Viral Pelari Meninggal Dunia, Kenapa Henti Jantung Bisa Terjadi saat Olahraga?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna | Suara.com

Rabu, 09 Agustus 2023 | 08:30 WIB
Viral Pelari Meninggal Dunia, Kenapa Henti Jantung Bisa Terjadi saat Olahraga?
Ilustrasi berlari. (Pixabay)

Suara.com - Pocari Sweat baru saja menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya salah satu peserta Pocari Sweat Run yang digelar di Bandung, Minggu (30/7/2023). Dalam permintaan maaf yang diunggah di akun Instagram pocarisweatid, disebutkan bahwa pelari tersebut meninggal karena cardiac arrest atau henti jantung.

Pihak Pocari Sweat telah memberikan uang tanggungan asuransi beserta santunan. "Mari kita doakan bersama agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya serta diberikan kekuatan dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan," tulis Pocari Sweat dalam unggahannya itu.

Lantas, apa yang menyebabkan seseorang mengalami henti jantung saat olahraga?

Dokter spesialis jantung, dr Bobby Arfhan Anwar, mengungkapkan banyak hal yang dapat menyebabkan henti jantung. Namun, setidaknya ada tiga penyebab utama henti jantung pada atlet.

Pertama, serangan jantung akut atau acute myocardial infraction. Hal ini terjadi saat plak aterosklerosis di dalam pembuluh jantung koroner mengalami ronekan yang memicu proses pembekuan darah atau trombosis.

Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan gangguan mendadak dari aliran darah ke otot jantung. "Kondisi ini akan merusak otot jantung dan menimbulkan komplikasi gangguan irama jantung hingga dapat menyebabkan kematian mendadak," jelas dr Bobby seperti yang dikutip dari akun TikTok dr.bobbyjantung.

Kedua, gangguan irama jantung yang tak diketahui sebelumnya. Gangguan ini cukup beragam mulai dari ringan hingga berat.

Irama jantung yang berat dapat menyebabkan irama jantung maligna atau membahayakan. Hal ini kerap terjadi karena adanya aktivitas yang berat.

"Ketika ini terjadi maka jantung tidak bisa berkontraksi dengan optimal dan mengalami henti jantung mendadak," ungkapnya.

Kemudian penyebab ketiga adalah hypertrofic obstructive cardiomyopathy (HOCM). Ini adalah penebalan otot jantung yang ekstrim dan biasanya berhubungan dengan genetik seseorang.

Penebalan otot jantung yang ekstrim dapat menyebabkan adanya gangguan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Kematian mendadak pun bisa terjadi karena hal ini.

Dokter Bobby kemudian mengingatkan untuk memastikan kesehatan optimal sebelum mengikuti olahraga berat. Melakukan pengecekan kesehatan juga bisa dilakukan untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

"Meluangkan waktu untuk melakukan check-up kesehatan sebelum mengikuti perlombaan, dengan izin Allah bisa mencegah terjadinya kasus henti jantung yang tidak kita inginkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

J&T Express Sinergikan 2.500 Pelari dalam Wadah Penghubung di J&T Connect Run

J&T Express Sinergikan 2.500 Pelari dalam Wadah Penghubung di J&T Connect Run

Lifestyle | Senin, 17 Juli 2023 | 11:29 WIB

Bantu Pelari Mencapai Target, Smartwatch Ini Dilengkapi Teknologi GPS dan AI

Bantu Pelari Mencapai Target, Smartwatch Ini Dilengkapi Teknologi GPS dan AI

Press Release | Rabu, 05 Juli 2023 | 17:29 WIB

3 Rekomendasi Minuman Elektrolit Terbaik yang Wajib Kamu Coba

3 Rekomendasi Minuman Elektrolit Terbaik yang Wajib Kamu Coba

Your Say | Minggu, 11 Juni 2023 | 07:45 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Parfum Wangi Mirip Prada Paradoxe, Harga Jauh Lebih Murah

4 Rekomendasi Parfum Wangi Mirip Prada Paradoxe, Harga Jauh Lebih Murah

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 14:01 WIB

5 Keunggulan Adidas Adizero Pro Evo 2, Sepatu Lari Kelas Dunia Harga Rp9 Juta

5 Keunggulan Adidas Adizero Pro Evo 2, Sepatu Lari Kelas Dunia Harga Rp9 Juta

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:55 WIB

7 Weton Paling Beruntung dan Panen Rezeki Melimpah di April 2026

7 Weton Paling Beruntung dan Panen Rezeki Melimpah di April 2026

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:31 WIB

5 Rekomendasi Bedak Padat Full Coverage, Acne Skin Friendly

5 Rekomendasi Bedak Padat Full Coverage, Acne Skin Friendly

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:17 WIB

3 Langkah Mudah Kulit Glowing Alami Tanpa Perawatan Mahal

3 Langkah Mudah Kulit Glowing Alami Tanpa Perawatan Mahal

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:11 WIB

Berapa Harga Sepatu Puma Speedcat? Ini 10 Tipe Termurahnya di 2026

Berapa Harga Sepatu Puma Speedcat? Ini 10 Tipe Termurahnya di 2026

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:10 WIB

5 Setting Spray yang Bikin Makeup Glowing dan Awet Tahan Lama

5 Setting Spray yang Bikin Makeup Glowing dan Awet Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 13:05 WIB

6 Sepatu Lokal Murah Mirip New Balance 530, Mulai Rp100 Ribuan

6 Sepatu Lokal Murah Mirip New Balance 530, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 12:43 WIB

5 Sepatu Lokal Mirip Adidas Samba di Bawah Rp500 Ribu untuk Tampil Bergaya Retro

5 Sepatu Lokal Mirip Adidas Samba di Bawah Rp500 Ribu untuk Tampil Bergaya Retro

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 12:42 WIB

Bisakah Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh Tanpa Merusak Lingkungan?

Bisakah Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh Tanpa Merusak Lingkungan?

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 12:35 WIB