10 Fakta Monkey Bar: Mainan Saat Arsy Hermansyah Jatuh Hingga Retak Tulang Belakang

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:54 WIB
10 Fakta Monkey Bar: Mainan Saat Arsy Hermansyah Jatuh Hingga  Retak Tulang Belakang
ilustrasi taman bermain (unsplash/Oakville News)

Suara.com - Monkey bar adalah salah satu dari beberapa alat taman bermain yang digabungkan menjadi taman bermain yang layak. Belakangan monkey bar jadi bahasan di Indonesia lantaran anak dari Anang dan Ashanty terjatuh dari permainan tersebut.

Akibat dari peristiwa tersebut, Arsy Hermansyah dikabarkan alami retak tulang belakang. Hingga kini, Arsy Hermansyah masih menjalani perawatan untuk mengobati cederanya itu. Ashanty menjelaskan, putrinya tersebut harus bedrest karena tulang yang retak akibat jatuh dari permainan monkey bar itu.

"Alhamdulillah, sudah lebih mendingan. Iya dirawat, karena dia harus bed rest lima hari. Karena kalau di rumah dia nggak bisa diam kan, sedangkan tulangnya yang crack itu butuh waktu buat balik lagi, " ujar Ashanty, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2023).

Anak - anak bermain dengan diawasi orang tua di Taman Bermain yang ada di Kolong Jalan Layang Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis (19/11). [Suara.com/Alfian Winanto]
Anak - anak bermain dengan diawasi orang tua di Taman Bermain yang ada di Kolong Jalan Layang Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis (19/11). [Suara.com/Alfian Winanto]

Terlepas dari peristiwa yang dialami oleh Arsy, berikut ini fakta-fakta yang mesti diketahui orangtua tentang monkey bar.

Dilansir dari Kids World Fun, monkey bar adalah peralatan taman bermain yang cukup menantang yang membutuhkan koordinasi, usaha, dan kepercayaan diri untuk digunakan. Selain itu, monkey bar sendiri sebenarnya punya banyak manfaat jika digunakan dengan tepat. Berikut beberapa di antaranya.

1. Meningkatkan Harga Diri

Kemampuan menguasai monkey bar merupakan langkah perkembangan yang penting bagi anak Anda. Anak-anak yang belajar mengatasi rintangan dan menguasai monkey bar memiliki kepercayaan diri yang lebih besar, pandangan yang lebih optimis tentang masalah hidup, dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di masa depan.

2. Membangun Kekuatan dan Otot

Membangun kekuatan tubuh pada anak Anda dengan bantuan monkey bar sangat menyenangkan. Anak-anak Anda mengembangkan otot kaki, lengan, punggung, dada, dan perut saat mereka berayun dari satu bar ke bar lain atau berpegangan pada anak tangga.

baca juga

3. Meningkatkan Kemampuan Sosial

Sambil bersenang-senang di monkey bar, anak-anak berkesempatan belajar tentang manfaat kebaikan. Jika seorang saudara berkecil hati karena mereka tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk memanjat monkey bar di gym tertutup, mereka mungkin akan lebih bersedia untuk mencoba monkey bar sekali lagi jika saudara laki-laki, saudara perempuan, atau orang tua membantu dan menyemangati mereka.

4. Keunggulan Mental

Untuk anak-anak, monkey bar menawarkan berbagai manfaat mental. Mereka membantu dalam meningkatkan persepsi spasial, kemampuan memecahkan masalah, dan koordinasi tangan-mata. Monkey bar juga sangat bagus untuk mengajari anak fokus dan orientasi tugas. Selain itu, mereka dapat membantu menurunkan tingkat ketegangan dan kecemasan. Masing-masing keunggulan ini dapat meningkatkan kinerja akademik umum anak.

5. Mengurangi Kecemasan dan Stres

Waktu bermain dan latihan sederhana dapat dipadukan secara unik dengan monkey bar. Anak-anak akan berkonsentrasi pada bagian yang menyenangkan, tetapi aktivitas juga terjadi. Bermain dan aktivitas fisik bekerja sangat baik untuk mengurangi stres dan kecemasan.

