Makin Cepat Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Makin Kuat Dugaan Nepotisme Jokowi

Farah Nabilla

Selasa, 07 November 2023 | 16:01 WIB
Makin Cepat Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Makin Kuat Dugaan Nepotisme Jokowi
KSAD Jenderal Agus Subiyanto yang digadang-gadang akan diangkat sebagai Panglima TNI. [Antara]

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto ditunjuk menjadi calon tunggal Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia akan menggantikan Laksamana Yudo Margono yang pensiun pada 26 November 2023 mendatang. Penunjukkan tersebut tentu mengejutkan banyak pihak.

Bagaimana tidak, Agus Subiyanto baru saja ditetapkan sebagai KSAD pada akhir Oktober lalu. Namun, belum sepekan, ia ditunjuk untuk menjadi calon tunggal Panglima TNI menggantikan Laksmana Yudo. Hal ini lantas memunculkan adanya dugaan nepotisme dalam penunjukkan oleh Jokowi tersebut.

Ada Dugaan Nepotisme

Keputusan pencalonan Agus oleh Jokowi diduga mengandung nepotisme. Hal ini dikarenakan keduanya yang sudah sejak lama menjalin hubungan dekat. Tepatnya saat Agus menjabat sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta pada 2009-2011. Pada periode ini, Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo. 

Atas dasar itu, selain sarat nepotisme, pencalonan Agus juga dipandang sebagai dimensi politik praktis menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Apalagi, ia baru saja dilantik Jokowi menjadi KSAD untuk menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman, pada Rabu (25/10/2023).

Namun, belum sepekan, Jokowi mengeluarkan keputusan yang mengejutkan. Di mana pada Selasa (31/10/2023), ia mengumumkan pencalonan tunggal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI. Ia pun berdalih bahwa Agus memenuhi kriteria meski belum lama mengemban tugas sebagai KSAD. 

"Sudah kami sampaikan kurang lebih minggu yang lalu. Beliau juga (sebelumnya) Wakil KSAD, kemudian menjadi KSAD.Jadi kalau melihat jam terbangnya di teritorial, kemudian di adminstratif, akademis semuanya memenuhi (kriteria) semuanya," kata Jokowi dalam keterangan pers di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (1/11/2023).

Usai pencalonan Agus dikirim ke DPR, tahap selanjutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan. Ia dikabarkan akan diuji oleh Komisi I DPR pada 14 November 2023. Meski begitu, kepastian jadwalnya masih menunggu keputusan dari Badan Musyawarah (Bamus). Namun, yang pasti sebelum 21 November.

Dugaan adanya nepotisme itu diendus Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan. Lalu, dikatakan oleh Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur yang mewakili koalisi, latar belakang hubungan dekat Jokowi dan Agus yang menyokong dugaan tersebut.

baca juga

Menurutnya, pergantian panglima kali ini dengan jelas mereduksi kebutuhan regenerasi dan rotasi di tubuh TNI. Di mana di dalamnya diwarnai tujuan dan motif tertentu yang mengacu pada politik praktis. Hal ini dinilainya berkaitan dengan kepentingan Jokowi sekaligus memenangkan Prabowo-Gibran.

Oleh sebab itu, Isnur mengingatkan, pertimbangan pemilihan calon Panglima TNI harus benar-benar didasarkan pada kepentingan rotasi dan regenerasi di dalam tubuh TNI. Bukan malah dilihat dari kedekatan personal atau kepentingan politik karena dinilai ada penyalahgunaan oleh Jokowi.

"Kami memandang nama Agus Subiyanto rentan dimensi politisnya. Usulan nama itu juga punya potensi besar disalahgunakan Presiden (Jokowi) untuk kontestasi Pemilu 2024," ujar Isnur dalam keterangan resminya, Senin (6/11/2023).

Dipilih Jadi KSAD Hanya untuk Memuluskan Jalan sebagai Panglima TNI

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) juga memberikan kritik terhadap pengangkatan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai KSAD. Menurut pandangan mereka, hal tersebut tampak hanya sekadar formalitas untuk memuluskan rencana dirinya yang menjadi calon tunggal Panglima TNI.

"Pelantikannya sebagai KSAD nampak hanya 'formalitas' semata dan dilakukan hanya untuk memuluskan rencana penunjukkan Jenderal Agus sebagai calon Panglima TNI," demikian isi dokumen milik KontraS berjudul 'Catatan Kritis Calon Panglima TNI', sebagaimana dikutip Suara.com, Senin (6/11/2023).

Dalam hal itu, KontraS juga mengkritik prestasi Agus yang sejauh ini belum terlihat selama beberapa hari menjabat KSAD. Oleh karenanya, mereka menganggap penunjukan Agus sebagai calon tunggal Panglima TNI patut dipertanyakan. Sebab, ia baru saja menjadi KSAD dan belum memberi kontribusi.

"Jenderal Agus belum bisa banyak memberikan sumbangsih dan kontribusi, sehingga dapat dinyatakan bahwa ia belum sepenuhnya 'teruji' dalam mengemban jabatan sebagai KSAD," ujar KontraS.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekankan Jenderal Agus Harus Netral, Fraksi PDIP Tanya Panglima TNI Berani Tolak Perintah Presiden atau Tidak?

Tekankan Jenderal Agus Harus Netral, Fraksi PDIP Tanya Panglima TNI Berani Tolak Perintah Presiden atau Tidak?

News | Selasa, 07 November 2023 | 15:49 WIB

Jenguk Doni Monardo di RS, Jokowi Hanya Bisa Lihat dari Luar Ruangan

Jenguk Doni Monardo di RS, Jokowi Hanya Bisa Lihat dari Luar Ruangan

News | Selasa, 07 November 2023 | 15:28 WIB

Jokowi Tak Mau Gagal RI Jadi Negara Maju

Jokowi Tak Mau Gagal RI Jadi Negara Maju

Bisnis | Selasa, 07 November 2023 | 15:06 WIB

Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti

Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti

Lifestyle | Selasa, 07 November 2023 | 14:43 WIB

Jokowi: Dukungan Kita ke Palestina Tidak akan Surut

Jokowi: Dukungan Kita ke Palestina Tidak akan Surut

News | Selasa, 07 November 2023 | 14:10 WIB

Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!

Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!

News | Selasa, 07 November 2023 | 13:07 WIB

Bobby Ancang-ancang Kembalikan KTA Seperti Gibran, Analis: Kekeliruan Jokowi hingga Runtuhkan Wibawa PDIP

Bobby Ancang-ancang Kembalikan KTA Seperti Gibran, Analis: Kekeliruan Jokowi hingga Runtuhkan Wibawa PDIP

Kotak Suara | Selasa, 07 November 2023 | 12:48 WIB

Demo MK, Koalisi Sipil Duga Jokowi Dalang di Balik Putusan Anwar Usman: Kita Tahu di Belakang Ini Siapa

Demo MK, Koalisi Sipil Duga Jokowi Dalang di Balik Putusan Anwar Usman: Kita Tahu di Belakang Ini Siapa

Kotak Suara | Selasa, 07 November 2023 | 12:38 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×