3 Sumber Polusi Udara di Dalam Ruangan: Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 11 Mei 2023 | 10:30 WIB
3 Sumber Polusi Udara di Dalam Ruangan: Apa Saja?
Ilustrasi ruang tamu (pexels.com/@max-artbovich)

Suara.com - Tidak hanya di luar ruangan, polusi udara juga ada lldi dalam ruangan loh. Tapi tidak banyak yang tahu sumber polusi udara di dalam ruangan, apa saja ya?

Melansir National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH), selain polusi udara berasal dari asap kendaraan dan industri. Polutan di dalam ruangan presentasenya mendominasi 60 persen dari kapasitas udara yang beredar.

Berikut ini sumber polusi udara di dalam ruangan mengutip rilis Coway, Kamis (11/5/2023).

1. Bahan Material Bangunan

Ilustrasi mual (Freepik/photoroyalty)
Ilustrasi mual (Freepik/photoroyalty)

Tidak banyak yang menyadari bahwa bahan bangunan seperti lem, fiberglass, asbes, materia olahan kayu, dan komponen gedung lainnya juga jadi sumber polusi udara.

Menurut American Lung Association, gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari bahan material bisa menimbulkan batuk, napas pendek, mual, pusing, hingga kelelahan. 

Ditambah kandungan Volatile Organic Compounds (VOCs) pada cat yang terlalu tinggi bisa menguap dan mencemari udara.

2. Ventilasi Udara Buruk

Alih-alih jadi tempat pertukaran udara bersih dalam dan luar ruangan, ventilasi udara bisa jadi sumber polusi jika alat tersebut jadi tempat berkembang biaknya jamur, bakteri, protozoa, dan mikroba lainnya. 

baca juga

Bahka kegiatan seperti memasak atau yang berhubungan dengan pembakaran dan pemanasan bisa jiga memicu polusi udara. Inilah sebabnya ruangan harus memiliki ventilasi silang dengan dua bukaan per ruangan. Namun jika hanya terdapat satu bukaan, membuka pintu atau jendela di ruangan lain lebih disarankan agar sirkulasi udara tetap lancar.

3. Produk Pembersih Ruangan

Digadang-gadang jadi alat pembersih ruangan, produk ini juga bisa mencemari udara terlebih jika terbuat dari bahan yang membahayakan pernapasan. Penelitian selama 20 tahun yang dilakukan Universitas Bergen di Norwegia terhadap 6.000 orang mengemukakan fakta menarik terkait bahaya zat kimia yang ada pada pembersih rumah. 

Profesor sekaligus ketua peneliti tim riset tersebut mengemukakan kekhawatirannya akan kerusakan kecil pada saluran pernapasan, yang dapat terjadi secara bertahap dan akan berimbas pada penurunan fungsi paru dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beban BPJS untuk Penyakit akibat Polusi Udara Meningkat, Sentuh Puluhan Triliun

Beban BPJS untuk Penyakit akibat Polusi Udara Meningkat, Sentuh Puluhan Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2023 | 14:01 WIB

Jajago Keliling Indonesia di Kalimantan Tengah: Mandau Hidup Ada Rambutnya

Jajago Keliling Indonesia di Kalimantan Tengah: Mandau Hidup Ada Rambutnya

Ntb | Sabtu, 25 Maret 2023 | 16:42 WIB

5 Tips Memulai Kebiasaan Ramah Lingkungan dan Alasan Kenapa Perlu Melakukannya

5 Tips Memulai Kebiasaan Ramah Lingkungan dan Alasan Kenapa Perlu Melakukannya

Your Say | Kamis, 23 Maret 2023 | 17:05 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×