Hasnaeni Wanita Emas Sebut Banyak Lesbi di Rutan, Penelitian Ini Buktikan Kebenarannya

M. Reza Sulaiman

Rabu, 13 September 2023 | 15:42 WIB
Hasnaeni Wanita Emas Sebut Banyak Lesbi di Rutan, Penelitian Ini Buktikan Kebenarannya
Hasnaeni alias Wanita Emas. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Pengakuan Hasnaeni si Wanita Emas yang menyebut banyak lesbi (lesbian -red) di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, membuat heboh. Pasalnya, ia mengaku resah dan meminta agar dipindah.

Permohonan terpidana kasus korupsi penyelewengan dana PT Waskita Beton Precast Tbk 2016-2022 ini disampaikan oleh kuasa hukumnya setelah Majelis Hakim menjatuhkan vonis 5 tahun penjara atas Hasnaeni.

"Di sana itu hampir 90 persen lesbi ya, jadi penyimpangan seks itu ada di sana dan sangat banyak juga yang membuat saya resah," ungkapnya.

Penjara dan LGBT

Meski belum bisa dibuktikan apakah 90 persen tahanan di Rutan Pondok Bambu adalah lesbian, sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pernah mengungkap fakta terkait kelompok minoritas dan LGBT yang mendominasi kelompok tahanan di penjara Paman Sam.

Menurut sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health, minoritas seksual, terutama lesbian dan wanita biseksual, lebih banyak yang dipenjara di Amerika Serikat. Penelitian ini juga menemukan bahwa lesbian, gay, dan biseksual memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami pelecehan seksual dan lebih mungkin menerima hukuman tertentu.

Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical Hasnaeni Moein atau “Wanita Emas” menangis usai divonis 5 tahun penjara oleh hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (13/9/2023). ANTARA/Fath Putra Mulya
Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical Hasnaeni Moein atau “Wanita Emas” menangis usai divonis 5 tahun penjara oleh hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (13/9/2023). ANTARA/Fath Putra Mulya

Menurut penelitian ini, lesbian, gay, dan biseksual tiga kali lebih mungkin untuk dipenjara daripada mereka yang heterosexual. Pria gay dan biseksual mencakup 5,5 persen dan 3,3 persen dari populasi yang ada di penjara, masing-masing. Angka ini sedikit lebih tinggi daripada perkiraan 3,6 persen dari populasi pria gay dan biseksual di Amerika Serikat.

Mengutip NBC News, peneliti menemukan bahwa sekitar sepertiga dari wanita yang dipenjara mengidentifikasi diri sebagai lesbian atau biseksual. Ketika wanita yang terlibat dalam aktivitas seksual sesama jenis sebelum penahanan mereka dimasukkan, wanita minoritas seksual mencakup 42,1 persen dari populasi penjara wanita dan 35,7 persen dari wanita di penjara kota.

Hasil studi ini, yang pertama kalinya pada tingkat nasional mengukur persentase minoritas seksual yang dipenjara, menunjukkan bahwa ketidaksetaraan ini terjadi pada lebih dari 80.000 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa minoritas seksual tiga kali lebih mungkin dipenjara daripada yang heterosexual.

baca juga

Selain itu, minoritas seksual juga lebih mungkin menjadi korban pelecehan seksual sebelum dan selama penahanan mereka. Mereka juga cenderung menerima hukuman seperti isolasi sel tunggal, yang berdampak negatif pada kesejahteraan dan kesehatan mental mereka. Studi ini belum membahas situasi narapidana transgender, tetapi menyoroti perlunya pertimbangan khusus untuk minoritas seksual dalam upaya pencegahan pelecehan seksual di penjara.

Hasnaeni Wanita Emas Terbukti Bersalah

Untuk diketahui, Majelis Hakim memutuskan Hasnaeni bersalah secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana korupsi melakukan penyelewengan dana PT Waskita Beton Precast Tbk 2016-2020.

Atas hal itu, Majelis Hakim menjatuhkan pidana selama 5 tahun penjara terhadap Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical itu.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hasnaeni dengan pidana penjara 5 tahun," kata Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Divonis 5 Tahun Penjara, Hasnaeni 'Wanita Emas' Disebut Hakim Tak Menyesal Telah Korupsi

Divonis 5 Tahun Penjara, Hasnaeni 'Wanita Emas' Disebut Hakim Tak Menyesal Telah Korupsi

News | Rabu, 13 September 2023 | 14:46 WIB

'Wanita Emas' Hasnaeni Dihukum Bayar Denda Pidana Rp 17,5 Miliar di Kasus Korupsi

'Wanita Emas' Hasnaeni Dihukum Bayar Denda Pidana Rp 17,5 Miliar di Kasus Korupsi

News | Rabu, 13 September 2023 | 14:18 WIB

Hasnaeni si Wanita Emas Minta Dipindahkan dari Rutan Pondok Bambu karena Banyak Lesbi, Hakim Menolak!

Hasnaeni si Wanita Emas Minta Dipindahkan dari Rutan Pondok Bambu karena Banyak Lesbi, Hakim Menolak!

News | Rabu, 13 September 2023 | 13:29 WIB

Terkini

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:30 WIB

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:23 WIB

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×