Perempuan Dayak Minta Pembangunan IKN Selaras Dengan Budaya Lokal

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 03 September 2023 | 10:34 WIB
Perempuan Dayak Minta Pembangunan IKN Selaras Dengan Budaya Lokal
Lembaga Perempuan Dayak Nasional. (Dok. Istimewa

Suara.com - Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) meminta pemerintah dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menyelaraskan pembangunan IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan konteks sosial, budaya, dan adat istiadat suku Dayak yang mendiami daerah tersebut.

Organisasi yang berada di bawah pimpinan Ir. Nyelong Inga Simon mengatakan pembangunan ibu kota baru, juga dikenal sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN), memiliki potensi dampak besar pada lingkungan, termasuk pengurangan luas hutan dan penurunan kualitas ekosistem.

Dalam konteks ini, penting untuk memahami peran perempuan Dayak dalam pelestarian hutan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada perencanaan pembangunan berkelanjutan. Ini menjadi semakin penting karena perayaan 20 tahun Social Forestry harus diikuti dengan tindakan konkret.

“Jika hutan itu punah, maka punahlah segala budaya dan sumber makanan orang Dayak,” jelas Inga dalam keterangannya baru-baru ini. 

LPDN juga menekankan pentingnya mempertimbangkan perspektif budaya lokal dalam pembangunan IKN dan menjaga ketahanan sosial budaya suku Dayak. Mereka menginginkan jaminan bahwa budaya Dayak akan tetap terjaga dalam konteks pembangunan yang melibatkan alam dan hutan Borneo.

Lebih lanjut, LPDN berharap perempuan Dayak terlibat dalam pelestarian hutan di Kalimantan, termasuk dalam konteks pembangunan IKN, food estate, perkebunan kelapa sawit, dan proyek-proyek lainnya. Mereka percaya bahwa perempuan Dayak memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan hutan.

“Bahwa yang tepat untuk mengelola hutan ini adalah perempuan Dayak, utamanya dalam hal menjaga kelestarian, penguatan, dan pemberdayaan untuk mengisi pembangunan IKN tak lepas dari aspek sosial ekonomi yang dimiliki perempuan Dayak. Dan secara khusus dalam menjaga hutan terdapat model agroforestry yang telah menjadi prioritas untuk dijalankan” ujar Nyelong Inga Simon.

Alexander Sonny Keraf, Menteri Negara Lingkungan Hidup Indonesia periode 1999–2001, menyoroti pentingnya inklusivitas dalam pembangunan IKN. Dia mengingatkan bahwa pengembangan kota-kota baru sering kali mengabaikan penduduk lokal, yang dapat mengarah pada konflik horizontal di masa depan. Sonny menyarankan untuk menghentikan deforestasi dan mengembalikan hutan ke fungsi asalnya, serta melibatkan perempuan dalam upaya ini karena perempuan memiliki kepedulian terhadap kehidupan dan lingkungan.

Pesan utama adalah bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara harus mempertimbangkan nilai-nilai budaya lokal, menjaga lingkungan, dan melibatkan perempuan Dayak dalam upaya pelestarian hutan dan pembangunan berkelanjutan. Ini akan memastikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi tetapi juga menghargai keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima Dayak: Jejak Asal-Usul dan Peran dalam Masyarakat Dayak

Panglima Dayak: Jejak Asal-Usul dan Peran dalam Masyarakat Dayak

Kalbar | Kamis, 24 Agustus 2023 | 16:18 WIB

Gunakan Pakaian Dayak Ajudan Jokowi di Sidang MPR Ternyata Putra Kalbar, Ini Sosok Kompol Syarif Fitriansyah

Gunakan Pakaian Dayak Ajudan Jokowi di Sidang MPR Ternyata Putra Kalbar, Ini Sosok Kompol Syarif Fitriansyah

Kalbar | Kamis, 17 Agustus 2023 | 13:57 WIB

Profil Panglima Pajaji, Penentang IKN dan Ingatkan Ramalan Leluhur Tanah Dayak

Profil Panglima Pajaji, Penentang IKN dan Ingatkan Ramalan Leluhur Tanah Dayak

Your Say | Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:15 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×