5 Alasan Pakaian Dalam Sebaiknya Dicuci Terpisah, Ternyata Rawan Penyebaran Bakteri Jahat

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 14 Juni 2023 | 17:00 WIB
5 Alasan Pakaian Dalam Sebaiknya Dicuci Terpisah, Ternyata Rawan Penyebaran Bakteri Jahat
Ilustrasi mesin cuci (Unsplash/PlanetCare)

Suara.com - Untuk Anda yang mencuci baju sendiri di rumah, pernahkah Anda mendengar bahwa sebaiknya pakaian dalam dicuci secara terpisah dari pakaian lain yang dikenakan setiap hari? Meski sudah menjadi pengetahuan umum, tapi sebenarnya tidak banyak yang paham alasan pakaian dalam dicuci terpisah ini.

Apakah Anda tahu alasannya? Jika Anda termasuk dalam golongan orang-orang yang juga penasaran akan hal ini, beberapa poin berikut bisa jadi jawaban atas rasa ingin tahu yang Anda miliki. Simak selengkapnya!

1. Risiko Penyebaran Bakteri

Setiap pakaian yang dikenakan memiliki  bakteri dan kotoran yang menempel. Jadi, ketika semua jenis pakaian disatukan dalam satu sesi pencucian, risiko adanya penyebaran infeksi dapat meningkat.

Ilustrasi mesin cuci. (Unsplash/Chrissie K)
Ilustrasi mesin cuci. (Unsplash/Chrissie K)

Saat pakaian dalam tercampur, risiko penyebaran bakteri yang dapat memicu infeksi akan semakin tinggi, dan menyebar ke pakaian lain yang dimiliki.

2. Higienitas

Mengacu pada berbagai sumber, diketahui menempatkan satu potong pakaian dalam dengan pakain lain selama mencuci dapat mentransmisikan sekitar 100 bakteri E. coli ke dalam air. Bukan kabar yang baik, kan?

Hal ini karena rata-rata setiap sepasang pakaian dalam memiliki sekitar 1/10 gram kotoran setelah dikenakan selama sehari penuh.

3. Suhu Air yang Berbeda

baca juga

Sebenarnya, suhu air pencucian yang digunakan memiliki perbedaan yang cukup besar. Untuk membunuh bakteri pada pakaian dalam, suhu air yang digunakan adalah minimal 40 derajat Celcius. Angkanya bisa lebih tinggi ketika pemilik pakaian dalam mempunyai infeksi tambahan.

Untuk pencucian optimal yang dapat membunuh lebih banyak bakteri, sangat disarankan menggunakan air dengan suhu 60 derajat Celcius.

4. Detergen yang Tepat

Penggunaan detergen untuk kebutuhan mencuci setiap hari jelas menjadi mutlak. Ini agar pakaian benar-benar dapat dibersihkan dari semua kotoran noda dan bakteri.

Cermati keterangan penggunaan detergen karena beberapa detergen memiliki penggunaan optimal tertentu. Misalnya, detergen cair yang tidak mengandung pemutih, dapat ditambahkan pemutih di pencucian kedua jika memang diperlukan.

5. Pisahkan dengan Pakaian Dapur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mencuci Baju Hitam, Harus Begini agar Warnanya Tidak Cepat Pudar

5 Cara Mencuci Baju Hitam, Harus Begini agar Warnanya Tidak Cepat Pudar

Lifestyle | Rabu, 18 Januari 2023 | 18:00 WIB

6 Cara Mencuci Baju Putih, Kinclong Tanpa Noda Kuning-Kuning

6 Cara Mencuci Baju Putih, Kinclong Tanpa Noda Kuning-Kuning

Lifestyle | Rabu, 18 Januari 2023 | 07:45 WIB

Cara Mencuci Pakaian dengan Benar Tanpa Mesin Cuci, Ini yang Harus Diperhatikan

Cara Mencuci Pakaian dengan Benar Tanpa Mesin Cuci, Ini yang Harus Diperhatikan

Lifestyle | Senin, 10 Januari 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×