Ngerasa Jerawat Makin Parah? Kata Dokter Kulit Polusi di Jakarta Bisa Jadi Biang Kerok!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 15 Agustus 2023 | 14:10 WIB
Ngerasa Jerawat Makin Parah? Kata Dokter Kulit Polusi di Jakarta Bisa Jadi Biang Kerok!
Ilustrasi jerawat di wajah (Freepik)

Suara.com - Dokter Spesialis Kulit, Kelamin dan Estetik, dr. Arini Astasari Widodo, SM, SpKK akui polusi udara di Jakarta bisa memperburuk jerawat. Ini karena partikel polusi udara yang berukuran kecil bisa menyumbat pori-pori kulit.

Polusi udara berbahaya masuk dalam kategori PM 10 adalah partikel udara berukuran 10 mikrometer atau lebih kecil, polusi ini sering ditemukan pada debu dan asap. Ada juga yang tidak kalah berbahaya yakni polusi udara PM 2.5 yakni partikel berukuran 2,5 mikron alias mikrometer.

Kedua partikel ini disebut berbahaya, karena berukuran lebih kecil dari diameter rambut manusia yang berukuran 50 hingga 70 mikrometer.

Ilustrasi jerawat di wajah (Freepik/gpointstudio)
Ilustrasi jerawat di wajah (Freepik/gpointstudio)

"Polusi udara yang meningkat di Jakarta saat ini dapat mempermudah timbulnya jerawat. Jerawat dapat berhubungan dengan polusi udara karena partikel-partikel polusi dapat menyumbat pori-pori kulit, menyebabkan peradangan, dan mengganggu keseimbangan minyak di kulit," ujar dr. Arini kepada suara.com saat dihubungi, Selasa (15/8/2023).

Di saat polusi udara masuk kategori bahaya ini maka harus lebih ekstra menjaga kebersihan kulit, termasuk menggunakan produk perawatan kulit untuk mengatasi masalah jerawat.

Jerawat adalah gangguan kulit yang disebabkan beberapa faktor, seperti genetika, fluktuasi hormonal, produksi sebum, bakteri, peradangan, dan pengaruh lingkungan. 

Sehingga kata dr. Arini, polusi udara jadi salah satu faktor lingkungan penyebab jerawat. Ditambah polusi udara ini menciptakan radikal bebas, salah satu faktor lingkungan yang mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir adalah polusi, khususnya perannya dalam menghasilkan radikal bebas.

Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif dan bisa menyebabkan kerusakan atau kematian sel alias penuaan. Inilah sebabnya untuk melawan radikal bebas diperlukan antioksidan.

"Mereka dapat menyebabkan stres oksidatif, merusak sel-sel dan jaringan dengan mencuri elektron dari molekul-molekul lain yang berusaha menstabilkan diri. Stres oksidatif ini dapat menyebabkan peradangan dan berkontribusi pada berbagai masalah kulit, termasuk jerawat," papar dr. Arini.

baca juga

Dokter alumni Harvard Medical School ini menambahkan, akibat polusi yang menempel di pori-pori kulit, khususnya penyumbatan folikel rambut dan kelenjar sebaceous, maka bisa menyebabkan peningkatan produksi sebum. 

Produksi sebum yang berlebihan ini menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan cutibacterium acnes, yakni bakteri yang bertanggung jawab atas perkembangan jerawat inflamasi.

"Stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas ini akhirnya menyebabkan peradangan kulit. Selanjutnya peradangan bisa dapat memperburuk lesi jerawat yang sudah ada, dan mendorong pembentukan lesi baru. Peradangan juga berkontribusi pada perkembangan kemerahan, pembengkakan, dan ketidaknyamanan yang umumnya terkait dengan jerawat," pungkas dr. Arini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Batuk Empat Minggu Gegara Polusi Udara, Dampaknya Bisa Mematikan!

Jokowi Batuk Empat Minggu Gegara Polusi Udara, Dampaknya Bisa Mematikan!

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:21 WIB

4 Tips Mudah Mengatasi Kulit Kaki yang Kering dan Kasar, Pernah Mencobanya?

4 Tips Mudah Mengatasi Kulit Kaki yang Kering dan Kasar, Pernah Mencobanya?

Your Say | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:18 WIB

Begini Bacaan Doa Minta Hujan, Beneran Bisa Atasi Polusi Udara?

Begini Bacaan Doa Minta Hujan, Beneran Bisa Atasi Polusi Udara?

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:00 WIB

×