6. Meningkatkan Postur Tubuh

Tulang belakang diregangkan dan diperkuat saat memanjat di monkey bar, yang dapat membantu perkembangan postur tubuh anak Anda yang baik. Kesehatan fisik, harga diri, dan kesejahteraan umum mereka bergantung pada postur yang baik karena meningkatkan kekuatan inti, mengurangi ketegangan otot, dan mengurangi sakit punggung.

7. Memerangi Obesitas

Anak-anak dapat secara rutin melakukan aktivitas bermain di monkey bar yang dianggap sebagai olahraga. Secara sederhana, monkey bar memotivasi anak-anak untuk sering bergerak, yang pada gilirannya membantu memerangi obesitas remaja. Tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, masalah jantung, masalah pernapasan, masalah mental, sakit kronis, dan kanker adalah beberapa efek berbahaya dari obesitas.

8. Menawarkan Latihan Tubuh Lengkap

Monkey bar adalah alat olahraga yang berat. Menggantung anak tangga atau menggantung dari satu money bar ke batang berikutnya membutuhkan banyak usaha. Anak Anda mengeluarkan banyak energi saat terlibat dalam semua aktivitas ini dan bersenang-senang.

Banyak otot, termasuk yang ada di dada, kaki, lengan, perut, dan punggung, dikencangkan dan dikembangkan dengan gerakan konstan dan menggantung. Meskipun mengajari anak Anda untuk berpindah dari satu bar ke bar berikutnya agak sulit, lebih banyak latihan dapat sangat bermanfaat bagi mereka.

Anda harus mendorong anak-anak untuk sering menggunakan monkey bar begitu mereka merasa nyaman berayun karena itu akan meningkatkan tingkat kebugaran mereka dan sangat penting untuk pertumbuhan mereka. Upaya yang intens juga merupakan metode yang bagus untuk melepaskan semangat, membuat sesi bermain lebih melelahkan. Mereka akan dapat berkonsentrasi lebih jelas di kelas dan mendapatkan tidur malam yang lebih baik.

9. Beri Kesempatan untuk Berinteraksi dengan Orang Lain

Struktur permainan ini dibuat terutama untuk menampung satu anak pada satu waktu kecuali kita berbicara tentang model dengan monkey bar yang panjang. Beberapa anak yang menggunakan monkey bar dapat meningkatkan kemungkinan mereka akan bertabrakan saat berayun.

Namun, monkey bar masih mendorong sosialisasi. Struktur permainan ini benar-benar memberi anak Anda kesempatan bagus untuk bermain secara kooperatif dengan mematikannya. Selain itu, mereka mendukung anak-anak dalam mengembangkan skenario imajinatif yang mendorong kerja tim dan sosialisasi.

10. Tingkatkan Keterampilan Motorik Kasar dan Halus 

Kemampuan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar adalah salah satu keuntungan paling signifikan dari monkey bar untuk anak-anak. Gerakan otot kecil, termasuk yang diperlukan untuk aktivitas seperti menulis atau menggunakan garpu, disebut sebagai keterampilan motorik halus. Namun demikian, keterampilan motorik kasar memerlukan gerakan otot yang lebih besar, seperti yang diperlukan untuk aktivitas seperti lari cepat atau memanjat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Monkey Bar? Mainan yang Bikin Arsy Hermansyah Jatuh Hingga Alami Retak Tulang Belakang

Apa Itu Monkey Bar? Mainan yang Bikin Arsy Hermansyah Jatuh Hingga Alami Retak Tulang Belakang

Lifestyle | Rabu, 02 Agustus 2023 | 09:45 WIB

Kondisi Arsy Hermansyah Memburuk Usai Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Benarkah?

Kondisi Arsy Hermansyah Memburuk Usai Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Benarkah?

Entertainment | Senin, 31 Juli 2023 | 21:57 WIB

Arsy Hermansyah Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Ashanty Ungkap Kondisi Terkini: Dia Harus...

Arsy Hermansyah Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Ashanty Ungkap Kondisi Terkini: Dia Harus...

Entertainment | Senin, 31 Juli 2023 | 12:22 WIB

Terkini

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

×