Anak Takut Diobati Saat Luka, Ini Tips dari Caca Tengker

Dinda Rachmawati

Selasa, 11 Juli 2023 | 19:44 WIB
Anak Takut Diobati Saat Luka, Ini Tips dari Caca Tengker
Profil Caca Tengker. (Instagram/@cacatengker)

Suara.com - Saat sakit atau lukanya diobati, terkadang anak memiliki ketakutan tersendiri. Terlebih jika orangtua yang menanganinya juga merasa panik. Terkait hal ini, psikolog yang juga merupakan adik dari Nagita Slavina, Caca Tengker memberikan tips yang bisa diikuti. 

Pertama kata dia, sebelum menenangkan anak, orangtua harus menunjukkan gerak gerik tidak panik terlebih dahulu. Setelah itu, bujuk anak agar mereka mau untuk diobati. 

"Sebentar kok sakitnya, nanti sudah ditutup sudah enggak sakit lagi'. Jadi biarin dia juga ngerasain sendiri. Takut di anak itu wajar kok. Kalau anak enggak takut, kita yang lebih takut lho," kata Caca Tengker dalam "Press Conference Be The Unstoppable Family with Betadine!" di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Menurut wanita yang dikenal sebagai selebgram ini, jika anak menangis, jangan melarangnya dan memintanya untuk berhenti. Hal tersebut adalah sesuatu yang wajar. 

"Jadi kalau dia takut bukan berarti 'ssst diam kamu enggak boleh nangis!', namanya sakit, anak takut, wajar," ucap Caca Tengker.

Lebih baik lagi, kata Caca, jika orangtua dan anak berlatih menghadapi luka supaya kita lebih siap, begitupun anak. Misalnya dengan role play. Ajak anak mengobati bonekanya, seolah anaklah yang sedang menjadi ibu, dan bonekanya menjadi anak.

Caca Tengker di Acara Peluncuran Be The Unstoppable Family with Betadine! (dok. Betadine)
Caca Tengker di Acara Peluncuran Be The Unstoppable Family with Betadine! (dok. Betadine)

Dengan begini, ketika anak terluka, dia sudah tau apa yang harus dilakulannya seperti apa yang dilakukannya dengan boneka kesayangannya. 

Dalam kesempatan yang sama, pakar kesehatan dr. Gia Pratama mengatakan, peran keluarga sangat penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan pengertian. 

Keluarga merupakan lingkungan paparan pertama dan tersering bagi anak-anak. Pembentukan karakter dan proses tumbuh kembang pertama kali juga dimulai dari sini. 

baca juga

Kondisi yang optimal di rumah, pemenuhan nutrisi yang cukup, dan interaksi antar orang tua maupun dengan anak sangat mempengaruhi perkembangan dan perilaku anak. 

"Orang tua bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang aman, memantau aktivitas anak, membantu mengembangkan emosi sosial dan kognitif, serta menyediakan arahan dan panduan dalam kehidupan sehari-hari," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatikan! 5 Tips Praktis agar Kaus Kaki Tidak Mudah Melar

Perhatikan! 5 Tips Praktis agar Kaus Kaki Tidak Mudah Melar

Your Say | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:42 WIB

5 Tips Efektif untuk Mengoptimalkan Kinerja HP, Terasa Baru Lagi!

5 Tips Efektif untuk Mengoptimalkan Kinerja HP, Terasa Baru Lagi!

Your Say | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:08 WIB

Jangan Khawatir, Ini 5 Tips Makeup Anti Luntur saat Cuaca Panas

Jangan Khawatir, Ini 5 Tips Makeup Anti Luntur saat Cuaca Panas

Your Say | Selasa, 11 Juli 2023 | 13:57 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:51 WIB

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 11:49 WIB

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai  476,46 Km

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai 476,46 Km

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:44 WIB

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:42 WIB

×