Sosok Yusril Ihza Mahendra 'Saingan' Tom Lembong, Tulis Lebih dari 500 Pidato untuk 3 Presiden

Chyntia Sami Bhayangkara, Elvariza Opita

Sabtu, 27 Januari 2024 | 16:51 WIB
Sosok Yusril Ihza Mahendra 'Saingan' Tom Lembong, Tulis Lebih dari 500 Pidato untuk 3 Presiden
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Kiprah Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong menuliskan sejumlah pidato ikonik untuk Presiden Joko Widodo sedang ramai diperbincangkan beberapa waktu belakangan.

Namun selain Tom Lembong, ada pula sosok Yusril Ihza Mahendra yang punya rekam jejak mentereng sebagai penulis pidato presiden. Bahkan Yusril sudah menuliskan ratusan pidato sepanjang bekerja untuk tiga presiden, yakni Soeharto, BJ Habibie, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Pengalaman saya menulis pidato presiden tidak hanya (untuk) Pak Harto. Pidato Pak Harto yang saya buat sekitar 86, pidato Pak Habibie sekitar 100-an, kemudian pidato Pak Susilo Bambang Yudhoyono itu hampir 400 saya buat,” tuturnya, dikutip dari kanal YouTube Yusril DotTV pada Sabtu (27/1/2024).


Lantas siapa sebenarnya Yusril Ihza Mahendra hingga mendapat kepercayaan menuliskan ratusan naskah pidato untuk presiden?

Profil Yusril Ihza Mahendra

Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra tiba di lokasi deklarasi dukungan Prabowo Subianto yang digelar PSI di Jakarta Theater, Selasa (24/10/2023). [Suara.com/Novian]
Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra tiba di lokasi deklarasi dukungan Prabowo Subianto yang digelar PSI di Jakarta Theater, Selasa (24/10/2023). [Suara.com/Novian]


Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., adalah seorang politisi, advokat, akademisi, sekaligus pakar hukum tata negara kelahiran Belitung Timur, 5 Februari 1956. Yusril adalah anak ke-6 dari 11 dari pasangan Idris bin Haji Zainal Abidin dan Nursiha binti Jama Sandon.

Memasuki usianya yang ke-67 tahun, Yusril merupakan salah satu tokoh publik yang bergabung di banyak kabinet pemerintahan. Hal ini tentu sejalan dengan pendidikannya yang mendalami bidang hukum.

Yusril menamatkan pendidikan menengahnya di SMA Perguruan Islam Belitung sebelum melanjutkan ke jenjang S1 Ilmu Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selain itu, Yusril juga berkuliah di S1 Ilmu Filsafat UI. Bidang filsafat ini bahkan terus ditekuninya hingga jenjang S3 di almamater yang sama.

Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra. [Suara.com/Yaumal]
Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra. [Suara.com/Yaumal]


Yusril juga pernah mengikuti program pascasarjana bidang filsafat di Graduate School of Humanities and Social Sciences, University of Punjab di Lahore, Pakistan. Yusril kemudian menerima gelar Doctor of Philosophy dalam Ilmu Politik dari Universiti Sains Malaysia di Penang, Malaysia pada tahun 1993.

baca juga

Perjalanan pendidikannya tak berhenti sampai di situ. Sebab pada tahun 1998, Yusril dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang Hukum Tata Negara oleh Universitas Indonesia. Yusril kala itu membacakan pidato pengukuhan bertajuk “Politik dan Perubahan Tafsir Konstitusi”.

Yusril memulai kariernya di bidang akademik sebagai pengajar FH UI. Lalu setelahnya Yusril mulai ditarik untuk bekerja di pemerintahan, yakni diawali dengan bergabung di Kementerian Sekretaris Negara yang kala itu dipimpin oleh Moerdiono.  Di sanalah Yusril mulai bertugas menuliskan naskah pidato untuk Soeharto, termasuk pidato pengunduran dirinya pada tahun 1998.

Ahli Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra. (Suara.com/M Yasir)
Ahli Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra. (Suara.com/M Yasir)


Yusril kemudian melanjutkan pekerjaannya di era pemerintahan BJ Habibie. Lalu di era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yusril ditunjuk untuk menjadi Menteri Hukum dan Perundang-undangan periode 1999-2001.

Yusril tetap bekerja di kabinet selepas Megawati Soekarnoputri naik menjadi presiden, yakni menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM periode 2001-2004. Setelah itu, SBY melantiknya menjadi Menteri Sekretaris Negara periode 2004-2007 dan kembali bertanggung jawab menuliskan naskah pidato presiden.

Yusril juga dikenal aktif berorganisasi sejak masih muda. Hingga kemudian Yusril ditunjuk menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ketika partai itu baru berdiri pada 17 April 1998. Sempat turun dari jabatan tersebut, Yusril lalu kembali menjadi Ketum PBB pada 26 April 2015 dan masih menjabat hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong Vs Luhut dan Bahlil soal Nikel: Tabiat Elit Politik Sibuk Urus Kepentingan Industri Dibanding Rakyat!

Tom Lembong Vs Luhut dan Bahlil soal Nikel: Tabiat Elit Politik Sibuk Urus Kepentingan Industri Dibanding Rakyat!

News | Sabtu, 27 Januari 2024 | 09:20 WIB

Biodata dan Kekayaan Luhut, Disebut Tom Lembong Pemadam Kebakaran Gibran

Biodata dan Kekayaan Luhut, Disebut Tom Lembong Pemadam Kebakaran Gibran

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 20:06 WIB

Bantah Isu Tom Lembong ke Amerika Cari Donasi, Begini Jawaban Kubu AMIN

Bantah Isu Tom Lembong ke Amerika Cari Donasi, Begini Jawaban Kubu AMIN

Kotak Suara | Jum'at, 26 Januari 2024 | 18:41 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×