Anak Vincent Rompies dan Gengnya Jadi Pelaku Bullying, Benarkah Karena Salah Pengasuhan?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 21 Februari 2024 | 16:10 WIB
Anak Vincent Rompies dan Gengnya Jadi Pelaku Bullying, Benarkah Karena Salah Pengasuhan?
Vincent Rompies. [Instagram]

Suara.com - Ramai anak Vincent Rompies terkait kasus perundungan di Binus School Serpong bersama teman-temannya ini membuat host Tonight Show tersebut banjir hujatan. Vincent Rompies kini dicibir tak bisa mengasuh anak sehingga menjadi pelaku perundungan atau bullying kepada juniornya itu.

Meski demikian, tidak sedikit juga membela kalau perilaku anaknya itu bukan sepenuhnya salah Vincent Rompies. Pasalnya, perilaku bullying yang dilakukan putranya dan teman-temannya ini terjadi karena berbagai faktor.

Menjelaskan hal ini, Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi. menjelaskan, anak yang menjadi pelaku bullying ini bisa terjadi karena faktor pengasuhan orang tuanya saja. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor di antaranya sebagai berikut.

Presenter Vincent Rompies (Instagram/vincentrompies)
Presenter Vincent Rompies (Instagram/vincentrompies)

1. Merasa lebih kuat

Pelaku bullying bisa terjadi karena faktor posisi. Mereka biasanya memiliki posisi yang lebih kuat atau tinggi sehingga merasa berkuasa akan orang lain.

2. Melihat tindakan bullying

Anak bisa menjadi pelaku bullying karena melihat aksi tersebut. Anak bisa merasa kalau melakukan hal tersebut dapat menunjukkan kedudukannya. Ketika ia lebih berkuasa, mereka akan merasa jauh lebih keren.

“Memiliki pengalaman baik menyaksikan, ataupun mengalami terkait perlakuan semena-semana dari orang lain yang status atau kedudukannya lebih rendah. Atau sebaliknya perlakuan spesial berbeda terhadap orang yang lebih senior atau punya status lebih tinggi dimaknai sebagai sesuatu yang ‘keren’,” ungkap Veronica saat dihubungi Suara.com, Selasa (20/2/2024).

3. Pernah menjadi korban

baca juga

Anak dapat menjadi pelaku bullying karena dirinya adalah korban. Ia memiliki pengalaman buruk sebagai korban. Hal ini membuatnya mengambil langkah ekstrem untuk melakukan hal yang sama dan merasa lebih kuat serta berkuasa.

4. Ingin menjadi bagian dari kelompok

Anak menjadi pelaku bullying bisa terjadi karena ingin menjadi bagian dari suatu kelompok. Ia ingin menjadi bagian dari kelompok tertentu sehingga rela melakukan bullying kepada orang lain.

5. Solidaritas

Faktor lainnya anak menjadi pelaku bullying yakni karena bentuk solidaritas. Hal ini karena lingkungan pertemanannya melakukan hal tersebut. Oleh sebab itu, anak tersebut merasa harus melakukan hal serupa sebagai bentuk solidaritasnya.

“Menilai kelompok sebagian ‘keluarga atau brotherhood; sehingga sebagai bagian dari solidaritas, merasa harus ikut terlibat melakukan apa yang dilakukan oleh kelompok,” jelas Veronica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bullying Siswa Binus School Serpong Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Bullying Siswa Binus School Serpong Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka!

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 15:04 WIB

Anak Lakukan Perundungan, Vincent Rompies Kecam Aksi Bullying di Sekolah: Katrok Banget!

Anak Lakukan Perundungan, Vincent Rompies Kecam Aksi Bullying di Sekolah: Katrok Banget!

Your Say | Rabu, 21 Februari 2024 | 14:26 WIB

Ingat Lagi Ucapan Vincent Rompies soal Bebaskan Kenakalan Anak: Gue Didik dengan Syarat

Ingat Lagi Ucapan Vincent Rompies soal Bebaskan Kenakalan Anak: Gue Didik dengan Syarat

Entertainment | Rabu, 21 Februari 2024 | 14:31 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×