Viral Bayi Nangis Kejer karena Dikerok Pengasuh Hingga Punggungnya Memerah, Ketahui Bahayanya

Dinda Rachmawati

Kamis, 14 September 2023 | 19:30 WIB
Viral Bayi Nangis Kejer karena Dikerok Pengasuh Hingga Punggungnya Memerah, Ketahui Bahayanya
Viral Bayi 13 Bulan Dikerok Pengasuh (TikTok/@tia.rochman)

Suara.com - Seorang ibu menceritakan pengalamannya saat meninggalkan bayinya pada pengasuh di rumah. Betapa kaget dirinya saat melihat buah hatinya yang masih 13 bulan dikerok hingga seluruh punggungnya memerah. 

Hal ini ia ceritakan dalam akun TikTok @Tia.Rochman. Saat itu, sepulangnya dari bekerja, sang pengasuh meminta maaf pada dirinya karena sudah mengerok bayinya tanpa izin terlebih dahulu dengan dirinya. 

Pasalnya, kata sang pengasuh, pada siang hari, bayi tersebut menunjukkan gejala tidak enak badan dengan tubuh berkeringat dingin dan tidak aktif seperti biasanya. Karena itulah, dia memiliki inisiatif untuk mengeroknya.

"Pas aku baru sampe rumah habis pulang kerja, bibi (susnya Ibrahim) langsung bilang gini, "bu maaf ya bu. Baim saya kerokin". Kejadiannya setelah alu berangkat kerja, kata bibi sekitar jam 11 siang Baim rewel, lemes. Padahal biasanya aktif dan nggak pernah merengek," tulis sang ibu seperti yang Suara.com kutip pada Kamis (14/9/2023).

"Pas dicek badannya keringet dingin. Dicek perutnya kembung. Jadi bibi ini sejak ngurusin, keempat anaknya dia sendiri memang kalo masuk angin suka kerokan," tambahnya lagi. 

Sang pengasuh pun langsung mengeroknya dengan uang koin Rp1000 dan seketika punggung si bayi langsung memerah. Tentu saja, karena kesakitan, bayi itu menangis kencang merasa tak nyaman. 

"Reaksi aku pasti kaget banget, mau nangis rasanya liat kondisi anak kayak gini. Setelah itu aku juga ngebolehin Ibrahim dikerok lagi," ucapnya lagi. 

Bahaya Kerokan Pada Bayi

Dikutip Halodoc, kerokan pada bayi tidak disarankan karena dapat memiliki bahaya dari sisi medis. Bahayanya dapat berasal dari dua sisi, yaitu proses kerokan dan minyak atau zat yang digunakan.

baca juga

Mengutip dari salah satu media daring nasional, dokter spesialis anak Angga Wirahmadi menuturkan bahwa kerokan pada prinsipnya merupakan aktivitas memberikan gesekan atau parutan di kulit. Harapannya, aktivitas ini dapat menimbulkan pelebaran pembuluh darah kulit sehingga timbul rasa nyaman pada tubuh. Namun, ia tak menyarankan kerokan diberikan pada bayi di bawah usia satu tahun.

“Meski demikian, kerokan pada bayi di bawah usia satu tahun tidak disarankan karena dapat menimbulkan rasa nyeri, luka dan bengkak pada lokasi kerokan yang disebabkan kulit bayi yang masih tipis,” jelas Angga.

Angga menambahkan kalau kerokan dapat menimbulkan bahaya dari dua sisi. Pertama adalah proses kerokan dan yang kedua adalah minyak atau zat yang digunakan. Sebab, bayi masih memiliki kulit yang tipis sehingga mengerok berisiko tinggi menyebabkan sejumlah masalah kulit. 

Mulai dari rasa nyeri, kulit kemerahan, hingga kulit bengkak. Parahnya lagi luka yang muncul akibat kerokan dapat menjadi media kuman penyebab infeksi seperti bakteri atau virus untuk masuk. “Zat atau minyak yang dipakai juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan peradangan kulit anak,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga di Medan Ngamuk Jalan Ditutup Karena Revitalisasi Jembatan: Pikirkan Kami Cari Makan!

Warga di Medan Ngamuk Jalan Ditutup Karena Revitalisasi Jembatan: Pikirkan Kami Cari Makan!

Sumut | Kamis, 14 September 2023 | 16:08 WIB

Viral Video Penampakan Bromo Setelah Terbakar, Publik Sedih Soroti Hal Ini

Viral Video Penampakan Bromo Setelah Terbakar, Publik Sedih Soroti Hal Ini

Jatim | Kamis, 14 September 2023 | 15:43 WIB

Dua Mayat Bayi Diduga Kembar Ditemukan di Sungai Buntung Sleman, Kondisi Diperkirakan Belum Lama Lahir

Dua Mayat Bayi Diduga Kembar Ditemukan di Sungai Buntung Sleman, Kondisi Diperkirakan Belum Lama Lahir

Jogja | Kamis, 14 September 2023 | 14:21 WIB

Terkini

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:10 WIB

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:04 WIB

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 12:56 WIB

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:55 WIB

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

×