Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dijadikan Konten Newborn, Ini Alasan Pentingnya Inkubator

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Rabu, 22 November 2023 | 08:01 WIB
Bayi Prematur Meninggal Usai Diduga Dijadikan Konten Newborn, Ini Alasan Pentingnya Inkubator
Ilustrasi bayi (freepik)

Suara.com - Belakangan ini linimasa kembali dihebohkan dengan seorang bayi prematur di Tasikmalaya yang lahir dengan berat 1,5 kg meninggal dunia usai diduga menjadi korban malpraktik klinik bersalin.

Dikutip dari unggahan Instagram pihak keluarga korban @nadiaanastasyasilvera pada Selasa (21/11/2023), disebutkan jika bayi prematur yang tak lain adalah ponakan dari pemilik akun Instagram tersebut seharusnya berada di dalam inkubator.

Namun, tanpa meminta izin dari pihak keluarga, ponakannya justru digunakan untuk membuat konten foto newborn di klinik tersebut.

"Bayi 1,5 kg kalian beginikan tanpa ada izin dari pihak keluarga, tanpa ada pemberitahuan dari pihak keluarga," tulisnya di unggahan Instagram-nya.

"Yang harusnya ini bayi di inkubator dan diberikan perawatan yang intensif malah kalian buat review dan konten," lanjutnya.

Selain itu, melalui unggahan di Instagram, pihak keluarga korban juga mengungkap sejumlah pelayanan buruk dari bidan di klinik tersebut.

Disebutkan jika bidan di klinik tersebut mengabaikan sang adik ipar yang sudah menahan rasa sakit karena ketuban pecah.

"Kondisi adik ipar saya sebelum melahirkan tidak disamperin sama bidan. Sudah keluaran ketuban dan darah pun si bidan kukuh akan diperiksanya jam 00.00, tanpa memperdulikan adik saya sudah nangis kesakitan malah sibuk main handphone," terangnya.

Perlu diketahui kalau bayi prematur merupakan istilah medis untuk bayi yang lahir sebelum usia kehamilan menginjak 37 minggu. Tentu saja kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bayi dengan kondisi ini sangat memerlukan perawatan yang intensif.

baca juga

Pentingnya Inkobator Untuk Bayi Prematur

Merujuk pada Halodoc, inkubator adalah unit mandiri yang berbentuk kotak dan ditutupi dengan kubah plastik bening. Unit ini menyediakan lingkungan yang aman dan suhu yang terkendali untuk bayi yang membutuhkan perawatan di ruang NICU.

Kondisi prematur pada bayi merupakan salah satu kondisi yang membuat seorang bayi membutuhkan inkubator. Sebab, bayi yang lahir secara prematur terutama sebelum 37 minggu, dapat mengalami beberapa masalah kesehatan.

Salah satunya adalah kesulitan mengatur suhu tubuh mereka, karena bayi prematur tidak memiliki banyak lemak, membuat mereka rentan terhadap hipotermia. Hipotermia merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada yang bisa dihasilkannya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi pada bayi seperti oksigen jaringan yang rendah, kesulitan bernapas, dan pertumbuhan yang lambat.

Fitur lain dari inkubator bayi adalah unit ini dapat membantu menghalangi kebisingan. Pasalnya, ruang NICU dapat menjadi tempat yang sibuk dan bising. Nah, inkubator dapat melindungi bayi dari kebisingan dan cahaya langsung yang dapat mengganggu mereka dan menyebabkan gangguan tidur, peningkatan tekanan darah, dan stres yang tidak perlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Health | Selasa, 21 November 2023 | 16:53 WIB

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 15:58 WIB

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 17:33 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×