Ahli Ungkap Makanan Sehat Ternyata Bisa Tetap Memiliki Rasa Enak, Begini Caranya!

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 17 Januari 2024 | 16:17 WIB
Ahli Ungkap Makanan Sehat Ternyata Bisa Tetap Memiliki Rasa Enak, Begini Caranya!
ilustrasi makanan sehat (freepik.com)

Suara.com - Berbicara mengenai makanan sehat, pasti yang tergambar bagi banyak orang adalah rasanya tidak enak. Hal ini karena makanan sehat berarti harus menghindari berbagai penyedap rasa seperti garam, gula, maupun bumbu lainnya.

Padahal, rasa sendiri menjadi salah satu unsur penting dalam makanan. Dengan rasa yang enak, seseorang akan merasa senang menyantap makanan yang disajikan. Hal ini yang sering menjadi masalah. Pasalnya, seseorang berarti harus konsumsi makanan yang tidak sehat untuk bisa merasakan kenikmatan saat makan.

Guru Besar di bidang mikrobiologi dan bioteknologi molekuler, Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M. Sc., mengatakan, selain sehat hal penting dari makanan itu yakni enak. Pasalnya, dalam mengonsumsi makanan, selain pemenuhan gizi, ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi, yakni bahagia. Hal ini didapat ketika makanan yang dikonsumsi terasa enak.

Guru Besar di bidang mikrobiologi dan bioteknologi molekuler, Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M. Sc., (Fajar/Suara.com)
Guru Besar di bidang mikrobiologi dan bioteknologi molekuler, Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M. Sc., (Fajar/Suara.com)

“Orang kalau ngomongin gizi cuma ngomongin karbohidrat protein lemak dan cuma memenuhi pemenuhannya tapi sebetulnya ada kebutuhan lain. Kalau nggak ada komponen lainnya tidak enak. Makanya jadi makanan manusia itu tidak hanya melulu sehat, tapi juga harus enak, harus membuat bahagia yang memakannya,” kata Prof Antonius dalam acara NRC Summit 2024 bersama Nutrifood, Rabu (17/1/2024).

Oleh sebab itu, fokus utama yang harus ditekankan yaitu bagaimana menciptakanan makanan tidak hanya sehat, tetapi enak. Hal ini membutuhkan teknologi yang bisa membuat makanan tetap terasa enak sekaligus sehat.

Prof. Antonius juga memberikan contoh adanya teknologi yang bisa mencacah garam menjadi lebih kecil. Hal tersebut akan membuat rasa garam menjadi lebih asin. Dengan teknologi tersebut, seseorang dapat mengurangi penggunaan garam, tetapi tetap mendapat rasa asin ketika digunakannya sedikit.

“Katakan sekarang seperti garam itu bisa kemudian kita kecilkan menjadi butiran yang kecil sehingga jumlahnya sama tetapi rasa asinnya itu menjadi lebih tinggi. Dengan begitu orang itu memakan garam jumlahnya nggak sebanyak yang seharusnya, tapi sudah terasa lebih asin demikian juga dengan pemanis. Jadi ada cara dan kita perlu teknologi yang tepat untuk membuat makanan sehat tapi juga enak,” kata Prof Antonius.

Untuk itu, pengembangan teknologi pangan ini menjadi unsur penting untuk membuat makanan menjadi enak. Menurutnya, hal ini menjadi fokus pemerintah dan tidak hanya berfokus pada kandungan gizi makanan saja.

“Jadi maksud saya itu nutrisi sendiri nggak bisa dibicarakan terbatas dari orang gizi, tetapi juga melibatkan banyak aspek teknologi pangan di dalamnya juga perlu. Terus peraturan-peraturan pemerintah juga harus mengikuti karena misalnya pemerintah tidak adaptif jadi kita bisa ketinggalan sendiri karena mestinya makan itu nggak bisa coba bergizi aja tapi harus enak jadi membuat orang bahagia,” sambungnya.

Melihat pentingnya hal ini, Nutrifood dengan Nutrifood Research Center (NRC) menggelar NRC Summit 2024. Health and Nutrition Science Manager of Nutrifood Research Center, Felicia Kartawidjajaputra, S.Si, mengatakan, ajang ini diharapkan dapat membuat penelitian yang bisa berdampak untuk masyarakat Indonesia.

“Kami berharap hasil penelitian dari NRC ini nantinya dapat berdampak untuk masyarakat Indonesia yang semakin sehat,” kata Felicia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula, yuk Coba Sekarang!

5 Cara Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula, yuk Coba Sekarang!

Your Say | Rabu, 17 Januari 2024 | 12:56 WIB

Dikeluhkan Petani Tebu soal Impor Gula, Ganjar Komit Bakal Utamakan Produk Dalam Negeri

Dikeluhkan Petani Tebu soal Impor Gula, Ganjar Komit Bakal Utamakan Produk Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 16 Januari 2024 | 06:54 WIB

Kolaborasi Mendukung Gaya Hidup Sehat Bagi Masyarakat Jakarta

Kolaborasi Mendukung Gaya Hidup Sehat Bagi Masyarakat Jakarta

Press Release | Kamis, 04 Januari 2024 | 19:00 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:45 WIB

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:51 WIB

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:09 WIB

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:45 WIB

5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing

5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:37 WIB