Pelarangan Angkutan Logistik Makanan dan Minuman Rugikan Masyarakat, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 13 Februari 2024 | 11:50 WIB
Pelarangan Angkutan Logistik Makanan dan Minuman Rugikan Masyarakat, Kenapa?
Ilustrasi paket (unsplash.com/@rosebox)

Suara.com - Kebijakan pelarangan angkutan logistik pada saat hari-hari besar keagamaan seperti Lebaran, Natal, dan Imlek, dapat menyebabkan berhentinya aktivitas rantai pasok dari hulu ke hilir, dengan kerugian mencapai triliunan rupiah per hari.

Pakar Logistik dari Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Agus Purnomo, menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya merugikan industri atau produsen barang, tetapi juga memengaruhi supplier, manufaktur, perusahaan logistik, dan masyarakat sebagai konsumen.

Agus memberikan contoh dari industri sepatu. Proses pembuatan sepatu melibatkan banyak tahapan, dimulai dari petani karet hingga bahan mentah yang diolah menjadi bahan sepatu. Semua tahapan ini memerlukan transportasi dari perusahaan logistik.

Demikian pula, perusahaan makanan dan minuman seperti perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), membutuhkan angkutan logistik dari pabrik ke gudang penyimpanan dan konsumen. Pelarangan angkutan logistik ini juga mengakibatkan menumpuknya barang di gudang, meningkatnya biaya inventaris, dan kerugian bagi perusahaan karena hilangnya kesempatan untuk menjual barang.

Ilustrasi makanan dan minuman kadaluarsa (Pixabay/27707)
Ilustrasi makanan dan minuman (Pixabay/27707)

“Jadi, jika diberlakukan pelarangan, otomatis produk air-air galon yang ada di pabrik tidak bisa diangkut, begitu juga yang ada di gudang tidak bisa dikirim ke para konsumen,” katanya.

Selain itu, katanya, barang-barang yang mau dikirim juga menumpuk di gudang. Akibatnya, manufaktur menjadi rugi. “Kenapa? Karena dia hilang kesempatan untuk menjual barang. Begitu juga barang yang disimpan di gudang juga inventory cost-nya jadi meningkat. Jumlah barang di channel distribution juga kosong, akibatnya perusahaan mengalami kerugian,” ungkapnya.

Akibatnya, lanjut Agus, customer saat mau membeli barang tidak ada. Customer juga rugi. Pemerintah juga rugi karena kehilangan pajak dari aktivitas logistik. “Jadi, rantai pasok ini rugi semua dari hulu sampai ke hilir. Kenapa? Karena ada satu kegiatan yang mengalirkan barang ini berhenti, bukan hanya dari supplier sampai ke customer, tapi ada aliran balik yang kita sebut sebagai reverse logistic juga berhenti,” pungkasnya.

Ketidakmampuan memindahkan barang juga berdampak pada customer yang tidak dapat membeli barang, menyebabkan kerugian bagi pemerintah karena kehilangan pajak, serta menghentikan aliran balik dalam rantai pasok yang disebut reverse logistics.

Agus menyarankan agar angkutan logistik tetap diizinkan beroperasi dengan pengaturan waktu tertentu, seperti operasi pada malam hari atau menggunakan jalan non-tol jika jalan tol terlalu padat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Golput! Ini 10 Promo Diskon Makanan dan Minuman saat Pemilu: Kuliner Seharian

Jangan Golput! Ini 10 Promo Diskon Makanan dan Minuman saat Pemilu: Kuliner Seharian

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 17:35 WIB

10 Promo Diskon Makanan dan Minuman Event Hari Natal, Ada Uniqlo Sampai Hokben

10 Promo Diskon Makanan dan Minuman Event Hari Natal, Ada Uniqlo Sampai Hokben

Lifestyle | Senin, 25 Desember 2023 | 12:13 WIB

5 Makanan dan Minuman yang Bisa Turunkan Asam Urat, Salah Satunya Teh Hijau

5 Makanan dan Minuman yang Bisa Turunkan Asam Urat, Salah Satunya Teh Hijau

Your Say | Sabtu, 04 November 2023 | 10:21 WIB

Terkini

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

×