Gara-Gara Bocah Ini Masyarakat Suku Badui Dalam Kini Mau Jadi Peserta BPJS

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 13 Juni 2023 | 10:30 WIB
Gara-Gara Bocah Ini Masyarakat Suku Badui Dalam Kini Mau Jadi Peserta BPJS
Warga Suku Baduy menunggu giliran untuk perekaman data KTP Elektronik di Kampung Cijahe, Lebak, Banten, Sabtu (28/8/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas]

Suara.com - Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun bawa perubahan terhadap budaya masyarakat Suku Badui Dalam di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidarman, Lebak, Banten. Anak laki-laki bernama Sardin itu jadi inspirasi bagi masyarkat Badui Dalam untuk mau mendaftar jadi peserta BPJS

Hal itu terjadi setelah masyarakat Badui Dalam melihat Sardin berhasil sembuh dari sakitnya pasca jalani pengobatan dengan asuaransi BPJS. Data Kementerian Kesehatan, ratusan masyarakat Badui Dalam langsung berbondong-bondong daftar BPJS setelah kejadian tersebut.

Pemerhati masyarakat Badui Rahmi Hidayati mengungkapkan kalau Sardin sempat alami saraf kejepit pada bagian leher belakang. Kondisi itu terjadi lantaran bocah 11 tahun itu sering membawa kayu di pundaknya.

"Rupanya Sardin tuh suka angkat-angkat kayu. Kayunya jatuh, kayanya saraf di belakang lehernya itu kaya kejepit gitu. Itu lah yang membuat lumpuh total," ungkap Rahmi, dikutip dari video di Instagram Kementerian Kesehatan, Selasa (13/6/2023).

Sardin pun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk jalani pengobatan. Rahmi kemudian disarankan untuk membuatkan Sardin kartu BPJS karena kemungkinam biaya pengobatannya mahal lantaran harus menjalani operasi.

"Udah bisa jalan lagi, bisa bergerak lagi. Saya bikinlah video dia bisa jalan lagi, saya kirim ke kakaknya Sardin. Kakaknya kayanya dikasih lihat ke saudara-saudara yang lain," imbuh Rahmi.

Setelah video itu menyebar, Rahmi menilai kalau masyarakat Badui jadi berpikir kalau mereka juga perlu pengobatan modern. Diketahui, masyarakat Badui Dalam selama ini lebih mengandalkan pengobatan tradisional untuk menangani segala penyakit. 

"Mereka pun minta dibuatkan BPJS juga karena mereka tahu Sardin dibikinkan BPJS," ujarnya.

Akan tetapi, masyarakat Badui Dalam sempat terhalang persyaratan administrasi karena juga belum memiliki KTP. Sehingga sebelum membuat BPJS, ratusan masyarakat Badui Dalam itu pun diarahkan untuk membuat KTP terlebih dahulu. 

baca juga

"Mudah-mudahan minimal 200 orang yang membuat KTP termasuk saudara-saudara kita di Badui Dalam," pungkas Rahmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Super Privat! Fakta Menarik Suku Baduy Dalam yang Minta Sinyal Internet Dimatikan

Super Privat! Fakta Menarik Suku Baduy Dalam yang Minta Sinyal Internet Dimatikan

News | Senin, 12 Juni 2023 | 14:48 WIB

Mampu Kurangi Risiko Penyakit, Dirut BPJS Tekankan Pentingnya Olahraga

Mampu Kurangi Risiko Penyakit, Dirut BPJS Tekankan Pentingnya Olahraga

Bisnis | Sabtu, 10 Juni 2023 | 09:56 WIB

Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya

Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:15 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×