Pakar Teknologi Plastik Ungkap Alasan Galon Guna Ulang Biru Aman Digunakan, Masyarakat Masih Khawatir?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 10 Januari 2024 | 16:07 WIB
Pakar Teknologi Plastik Ungkap Alasan Galon Guna Ulang Biru Aman Digunakan, Masyarakat Masih Khawatir?
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Suara.com - Masyarakat masih kerap khawatir kala menggunakan galon guna ulang biru atau polikarbonat (PC). Hal itu lantaran banyak misinformasi dan hoaks yang beredar.

Namun, sebetulnya masyarakat tidak perlu terlalu khawatir. Dikutip dari Hellosehat, (4/1/2024) ada sejumlah alasan mengapa galon guna ulang biru aman untuk digunakan. Alasan-alasan tersebut juga telah ditinjau secara medis oleh dokter Carla Pramudita Susanto.

Faktor utama keamanan galon guna ulang biru adalah kemasan pangan tersebut sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Artinya, galon tersebut sudah pasti aman digunakan dan tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Hal tersebut menyusul isu bahaya migrasi Bisphenol A (BPA) dalam galon guna ulang biru yang dikambing hitamkan sebagai penyebab beragam gangguan kesehatan. Hal tersebut lantas terbantahkan mengingat galon dimaksud telah memenuhi regulasi badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 20 tahun 2019 tentang kemasan pangan.

Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]
Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]

Aturan tersebut menegaskan persyaratan batas migrasi BPA pada kemasan plastik polikarbonat di Indonesia, yaitu sebesar 0,6 bagian per juta (bpj). Penggunaan galon guna ulang biru juga telah mengikuti prosedur yang telah diatur dalam Peraturan Perindustrian RI Nomor 96/M-IND/PER/12/2011.

Regulasi tersebut mengatur pemakaian kemasan pangan air minum dalam kemasan (AMDK) mulai dari proses pengambilan dan penampungan air baku, hingga pendistribusian. Galon guna ulang biru sebagai kemasan pangan telah lolos dari berbagai regulasi untuk menjamin keselamatan konsumen.

Artinya, air mineral yang berada dalam galon guna ulang biru sudah dipastikan aman dan bermutu tinggi. Proses pengisian air ke dalam galon juga dilakukan dengan steril dan sangat hati-hati.

Proses sanitasi pada AMDK galon pada pabrikan besar dilakukan dengan air bertekanan tinggi yang dilakukan lebih dari 20 kali tanpa tersentuh tangan manusia sedikitpun. Hal ini menihilkan perpindahan kuman atau bakteri dari manusia ke air minum yang dikemas ke dalam galon.

Pada produk tertentu, air dalam kemasan galon tersebut juga bersumber air murni dan terlindungi. Hal itu agar menghasilkan kandungan mineral alami sehingga baik untuk kesehatan tubuh.

baca juga

Penggunaan galon guna ulang biru juga membuat setiap konsumen ikut dalam pelestarian lingkungan. Keberadaan limbah plastik bisa dikurangi dengan tidak menggunakan galon berbahan PET alias sekali pakai.

Keamanan penggunaan galon guna ulang biru juga ditekankan pakar teknologi plastik, Wiyu Wahono. Dia menegaskan, meski sudah dipakai puluhan tahun para konsumen galon guna ulang tidak pernah mengalami gangguan kesehatan apapun.

Dosen teknologi plastik di salah satu kampus di Jerman ini menyayangkan keberadaan isu bahaya BPA yang dihembuskan. Menurutnya, hal tersebut hanya akan menebar ketakutan dan membuat masyarakat bingung.

Pakar yang sudah mempelajari dunia plastik lebih dari 20 tahun ini melanjutkan, galon guna biru berbahan polikarbonat dipilih sebagai kemasan AMDK karena memiliki kekuatan dan lebih ramah lingkungan. Wiyu mengatakan, paparan BPA dalam galon guna ulang biru juga terus menciut saat dipergunakan kembali.

"Jadi kalau dibuka (google) lebih banyak disinformasi (terkait BPA) dari pada yang benarnya," katanya.

Dokter kandungan Abraham Dian Winarto menjelaskan bahwa air dalam AMDK dipastikan bukan penyebab kemandulan dan gangguan kesehatan lainnya. Menurutnya, korelasi antara AMDK guna ulang dan kemandulan masih butuh penelitian lebih lanjut.

"Intinya suatu air kemasan yang beredar apalagi bermerek tentunya sudah melalui prosedur yang ketat dari BPOM sehingga pasti aman," kata Anggota perkumpulan ginekologi Indonesia (POGI) ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankah Ibu Hamil Konsumsi Air Minum Dalam Kemasan? Dokter Bilang Begini

Amankah Ibu Hamil Konsumsi Air Minum Dalam Kemasan? Dokter Bilang Begini

Health | Kamis, 04 Januari 2024 | 06:38 WIB

Bapak-Bapak Salah Gerakan Angkat Galon Bisa Bikin Saraf Kejepit, Ini Cara yang Benar!

Bapak-Bapak Salah Gerakan Angkat Galon Bisa Bikin Saraf Kejepit, Ini Cara yang Benar!

Health | Kamis, 21 Desember 2023 | 09:11 WIB

Pakar Bongkar Keunggulan Galon Guna Ulang Lebih Dibanding Galon Sekali Pakai, Mana Lebih Unggul Secara Ilmiah?

Pakar Bongkar Keunggulan Galon Guna Ulang Lebih Dibanding Galon Sekali Pakai, Mana Lebih Unggul Secara Ilmiah?

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 10:40 WIB

Terkini

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Sopir Kopaja Diduga Alami Intimidasi, BEM UI Berangkat Demo ke Bundaran HI Naik Angkot

Sopir Kopaja Diduga Alami Intimidasi, BEM UI Berangkat Demo ke Bundaran HI Naik Angkot

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat

Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:03 WIB

5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal

5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:01 WIB

1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG

1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri

Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?

Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme

Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×