AD Malah Dihujat Warganet Usai Laporkan Bos Ajak Staycation, Kenapa Masyarakat Masih Victim Blaming?ng

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 16 Mei 2023 | 15:50 WIB
AD Malah Dihujat Warganet Usai Laporkan Bos Ajak Staycation, Kenapa Masyarakat Masih Victim Blaming?ng
Ilustrasi pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan seksual. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Kisah karyawati berinisial AD yang melaporkan dugaan pelecehan seksual oleh bos di Cikarang hingga saat ini masih menjadi sorotan. Selain mendapat banyak dukungan dari masyarakat, sebagian justru malah menghujat AD dan malah menyoroti gaya hidupnya. 

Beberapa bahkan justru menyalahkannya sebagai korban pelecehan.  Situasi yang dialami AD sendiri pada dasarnya bisa termasuk tindakan victim blaming. Mengutip laman Universitas Islam Indonesia, victim blaming menjadi hal yang sering terjadi pada korban pelecehan, KDRT, dan lain-lain.

Biasanya, masyarakat justru lebih menyalahkan korban, dibandingkan tindakan pelaku. Masyarakat terbiasa menuduh perempuan ikut bertanggung jawab atas kekerasan seksual yang terjadi pada dirinya.

ilustrasi pelecehan seksual (pixabay/superlux91)
ilustrasi pelecehan seksual (pixabay/superlux91)

Sementara itu victim blaming di Indonesia terjadi karena budaya patriarki yang kuat. Dalam budaya patriarki, posisi laki-laki lebih dominan, lebih berpengaruh, sementara perempuan diposisikan sebagai bawahan.

Hal tersebut membuat wanita yang menjadi korban pelecehan seksual selalu disalahkan. Padahal, dalam kasus pelecehan seksual, seharusnya pelaku yang berada di posisi salah.

Tidak hanya itu, adanya media-media yang semakin meluas saat ini juga beberapa memojokkan perempuan dalam kasus kekerasan seksual. Apalagi, saat ini media sosial mudah membuat informasi yang bisa dikonsumsi banyak orang.

Akibatnya, korban pelecehan seksual mengalami mengalami penderitaan, karena diperkosa dan disalahkan. Kondisi ini juga yang membuat para korban malu untuk bercerita dan meminta bantuan orang lain. Padahal, dampak dari pelecehan seksual itu sangat buruk dan memengaruhi hidup korban ke depannya.

Untuk itu, sebenarnya penting ada perubahan pemikiran terhadap kasus seperti pelecehan seksual. Perlu adanya perubahan terkait cara pandang terhadap masalah pemerkosaan, dimulai dengan menghargai jenis pakaian apa pun yang mereka kenakan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Karyawati AD yang Diajak Staycation Sama Bos, Begini Cara Lapor Pelecehan Seksual oleh Atasan

Belajar dari Karyawati AD yang Diajak Staycation Sama Bos, Begini Cara Lapor Pelecehan Seksual oleh Atasan

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2023 | 13:00 WIB

Terjadi Pelecehan di Bus TransJakarta, Penumpang Wanita: Turun, Tangkap Mas Bapak-bapak Itu

Terjadi Pelecehan di Bus TransJakarta, Penumpang Wanita: Turun, Tangkap Mas Bapak-bapak Itu

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 11:05 WIB

Menyoal Pelecehan, Bukan Perempuan Saja yang Dirugikan

Menyoal Pelecehan, Bukan Perempuan Saja yang Dirugikan

Your Say | Minggu, 14 Mei 2023 | 17:37 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×