Jadi Tujuan 32 Biksu dari Thailand Peringati Waisak , Apa Istimewanya Candi Borobudur?

Rabu, 31 Mei 2023 | 18:38 WIB
Jadi Tujuan 32 Biksu dari Thailand Peringati Waisak , Apa Istimewanya Candi Borobudur?
Puluhan biksu disambut warga di Pekalongan. (ANTARA)

Suara.com - Aksi jalan kaki 32 bhante atau biksu jalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur untuk ritual thudong menyambut Hari Waisak, membuat publik penasaran apa sih istimewa dan sejarah Candi Borobudur?

Ritual thudong adalah perjalanan spiritual dengan berjalan kaki yang melelahkan sejauh ribuan kilometer. Kali ini ritual itu dilakukan dari Thailand ke Candi Borobudur.

Menariknya, rombongan biksu ini cukup mencolok karena menggunakan pakaian ibadah khas pemuka agama buddha, yang serupa dengan kain ihram untuk haji. Tapi bedanya, pakaian itu berwarna oranye.

Menariknya lagi, rombongan biksu ini terlihat tertib berbaris di pinggir jalan raya, bahkan tanpa pelindung kepala di tengah sinar matahari yang terik.

Sejarah candi borobudur (saesherra/Pixabay)
Sejarah candi borobudur (saesherra/Pixabay)

Sementara itu melansir Badan Otorita Borobudur, Rabu (31/5/2023) candi terbesar di Indonesia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini merupakan monumen buddha terbesar di dunia, dan dianggap sebagai harta karun terbesar, dan paling berharga yang dimiliki Indonesia dan dunia.

Awal mula dan sejarah pembangunan candi dimulai sejak abad ke-8 dan ke-19 pada 800 masehi silam, saat itu masa pemerintahan dinasti Syailendra.

Lantaran ukurannya yang cukup besar, candi ini disebut-sebut baru selesai dibangun setelah ratusan tahun lamanya. Tapi sayangnya tidak ada catatan sejarah yang menjelaskan pembangunan Candi Borobudur secara detail.

Tapi yang pasti pada saat itu agama hindu dan buddha berkembang bersama di Pulau Jawa, sampai akhirnya ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada 1991.

Adapun candi memiliki panjang sekitar 121,66 meter dan lebar 121,38 meter, serta tinggi bangunan 35,4 meter.

Baca Juga: Cara Pesan Tiket Festival Lampion Waisak di Borobudur 2023

Menurut filsafat buddha, tingkatan yang ada di bangunan candi merupakan cerminan alam semesta dan roda kehidupan manusia.

Ada tiga tingkat di dalamnya, pertama kamadhatu bagian terbawah struktur candi, yang menyiratkan manusia alam semesta dan roda kehidupan manusia.

Kedua rupadhatu, bagian tengah candi yang menceritakan perilaku manusia yang mulai meninggalkan urusan duniawi. Ketiga arupadhatu, bagian tertinggi candi yang menggambarkan unsur tak terwujud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI