Surya Insomnia Penasaran Seks Usai Bertengkar Lebih Nikmat, Dokter Boyke Beri Penjelasan

Rabu, 08 November 2023 | 18:56 WIB
Surya Insomnia Penasaran Seks Usai Bertengkar Lebih Nikmat, Dokter Boyke Beri Penjelasan
Ilustrasi bercinta, berhubungan seks. (Elements Envato)

Suara.com - Surya Insomnia penasaran berhubungan seks lebih bergairah usai bertengkar dengan pasangan. Ternyata fenomena ini dibenarkan Seksolog Dokter Boyke, karena membuat hubungan intim suami istri lebih membara.

Momen ini ditanyakan langsung Surya Insomnia kepada Dokter Boyke di salah satu acara televisi swasta. Uniknya, Surya bertanya seolah itu pengalaman orang lain, padahal momen ini dirasakan langsung di rumahnya.

"Dok nanya doang ini mah, nanya doang. Kenapa (begituan seks) lebih enak habis berantem?

"Jadi setelah berantem itu kan, seks sebenarnya sayang. Tapi kita juga sakit hati, tapi rasa berantemnya itu ada 2 niat. Pertama ingin buat dia kelepek-klepek supaya dia orgasme. Di satu sisi juga pengen dia cepat dapat orgasmenya," kata Dokter Boyke melalui potongan video @komediterus09, dikutip suara.com, Rabu (8/11/2023).

Dokter Boyke menegaskan perasaan atau fenomena menggebu-gebu berhubungan seks usai bertengkar adalah hal normal, dan tidak perlu dikhawatirkan. Apalagi perasaan emosi yang ingin dikeluarkan dituangkan dalam bentuk tindakan saat berhubungan intim.

"Ada emosi gremet yang ingin dikeluarkan, tapi tidak dalam bentuk marah. Makanya sering juga kan ketika si perempuannya itu kadang nyubit, nyakar, atau jambak," beber dokter Boyke.

Selain disalurkan melalui hubungan seks. Disarankan juga melakukan berbagai sikap yang bisa memperbaiki hubungan asmara kembali harmonis setelah bertengkar, di antaranya sebagai berikut:

1. Berbicara dengan Tenang

Setelah pertengkaran, berikan waktu untuk mereda emosi sebelum mencoba berbicara lagi. Hindari berbicara dengan marah atau emosi yang masih tinggi.

Baca Juga: Psikolog Seksual Malah Sarankan Agar 'Berisik' Saat Bercinta, Kenapa?

2. Minta Maaf atau Berbicara tentang Perasaan

Jika merasa bahwa Anda salah atau mungkin telah menyakiti perasaan pasangan, minta maaf dengan tulus. Jika tidak, berbicaralah tentang perasaan Anda dan dengarkan perasaan pasangan Anda.

3. Dengarkan dengan Empati

Cobalah mendengarkan pasangan Anda dengan penuh perhatian dan empati. Cobalah memahami perspektifnya, bahkan jika Anda tidak setuju.

4. Bicarakan Penyelesaian

Jika pertengkaran muncul karena masalah tertentu, cobalah untuk berbicara tentang solusi. Fokus pada penyelesaian masalah daripada menyalahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI