Viral Bayi Umur 13 Bulan Dikerok Baby Sitter Sampe Merah Kebiruan, Bahaya Nggak Sih?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 29 September 2023 | 14:00 WIB
Viral Bayi Umur 13 Bulan Dikerok Baby Sitter Sampe Merah Kebiruan, Bahaya Nggak Sih?
Ilustrasi bayi menangis. (Freepik/freepik)

Suara.com - Baru-baru ini viral bayi berumur 13 bulan dikerok oleh baby sitternya. Dalam unggahan akun @nenkintainment, Rabu (27/9/2023), memperlihatkan punggung bayi yang berwarna merah kebiruan usai dikerok oleh baby sitternya.

Dalam foto yang diunggah tersebut, terlihat curhatan si ibu yang kaget ketika mengetahui anaknya itu. Pasalnya, sang bayi nangis karena dikerok oleh baby sitternya.

“Lagi cape capenya pulang kerja malah liat anak diginiin sama sus nya sampe merah kebiruan. Bayi baru 13 bulan, nangis banget dikerokin sampe kayak gini sama sus nya,” tulis curahan dalam foto tersebut.

Berdasarkan keterangan dalam foto tersebut, suster tersebut mengerok bayinya karena masuk angin. Baby sitter tersebut sudah mengecek bayi dan ternyata alami keringat dingin hingga perut kembung. Oleh sebab itu, sang suster mencoba mengerok bayi 13 bulan itu dengan uang seribu.

“Kata bibi jam 11 siang baim rewel, lemes, padahal biasanya aktif dan enggak pernah ngerengek. Pas dicek ternyata badannya keringat dingin, dicek perutnya kembung. Jadi bibi ini sejak ngurusin keempat anaknya dia sendiri memang kalo masuk angin suka kerokan, jadi dia coba kerokin Baim pelan-pelan pake koin seribu,” tulis keterangan dalam foto tersebut.

Sang ibu sendiri mengaku, dirinya tidak memperbolehkan anaknya dikerok. Kalau ada kendala, ia mengaku selalu siap obat-obatan untuk anaknya sebagai pertolongan pertama. Namun, suster tersebut malah mengerok anaknya itu.

Mengutip Halodoc, terkait mengerok bayi ini sendiri, tidak dianjurkan. Dokter spesialis anak, Angga Wirahmadi menuturkan, gesekan atau parutan di kulit pada anak di bawah 1 tahun cukup berisiko. Pasalnya, kulit anak di bawah 1 tahun masih tipis.

Jika hal ini dilakukan, bayi mungkin akan mengalami berbagai kendala seperti nyeri, kulit kemerahan, hingga kulit bengkak. Bahkan, luka pada kerokan bisa sebabkan infeksi seperti bakteri atau virus untuk masuk.

Oleh sebab itu, dalam pertolongan pertama anak sakit, orang tua dapat melakukan berbagai hal selain mengerok anak. Beberapa hal tersebut di antaranya:

baca juga
  1. Kompres air hangat pada bagian dahi anak saat sedang tidur.
  2. Memenuhi asupan cairan bayi agar membuat sistem kekebalan tubuhnya melawan virus atau bakteri. Ibu bisa memberikan ASI karena memiliki dampak baik bagi kesehatan anak.
  3. Mandi air hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuh bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Warga Kapuas Hulu Temukan Mayat Bayi di Sungai

Heboh! Warga Kapuas Hulu Temukan Mayat Bayi di Sungai

Kalbar | Selasa, 26 September 2023 | 16:28 WIB

Minta Netizen Tak Hujat Bayinya Sambil Menangis, Denise Chariesta Malah Dibilang Tengil

Minta Netizen Tak Hujat Bayinya Sambil Menangis, Denise Chariesta Malah Dibilang Tengil

Entertainment | Senin, 25 September 2023 | 20:23 WIB

Pentingnya Tidur pada Berbagai Rentang Usia, Awas Jangan Disepelekan!

Pentingnya Tidur pada Berbagai Rentang Usia, Awas Jangan Disepelekan!

Your Say | Sabtu, 23 September 2023 | 20:40 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×