media kepada Luna Maya dan Marianne Rumantir, Aurelie Moeremans mengaku, saat bekerja kulitnya yang hitam selalu dibandingkan oleh manajemennya.

Tidak hanya itu, kulitnya yang sawo matang itu justru malah dibilang dekil oleh pihak manajemennya. Aurelie Moeremans bahkan sampai ditawarkan untuk melakukan suntik putih agar terlihat lebih cantik.

Momen Aurelie Moeremans Lakukan Ritual Melukat (Instagram/@aurelie)
Momen Aurelie Moeremans Lakukan Ritual Melukat (Instagram/@aurelie)

 "Cewek-cewek di manajamen memang semuanya lebih putih dari aku, tapi aku nggak merasa itu masalah juga kan. Terus ada satu orang di manajemen itu yang kayak, 'Kamu tuh cantik, tapi sayang kulitnya agak dekil. Mau nggak suntik putih?' gitu," ujar Aurelie Moeremans bercerita dalam podcast YouTube TS Media, Kamis (4/5/2023).

Tak hanya dari manajemennya, Aurelie Moeremans juga mendapatkan tindakan rasis dari omnya sendiri. Lebih parahnya, om Aurelie Moeremans tidak hanya mencibir kulit hitamnya. Namun, sebab memiliki kulit hitam, Aurelie Moeremans malah disebut mirip monyet.

 "Jadi pas aku lagi liburan ke Indonesia, om aku, yang kulitnya jauh lebih gelap dari aku bilang 'Ih kamu kayak monyet, hitam kayak monyet,'" ucap Aurelie Moeremans meniru ejekan sang paman.

Aurelie Moeremans mengaku, sebab ucapan tersebut membuatnya tidak percaya diri. Bahkan ia menjadi kepikiran dengan tindakan rasisme itu. Namun, ada seorang teman laki-laki yang memuji warna kulitnya sehingga ia menjadi lebih percaya diri.

 Menghadapi tindakan rasis seperti yang dialami Aurelie Moeremans memang bukan sebuah hal mudah. Terkadang, seseorang bingung harus berbuat apa karena apa yang dilakukan seringkali menyakiti hati.

 Namun, diam saat menghadapi tindakan rasis tidaklah menjadi solusi. Justru angkat bicara akan lebih membantu sehingga tindakan rasis tidak terjadi lagi pada orang lain. Melansir laman Creative Spirit, berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi rasisme dari orang lain.

baca juga

 1. Bereaksi dengan tenang

Coba hadapi tindakan rasis dengan tenang. Sampaikan rasa tidak setuju dengan baik dan tanyakan mengapa orang tersebut berbicara seperti itu. Sampaikan juga perasaan yang dialami, terapi jangan terpicu emosi. Beri pujian untuk mereka di akhir akan lebih baik.

 2. Bersikap yang baik. 

Cara lain menghadapi rasisme yaitu menjaga sikap baik. Terkadang pelaku rasis hanya ikut-ikut tanpa tahu kebenaran. Cobalah bersikap baik untuk menunjukkan kalau pandangan mereka salah.

 3. Bereaksi pada masalah

Usahakan ketika menghadapi rasis, jangan bereaksi pada orangnya, terapi masalahnya. Fokus pada hal yang menjadi masalah rasis tersebut. Namun, jangan permasalahan orangnya, atau melakukan hal serupa kepadanya.

4. Laporkan ke polisi

Tindakan rasis adalah perbuatan tidak menyenangkan. Tindakan ini dapat dilaporkan ke polisi. Ketika menghadapi rasisme, seseorang bisa segera meminta bantuan polisi, terutama juja pelaku sudah sudah melakukan kekerasan fisik.

5. Dokumentasikan dan ancam pelaku

Usahakan untuk mendokumentasikan tindakan rasis tersebut sebagai bukti. Itu bisa menjadi bukti untuk mengancan mereka agar tidak melakukan rasisme lagi.

 6. Jangan terbawa emosi

Jangan terbawa emosi saat menghadapi orang rasis. Hal tersebut hanya akan memicu perkelahian. Cobalah tetap tenang dan hadapi dengan pikiran tenang.

 7. Jangan bongkar detail pribadi diri sendiri

Usahakan untuk tidak membongkar detail-detail pribadi diri sendiri. Terkadang orang rasis menunggu untuk memanfaatkan sikapnya agar mendapat data pribadi korban.

 8. Tidak bereaksi sama sekali

Cara lain dalam menghadapi tindakan rasisme yaitu denga tidak memberikan reaksi sama sekali. Abaikan sikap pelaku dan fokus pada hal-hal yang menjadi fokus diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Aurelie Moeremans Alami Rasis, Disebut Mirip Monyet Hingga Diminta Suntik Putih

Cerita Aurelie Moeremans Alami Rasis, Disebut Mirip Monyet Hingga Diminta Suntik Putih

Entertainment | Minggu, 07 Mei 2023 | 19:44 WIB

Keluarga Ungkap Kondisi Aurelie Moeremans Usai Idap Tumor Colli

Keluarga Ungkap Kondisi Aurelie Moeremans Usai Idap Tumor Colli

Entertainment | Senin, 01 Mei 2023 | 09:22 WIB

Aurelie Moeremans Bagikan Foto Wajah Mengelupas, Netizen: Ini Sakit Beneran Apa Film?

Aurelie Moeremans Bagikan Foto Wajah Mengelupas, Netizen: Ini Sakit Beneran Apa Film?

Mamagini | Rabu, 05 April 2023 | 22:45 WIB

Terkini

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP

Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:49 WIB

KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha

KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×