Mengapa Pernyataan McDonalds Indonesia Terkait Serangan Israel Dinilai Tidak Tegas? Pakar Ungkap Alasannya

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 06 November 2023 | 17:09 WIB
Mengapa Pernyataan McDonalds Indonesia Terkait Serangan Israel Dinilai Tidak Tegas? Pakar Ungkap Alasannya
Restoran makanan cepat saji McDonald's (Instagram/mcdonalds)

Suara.com - Aksi boikot berbagai produk usai mendukung agresi Israel ke Palestina rupanya berdampak pada berbagai brand besar, salah satunya restoran ternama McDonalds. Masyarakat tampak membuat seruan untuk memboikot restoran asal Amerika Serikat satu ini.

Bahkan, meskipun pihak McDonalds Indonesia sudah memberikan pernyataan pihaknya tidak terafiliasi McDonalds di negara lain, hingga donasi kepada Palestina masyarakat terlihat tetap menuntut untuk memberikan pernyataan yang tegas. 

Di media sosial, warganet bahkan juga membandingkan pernyataan McDonalds Indonesia dengan McDonalds Malaysia. 

Namun, sebenarnya mengapa brand besar seperti McDonald’s tidak pernah tegas mengutuk aksi Israel ke Palestina?

Melihat hal tersebut, Pakar Marketing Yuswohady menjelaskan, sebagai brand yang bersifat global, memang tidak mudah untuk berpihak kepada satu sisi. Pasalnya, sebuah brand biasanya memang berada di posisi netral. Hal ini karena ranah brand tidak bisa masuk ke politik begitu saja.

Beda kondisinya dengan brand lokal di mana keputusan bergantung pada owner. Namun, kalau brand global ada aturan dan kecenderungan untuk tidak ikut campur permasalahan politik, agama, ataupun SARA.

“Karena kalau brand memang posisinya harus netra. Karena brand kalau bisa nggak masuk ke politik apalagi ini brand global. Kalau brand lokal biasanya banyak diwarnai oleh si owner,” jelas Yuswohady kepada Suara.com, Senin (6/11/2023).

“Kalau brand global atau perusahaan yang besar biasanya mereka ada aturannya dan brand kecenderungannya nggak akan ikut-ikutan polaritas politik atau isu keagamaan SARA dan seterusnya,” sambungnya.

Apalagi, dalam kasus saat ini, di Amerika dan negara Barat lebih ke Israel. Sementara di Indonesia, lebih kepada Palestina. Oleh sebab itu, bran global seperti McDonalds Indonesia dinilai mengalami dilema dan tidak bisa 100 persen memilih atau mendukung suatu pihak.

baca juga

“Mereka akan berkecenderungan untuk mengambil posisi stay silent cenderung diam  Karena misalnya kalau di Amerika kecenderungannya positifnya ke Israel, tapi kalau di sini kecenderungan positifnya ke Palestina maka mereka menghadapi dilema. Pemain seperti McD di Indonesia ,mereka cenderung mengambil posisi Netral karena itu sudah guideline dari pusat kalau bisa netral atau kecenderungan cari aman,” jelas Yuswohady.

DI sisi lain, Yuswohady menjelaskan, jika brand besar global mengambil ke satu sisi, pasti akan mendapat pandangan negatif dari pihak lainnya. Meskipun di Indonesia sendiri sentimen positif mengarah ke Palestina, dalam bisnis, mereka akan mengambil posisi netral karena fokusnya ke bisnis, bukan politik.

“Walaupun di sini peduli kepada Palestina membawa sentimen yang positif tapi sebaiknya brand itu karena ranahnya bisnis bukan politis sebaiknya memang posisi netral,  biar tidak kena kedua polaritas keberpihakan,” pungkas Yuswohady.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah dan Asal Usul Pasukan Hizbullah yang Ikut Perangi Israel

Sejarah dan Asal Usul Pasukan Hizbullah yang Ikut Perangi Israel

Lifestyle | Senin, 06 November 2023 | 16:07 WIB

Kena Boikot USAI Pemilik Dituding Pro Israel, Brand Kosmetik Rose All Day Salurkan Bantuan Rp500 Juta ke Palestina

Kena Boikot USAI Pemilik Dituding Pro Israel, Brand Kosmetik Rose All Day Salurkan Bantuan Rp500 Juta ke Palestina

Lifestyle | Senin, 06 November 2023 | 15:41 WIB

Israel Habiskan Uang Hampir 20 Kali PAD DKI Jakarta Jika Perang Gaza Terus Berlanjut

Israel Habiskan Uang Hampir 20 Kali PAD DKI Jakarta Jika Perang Gaza Terus Berlanjut

Bisnis | Senin, 06 November 2023 | 15:34 WIB

Terkini

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×