Membedah Makna Batik Jokowi dan 3 Capres saat Makan Siang Bersama

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 31 Oktober 2023 | 10:08 WIB
Membedah Makna Batik Jokowi dan 3 Capres saat Makan Siang Bersama
Momen Jamuan Makan Siang Presiden Jokowi bersama 3 capres 2024 (Instagram/@aniesbaswedan)

Suara.com - Presiden Jokowi mengundang tiga bakal calon presiden (bacapres) dalam jamuan makan siang di Istana Negara pada Senin (30/10/2023). Jokowi dan tiga bacapres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo kompak mengenakan batik.

Lantas apa makna motif batik yang dipakai Jokowi dan tiga bacapres dalam jamuan makan siang? Simak penjelasan berikut ini.

Makna Batik Jokowi

Presiden Jokowi bersama 3 capres saat jamuan makan siang (Instagram/@jokowi)
Presiden Jokowi bersama 3 capres saat jamuan makan siang (Instagram/@jokowi)

Dalam jamuan makan siang bersama 3 bacapres, Jokowi mengenakan batik khas Solo kontemporer berwarna dasar putih dan motif biru. Pakaian batik Jokowi itu tampak lebih mencolok dibanding warna lainnya yang dipakai Ganjar, Prabowo dan Anies. 

Makna pakaian batik yang dipakai Jokowi adalah kerakyatan, ndeso seperti orang kebanyakan. Dapat dikatakan motif kontemporer batik Jokowi itu sebenarnya merupakan batik yang tidak memiliki makna sendiri.

Batik kontemporer tak seperti motif parang yang klasik dan memiliki simbol pemaknaan mendalam. Hal itu karena motif kontemporer lebih mengedepankan estetika serta pewarnaan yang cerah.

Motif jenis ini juga tak terikat dari daerah mana batik berasal. Hal yang dikedepankan adalah perpaduan warna yang indah dan menyatu serta motif yang lebih luas dan beragam.

Makna Batik 3 Capres

3 capres saat jamuan makan siang bersama Presiden Jokowi (Instagram/@prabowo)
3 capres saat jamuan makan siang bersama Presiden Jokowi (Instagram/@prabowo)

Beda dengan Jokowi yang memakai batik kontemporer, Anies, Ganjar dan Prabowo kompak mengenakan batik motif parang. Ganjar mengenakan batik parang warna merah, Prabowo mengenakan batik parang warna cokelat muda serta Anies memakai batik parang warna cokelat gelap.

Motif parang disebut sudah ada sejak zaman keraton Mataram Kartasura (Solo). Parang sendiri diambil dari kata pereng yang artinya lereng. Bentuk motif parang memang seperti lereng gunung yakni huruf S yang dibuat bertautan satu sama lain hingga berbentuk diagonal seperti lereng.

Garis yang dibuat dalam motif parang juga digambarkan menurun dari tinggi ke rendah. Motifnya saling bersusun, jalin menjalin, tidak terputus yang memperlihatkan kesinambungan. Huruf S pada motif ini konon terinspirasi dari ombak di laut yang kerap disamakan dengan kobaran semangat tiada henti untuk memperjuangkan kemenangan.

baca juga

Jika dilihat, batik motif parang mempunyai makna cukup mendalam. Selain jadi motif batik paling tua, motif parang juga mempunyai makna agar tidak pernah menyerah, selalu bersemangat dan tidak pernah berhenti bergerak.

Batik ini juga menggambarkan jalinan yang tidak putus, baik itu soal perbaikan diri, perjuangan, kesejahteraan hingga jalinan keluarga. Dalam konteks pertemuan antara Jokowi dan 3 bacapres, bisa jadi maknanya mirip dengan makna ketika orang tua memberi batik motif parang pada anaknya.

Maknanya adalah agar melanjutkan perjuangan, penghormatan, dan cita-cita serta kesetiaan pada nilai-nilai yang ada. Motif parang juga kerap digunakan oleh para raja Jawa dan ksatria Jawa di masa lalu. Mereka memakai batik motif parang ini dengan tujuan berperang melawan hawa nafsu setiap hari dan terus-menerus.

Motif parang juga menggambarkan perang melawan diri sendiri, hawa nafsu yang ada di diri sendiri. Dengan menggunakan pakaian batik motif parang, seakan menggambarkan bahwa saat ini sedang berperang melawan hawa nafsu yang ada dalam diri sendiri.

Dalam Pemilu 2024, ada 3 pasangan yang mendaftar yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Anies-Cak Imin diusung Partai Nasdem, PKB, dan PKS. 

Ganjar-Mahfud diusung PDI-P, PPP, Partai Perindo, Partai Hanura. Sementara itu Prabowo-Gibran diusung oleh 9 parpol yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, Prima, dan PSI.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Sikap Prabowo Tak Mau Foto Bersama Capres Lain, Jubir TPN Ganjar: Ke Luar Sifat Aslinya

Soroti Sikap Prabowo Tak Mau Foto Bersama Capres Lain, Jubir TPN Ganjar: Ke Luar Sifat Aslinya

Kotak Suara | Selasa, 31 Oktober 2023 | 10:00 WIB

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR Nangis 'Kangen' Dipeluk Ganjar, Pendidikan dan Kekayaan Bikin Heran

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR Nangis 'Kangen' Dipeluk Ganjar, Pendidikan dan Kekayaan Bikin Heran

Kotak Suara | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:58 WIB

Percakapan Anies-Jokowi Di Meja Makan Istana: Bicara Netralitas Dipadu Lezatnya Sapi Lada Hitam

Percakapan Anies-Jokowi Di Meja Makan Istana: Bicara Netralitas Dipadu Lezatnya Sapi Lada Hitam

Kotak Suara | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:37 WIB

Diminta Tertibkan Buzzer, Jawaban Ganjar Pranowo Dinilai Mirip Gibran

Diminta Tertibkan Buzzer, Jawaban Ganjar Pranowo Dinilai Mirip Gibran

Lifestyle | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:36 WIB

Merasa Bersalah Gibran Membelot dari PDIP, Djarot Saiful: Saya Gagal

Merasa Bersalah Gibran Membelot dari PDIP, Djarot Saiful: Saya Gagal

Hits | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:41 WIB

Terkini

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:57 WIB

Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar

Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar

Lampung | Selasa, 01 September 2026 | 07:52 WIB

Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??

Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 07:44 WIB

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:33 WIB

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 07:24 WIB

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 07:13 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

×