Suara.com - Putri Nikita Mirzani, Lolly hingga kini masih menjadi perhatian warganet. Pasalnya, Lolly disebut anak durhaka karena bertengkar dengan Nikita Mirzani. Tidak hanya itu, Lolly menuliskan, dirinya tidak ingin pulang ke Indonesia setelah Nikita Mirzani membongkar aibnya.
"Mimi suruh aku pulang habis mempermalukan aku di depan umum? Jangan berharap aku pulang balik lagi di lingkungan toxic. Mimi mau suruh aku apa lagi di Indonesia? Live, bunuh diri, dikunciin, nggak dikasih makan?" ujar Lolly, anak Nikita Mirzani dalam unggahan Instagram Storynya, Minggu (4/6/2023).
Meski demikian, Lolly mengaku akan memaafkan Nikita Mirzani karena ia tidak ingin menjadi anak durhaka. Malah Lolly menyebutkan Nikita Mirzani bisa jadi orang tua durhaka.
![Anak Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry alias Lolly [Instagram/@1aurabd]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/05/22/95690-anak-nikita-mirzani-laura-meizani-nasseru-asry-alias-lolly-instagramat1aurabd.jpg)
"Aku udah maafin mimi walaupun mimi nggak pernah minta maaf. Aku juga nggak mau jadi anak durhaka sama mimi. Malah justru mimi durhaka sama anak!" ujar Lolly.
Postingan Lolly itu kembali diunggah akun Instagram @lambe_danu dan menjadi perhatian dari warganet. Beberapa justru mengatakan, perbuatan Lolly ya tetap bukan suatu hal yang baik dilakukan anak ke orang tua.
Bahkan, Lolly juga disebut durhaka. Apalagi putri Nikita Mirzani satu ini memilih pisah dan tidak ingin kembali pada ibunya. Sebagian mengatakan, seharusnya Lolly tidak melawan Nikita Mirzani.
“Kan makin menjadi-jadi si Lolly, lu yang durhaka ke ibu lu Lol, bukan ibu lu yang durhaka ke lu, makin sesat tu anak makin gede kepala,” tulis salah seorang warganet.
Lantas sebenarnya bagaimana cara yang baik ketika anak bertengkar dengan orang tua?
Mengutip dalam video di kanal Youtube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan, ketika anak bertengkar dengan orang tua hingga tidak ingin tinggal bersama, hal yang penting diperhatikan bukan masalah kepindahan itu. Namun, yang harus diperhatikan bagaimana memperbaiki hati.
Apalagi, jika masalah anak dan orang tua tidak terlalu besar. Hal itu bisa jadi sumber masalahnya karena anak yang memang belum beradab.
“Ada seorang anak sering ribut sama bapak, kemudian pindah rumah biar terhindar dari ribut. Padahal yang perlu dibenahi itu bukan pindahnya tapi hatinya terlebih dahulu. Itu bapakmu, itu ibumu. Apalagi urusan sepele ribut, yang dikhawatirkan adalah dasar dirimu tidak beradab,” ucap Buya dalam video yang diunggah tiga tahun lalu.
Oleh sebab itu, jika anak memilih jauh dari orang tuanya, tetapi tidak ada perbaikan hatinya maka itu sia-sia. Pasalnya, itu sama saja tidak bisa memuliakan orang tua dan menjadi durhaka.
“Jadi biarpun pindah rumah belum terbenahi hatinya, belum tertata hatinya. Dia belum bisa hormat kepada orang tua, belum bisa memuliakan orang tua urusan sepele saja ribut maka benahi dulu hatimu,” jelas Buya Yahya
Anak juga diminta untuk menyadari kalau orang yang sedang bertengkar dengannya adalah orang tuanya sendiri. Untuk itu, anak perlu hati-hati jika bertengkar dengan orang tua. Buya Yahya menyarankan agar anak bisa mengalah ketika orang tuanya salah.
“Maka kami perlu sampaikan orang tua mahal sekali, hati-hati. Jangan konflik dengan orang tua, jangan bermasalah dengan orang tua. Jangan ribut dengan orang tua. Sudah kalau itu ngalah saja biarpun yang salah orang tuamu, jangan serta merta ribut dengan orang tua. Akan tetapi harus dengan cara yang halus, kalau kita mau membenarkan orang tua yang salah,” pungkas Buya Yahya.