Ivan Gunawan Ditegur KPI Gegara Busananya, Mari Kenali Genderless Fashion

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Jum'at, 05 Januari 2024 | 15:29 WIB
Ivan Gunawan Ditegur KPI Gegara Busananya, Mari Kenali Genderless Fashion
Potret Penampilan Ivan Gunawan di Ultah Brownis (Instagram/@ivan_gunawan)

Suara.com - Nama Ivan Gunawan saat ini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Lantaran KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Pusat mengeluarkan teguran untuk acara "Brownis".

Merujuk pada akun Instagram KPI Pusat, pihaknya menegur "Brownis" karena menampilkan momen pembawa cara mengenakan busana yang dinilai menyerupai perempuan.

"Program ini kedapatan menampilkan adegan yang mengarah pada penormalan laki-laki bergaya perempuan yang dipertontonkan kepada khalayak," bunyi teguran KPI Pusat, dikutip pada Kamis (4/1/2023).

"Pelanggaran ini terjadi pada 30 Oktober 2023 pukul 12.38 WIB berupa penampilan a.n Ivan Gunawan menggunakan pakaian, riasan, aksesoris, dan bahasa tubuh kewanitaan," lanjut teguran itu.

Mengetahui hal itu, Ivan Gunawan langsung memberikan tanggapannya. Dalam tanggapannya itu, ia membantah kalau busana yang ia kenakan menyerupai wanita.

Menurut keterangan Ivan Gunawan, gaya busananya terinspirasi dari pakaian pesta di tahun 1960-an. Desainer yang akrab disapa Igun itu juga mencari ide melalui aplikasi Pinterest.

"Jadi buat temen-temen KPI, terima kasih atas tegurannya. Tapi aku mau ngasih tahu dulu nih kalau di aplikasi ada namanya Pinterest. Kalian bisa lihat tuh tren fashion dari kapan pun," jelas Ivan Gunawan di Instagram.

"Ini hasil penelusuran gue lewat Pinterest. Ini yang paling mudah dicari. Jadi lu tahu di tahun 60-an, orang pergi party itu bentuknya seperti apa. Ini 60-an di Eropa, Amerika ya," tegasnya.

Ivan Gunawan juga menyampaikan keterangan tambahan melalui kolom caption. Dia menjelaskan bahwa boots hak tinggi seperti yang dipakai olehnya tidak identik dengan perempuan. Jadi dia merasa tidak masalah dengan pilihan sepatunya kala itu.

baca juga

"Tuh liat @kpipusat ini trend fashion tahun 60-an bapak moyang kita pake boots hak tinggi kalo ke pesta @brownis_ttv hak itu bukan buat cewek doang .... paham arti fashion nggak sih," tulis Ivan Gunawan.

Jika melihat tanggapan Ivan Gunawan sebenarnya memang ada tren busana yang dikenakan pria namun tampak seperti wanita, hal itu biasa dikenal sebagai genderless fashion.

Lantas apa itu genderless fashion, berikut ulasannya.

Mengenal Genderless Fashion

Pada tahun 2021 kemarin, tren genderless fashion tampak semakin berkembang dan naik daun. Istilah itu pun mencuat setelah Harry Styles sebagai laki-laki pertama yang tampil solo di cover Vogue US pada akhir 2020 lalu dengan menggunakan dress Gucci.

Kemudian dilanjutkan dengan London Fashion Week 2021 yang tampil menggabungkan gaya busana laki-laki dan perempuan.

Tak dapat dipungkiri, dalam kehidupan masyarakat peran gender sudah dibentuk dari hasil konstruksi secara sosial, termasuk mengenai cara perempuan harus bertindak dan berpakaian begitu pula dengan laki-laki.

Bahkan, peran gender ini sudah ditetapkan sejak lama dan menjadi norma dalam masyarakat dan fashion pun turut menjadi cara untuk menetapkan gender.

Lalu munculah sebuah tren genderless fashion yang membuat setiap orang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan dirinya pada busana yang digunakan.

Dengan kata lain, kini stigma mengenai busana feminim dan maskulin pun semakin bergeser, sehingga baik laki-laki atau pun perempuan bebas mengenakan jenis pakaian apa pun.

Sederhananya, genderless fashion adalah memberikan konsumen kebebasan untuk memiliki jenis pakaia yang ingin dikenakan.

Kapan Tren Ini Muncul?

Meski tren ini baru mencuat pada tahun 2021 kemarin, nyatanya genderless fashion sudah muncul sejak awal abad ke-20.

Lebih tepatnya pada tahun 1970-an beberapa musisi mengenakan tren fashion itu seperti Annie Lenox, David Bowie, dan Prince.

Mengingat gaya fashion ini sangat awam bagi masyarakat, tentu saja tidak mudah diterima dan kerap dianggap tabu untuk digunakan, apalagi dipopulerkan.

Akhirnya, muncul gaya androgini fashion, yakni style dengan menggabungkan busana laki-laki dan perempuan untuk menjadi gaya yang khas.

Sementara di Indonesia sendiri genderless fashion mulai terserap, terlihat dari penggunaan hoodie, blazer oversized, dan kemeja flanel yang tidak lagi memandang gender.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Penampilan Ivan Gunawan di Tayangan Brownis yang Kena Tegur KPI, Pendapat Warganet Terbelah Dua

Begini Penampilan Ivan Gunawan di Tayangan Brownis yang Kena Tegur KPI, Pendapat Warganet Terbelah Dua

Lifestyle | Kamis, 04 Januari 2024 | 18:07 WIB

10 Potret Penampilan Ivan Gunawan di Ultah Brownis, Jadi Penyebab Kena Sanksi KPI

10 Potret Penampilan Ivan Gunawan di Ultah Brownis, Jadi Penyebab Kena Sanksi KPI

Entertainment | Kamis, 04 Januari 2024 | 18:04 WIB

Brownis Kena Tegur KPI, Ini Sumber Pengasilan Ivan Gunawan

Brownis Kena Tegur KPI, Ini Sumber Pengasilan Ivan Gunawan

Lifestyle | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:48 WIB

Terkini

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

×