Profil Bidan Dwi Yuliani, Sosok yang Diduga Tangani Bayi Prematur Meninggal di Klinik Alifa Tasikmalaya

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 22 November 2023 | 07:55 WIB
Profil Bidan Dwi Yuliani, Sosok yang Diduga Tangani Bayi Prematur Meninggal di Klinik Alifa Tasikmalaya
Sosok bidan Dwi (Kolase)

Suara.com - Profil bidan Dwi Yunita Lestari belakangan mencuat ke publik. Dirinya disebut-sebut sebagai sosok di balik kematian seorang bayi prematur yang diperlakukan buruk di klinik tempat ia bekerja, yakni Klinik Alifa Tasikmalaya.

Klinik Alifa berlokasi di Kecamatan Bungarsari, Kota Tasikmalaya.

Dwi Yunita adalah bidan yang menangani kelahiran seorang bayi laki-laki dari pasangan Erlangga Surya Pamungkas dan Nisa Armila. Dia juga bertanggungjawab atas pemotretan newborn yang malah dilakukan pada bayi dengan berat 1,7 kg itu.

Diketahui bahwa Putra dari Erlangga sendiri dilahirkan di klinik Alifa Tasikmalaya. Sang anak yang lahir dengan berat 1,7 kg itu harus meninggal dunia usai mendapatkan perawatan buruk.

Usut punya usut, bidan Dwi sendiri merupakan salah satu pendiri klinik Alifa. Dia mendirikan dengan sang suami, Andi Irawan yang kini menjabat sebagai direktur di klinik tersebut.

Viral bayi prematur dijadikan konten newborn photography (Instagram/nadiaanastasyasilvera)
Viral bayi prematur dijadikan konten newborn photography (Instagram/nadiaanastasyasilvera)

Andi Irawan selain menjadi direktur juga merupakan perawat di sebuah puskesmas. Ia pernah belajar di SPK Depkes Tasikamalaya dan melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan di STKINDO Bandung.

Profesi Ners ia dapat dari STIKES Muhammadiyah Tasikmalaya. Sementara bidan Dwi tak banyak informasi yang bisa digali darinya.

Andi Irawan dan Bidan Dwi sendiri sudah dikaruniai 3 orang anak.

Berikut biodata Bidan Dwi yang bisa dirangkum:

baca juga

- Nama lengkap: Dwi Yunita Lestari

- Asal: Tasikmalaya

- Pekerjaan: Bidan

- Bekerja di: Klinik Alifa

- Instagram: @dwiyuni***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Health | Selasa, 21 November 2023 | 16:53 WIB

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 15:58 WIB

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 17:33 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×