Mendag Bakal Bakar Baju Bekas Impor Ilegal, Langkah Tepat atau Mubazir?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Senin, 16 Oktober 2023 | 17:40 WIB
Mendag Bakal Bakar Baju Bekas Impor Ilegal, Langkah Tepat atau Mubazir?
Warga memilih pakaian bekas layak pakai yang dijajakan secara gratis di Jalan Jati Padang VI RT 002 RW 004, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (17/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Pedagangan Zulkifli Hasan kembali menjadi sorotan. Usai dihujat publik karena menutup TikTok Shop, kini ia muncul dengan kabar akan kembali membakar baju bekas impor pada akhir pekan ini.

Tentu saja aksinya bapak-bapak ini menuai pro kontra publik. Tapi sebelum membahas pro kontranya, simak dulu alasan pembakaran baju ini.

Pakaian bekas yang akan dibakar oleh Mendag ini merupakan baju impro ilegal yang berhasil masuk ke dalam negeri dan tertangkap Bea Cukai. Ia menyebut impor tekstil ilegal yang masuk telah mengambil 30% pangsa pasar industri tekstil.

"Ini akan kami tindak, karena kalau pakaian bekas impor dijual sekitar Rp 5.000 per unit di pasar domestik, mati dong pedagang tekstil lokal. Itu sampah negara lain yang ditaruh di sini," kata Zulhas di ITC Cempaka Mas.

Hingga kini Zulhas belum mengonfirmasi lokai pembakaran baju-baju impor ilegal itu. Hal mengejutkannya total nilai pakaian bekas yang akan dibakar oleh blio mencapai Rp40 miliar.

Bahaya Baju Thrift atau Bekas

Kabar ini pun sudah beredar di media sosial tentunya. Ada beberapa warganet yang pro kontra soal sikap blio yang memilih membakar ketimbang dibagi-bagikan kepada yang membutuhkan katanya.

"Kenapa tidak disumbangkan kepada yang membutuhkan, saya misalnya," komentar seorang warganet.

"Fyi baju bekas itu selain proses masuknya yang ilegal, sortirannya juga tidak aman alias beresiko adanya jamur dan parasit lain dari baju itu. kan kita juga gatau sebelumnya yang pakai siapa dan bagaimana kondisi kesehatannya dia. intinya saat barang itu dibuang (jadi limbah) tandanya sudah tidak layak," sahut yanng lain.

baca juga

Betul sekali, yang menjadi bahasan selain baju itu masuknya dengan cara ilegal. Baju bekas itu juga memiliki bahaya untuk kesehatan.

1. Bakteri di Baju Bekas

Bakteri pada baju bekas tentu menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Terutama pada bagian kesehatan kulit. Beberapa hasil penelitian pun menyebut adanya beberapa bakteri hingga virus.

"Beberapa hasil penelitian menyebut sampel pakaian bekas mengandung jamur kapang atau khamir, bakteri staphylococcus aureus, bakteri escherichia coli dan virus," terang Lihabi dilansir dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Bahayanya, bakteri-bakteri ini bisa menyebar dalam aktivitas sehari-hari. Karena tidak tau soal asal-asal sebelumnya siapa pemilik baju tersebut dan biasanya hal-hal ini sangat kurang disadari.

Selain itu juga ada virus, beberapa virus kerap ditemukan pada pakaian bekas. Salah satunya virus jenis HPV.

"Virus yang ditemukan pada pakaian bekas merupakan virus jenis HPV (Human Papilloma Virus) meski kutil merupakan tumor jinak namun harus tetap di waspadai karena virus ini menginfeksi kulit sehingga menimbulkan benjolan dan pertumbuhannya cepat," ungkap Lihabi seorang teknisi laboratirium patologi Klinik Universitas Muhammadiyah Surabaya.

2. Jamur yang Buruk Bagi Kesehatan

Selain bakteri dan virus, kerap ditemukan juga jamur. Biasanya jamur yang menempel pada baju ini jenis jamur kupang.

Jamur kupang ini tentu bisa dilihat dengan mata telanjang dan berada di permukaan baju. Jamur ini bahkan tidak bisa dihilangkan meski sudah dicuci. Akibat dari paparan jamur ini pun akan menyebabkan iritasi, gatal-gatal, hingga infeksi.

Jadi, masih ingin baju bekas ilegal ini dibagi-bagikan biar tidak mubadzir?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Tegaskan Tidak Mengeluarkan Produk Pinjaman Online, Apalagi Produk Ilegal

PNM Tegaskan Tidak Mengeluarkan Produk Pinjaman Online, Apalagi Produk Ilegal

Sumut | Rabu, 11 Oktober 2023 | 23:32 WIB

Pedagang Pasar Tanah Abang Ngeluh E-commerce, Mendag Zulhas: Nggak Bisa Hindari Platform Digital

Pedagang Pasar Tanah Abang Ngeluh E-commerce, Mendag Zulhas: Nggak Bisa Hindari Platform Digital

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2023 | 14:23 WIB

Mendag Zulhas Beri Bukti Pemerintah Lindungi UMKM

Mendag Zulhas Beri Bukti Pemerintah Lindungi UMKM

Bisnis | Minggu, 08 Oktober 2023 | 18:23 WIB

Terkini

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:25 WIB

×