Apa Itu Breeding? Proses Kembang Biak yang Dilakukan Alshad Ahmad Hingga Bikin 7 Anak Harimau Mati

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 Juli 2023 | 09:17 WIB
Apa Itu Breeding? Proses Kembang Biak yang Dilakukan Alshad Ahmad Hingga Bikin 7 Anak Harimau Mati
Alshad Ahmad dan Cenora (Instagram/alshadahmad)

Suara.com - Alshad Ahmad belakangan kembali jadi sorotan, usai mengumumkan salah satu anak harimau yang ia miliki dan pelihara mati. Kabar itu membuat geram warganet karena ia menjadikan hewan liar dan buat sebagai peliharaan.

Warganet geram lantaran bukan hanya 1 harimau yang mati saat dirawat Alshad. Sedikitnya tujuh anak hariman yang mati setelah ia peliharan.

Semua itu terungkap saat Tuang Tiga belas, bertanya di kolom komentar Alshad Ahmad.

"Jikalau boleh bertanya, dari awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati di bawah pengawasan bro Alshad?" tanya warganet itu hati-hati.

Alshad Ahmad bersama anak harimaunya (Instagram/@alshadahmad)
Alshad Ahmad bersama anak harimaunya (Instagram/@alshadahmad)

"Tujuh, semua hasil breeding sendiri dari 1 indukan," ungkap Alshad Ahmad membalas komentar tersebut.

Tapi, apa itu breeding yang dimaksud oleh Alshad Ahmad?

Breeding yang dimaksud Alshad Ahmad ialah animal breeding. Sementara itu, seperti dikutip dari European Forum of Farm Animal Breeders, Animal Breeding dapat dijelaskan sebagai persilangan selektif hewan peliharaan yang memiliki kualitas yang diinginkan sehingga menghasilkan keturunan yang lebih baik.

'Kualitas' di sini diterjemahkan sebagai nilai pemuliaan untuk sejumlah sifat yang menarik. Beberapa contoh dapat berupa, produksi dan kualitas susu dan daging, serta ketahanan terhadap penyakit, kekokohan, kesuburan, umur panjang dan pengurangan dampak terhadap lingkungan.

Banyak yang menganggap bahwa breeding pada hewan buas seperti harimau bukan hanya berbahaya, tapi juga tidak etis. Dalam sebuah tulisan, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) memberikan beberapa contoh kelainan genetik pada hewan hasil breeding.

baca juga

Salah satunya ialah Kenny, seekor harimau putih yang dibesarkan di penangkaran oleh orang tuanya yang merupakan kakak beradik. Ia lahir dengan celah langit-langit dan mata juling dan mati pada setengah dari harapan hidup harimau tawanan.

Dia adalah salah satu dari banyak korban dari orang-orang yang membiakkan hibrida harimau dan singa seperti harimau putih, liger, tigon, dan liliger. Hewan-hewan yang tidak wajar ini sering menderita masalah kesehatan yang melemahkan, mengembangkan penyakit dan mengalami cedera lebih sering daripada kucing besar lainnya, dan mati sebelum waktunya.

Tingkat kematian neonatal harimau putih dilaporkan melebihi 80 persen. Dan mereka berisiko tinggi mengalami kelainan bentuk wajah, gangguan persepsi kedalaman, degenerasi retina, struktur kranial abnormal, katarak, langit-langit mulut sumbing, gangguan mental, masalah ginjal, cacat jantung, penyakit Parkinson, skoliosis, dan masalah tulang belakang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Benarnya, Netizen Ini Sebut Satwa Liar Alshad Ahmad Belum Tentu Bisa Bertahan Hidup Jika Dilepas ke Habitat Asli

Ada Benarnya, Netizen Ini Sebut Satwa Liar Alshad Ahmad Belum Tentu Bisa Bertahan Hidup Jika Dilepas ke Habitat Asli

Entertainment | Selasa, 25 Juli 2023 | 21:36 WIB

Anak Harimau Mati 7, Ternyata Ini Alasan Alshad Ahmad Dapat Izin Pelihara Satwa Liar

Anak Harimau Mati 7, Ternyata Ini Alasan Alshad Ahmad Dapat Izin Pelihara Satwa Liar

Entertainment | Selasa, 25 Juli 2023 | 19:22 WIB

Sudah 7 Harimau Mati, Alshad Ahmad Diminta Mending Fokus Asuh Anak yang Ditelantarkan

Sudah 7 Harimau Mati, Alshad Ahmad Diminta Mending Fokus Asuh Anak yang Ditelantarkan

Lifestyle | Rabu, 26 Juli 2023 | 07:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×