Jejak Karier Militer Prabowo Subianto, Dulu Diberhentikan Kini Dapat Penghargaan Bintang 4 Dari Presiden Jokowi

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 28 Februari 2024 | 14:56 WIB
Jejak Karier Militer Prabowo Subianto, Dulu Diberhentikan Kini Dapat Penghargaan Bintang 4 Dari Presiden Jokowi
Prabowo Subianto semasa masih aktif di militer. (Foto: Ist)

Suara.com - Prabowo Subianto kini punya pangkat baru  berupa Jenderal TNI Kehormatan bintang 4. Pangkat itu diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (28/2/2024) dengan disaksikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri Tahun 2024.

Jokowi memberikan kenaikan pangkat secara istimewa kepada Menhan Prabowo Subianto sesuai Keppres Nomor 13/TNI/Tahun 2024 tanggal 21 Februari 2024 tentang Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa berupa Jenderal TNI Kehormatan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto pensiun sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) dengan pangkat Letnan Jenderal (LetJen) dengan tanda pangkat bintang 3. Pangkat itu berada satu tingkat di bawah Jenderal. 

Prabowo menghabiskan waktunya selama 23 tahun sebagai prajurit aktif TNI. Namun, dia terpaksa pensiun dini saat baru berusia 47 tahun pasca terjadi kerusuhan Mei 1998. Meski begitu, perjalanan karir militer Prabowo tetap menarik untuk dikulik. Berikut rangkumannya.

Lulus Dari Akademi Militer

Viral Foto Lawas Prabowo Subianto: Cara Duduknya Kalahkan Duduk Vincent [Twitter]
Viral Foto Lawas Prabowo Subianto: Cara Duduknya Kalahkan Duduk Vincent [Twitter]

Prabowo lulus dari Akademi Militer (akmil) TNI Angkatan Darat pada 1974 sebagai Letnan Dua dari AKABRI Darat di Magelang. Dua tahun kemudian, dia bertugas di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), pasukan khusus Angkatan Darat pada saat itu, hingga tahun 1985. 

Baru setahun bertugas di Kopassandha, Prabowo diminta jadi komandan pleton dalam operasi Tim Nanggala di Timor Timor. Saat itu usianya baru 26 tahun, menjadikan Prabowo sebagai salah satu komandan pleton paling muda. Dalam tugas itu, dia berperan besar untuk memimpin misi penangkapan Nicolau dos Reis Lobato, pemimpin Fretilin yang ketika Operasi Seroja menjabat sebagai Perdana Menteri. 

Terlibat Dalam Misi-Misi Besar 

Pada 1985, Prabowo menjadi wakil komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328, pasukan para raider di Kostrad. Tak berselang lama pada 1991, ia menjabat sebagai kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 yang bermarkas di Cijantung. 

Prabowo yang saat itu telah berpangkat letnan kolonel dan terlibat dalam operasi pemburuan serta penangkapan Xanana Gusmao, salah satu tokoh pemimpin gerilyawan Fretilin.

Pada 1993, Prabowo kembali ke pasukan khusus, kini dinamakan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pada tahun itu, Prabowo diangkat menjadi komandan Grup 3/Sandhi Yudha, salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus. Ia seterusnya menjabat sebagai wakil komandan komando dan komandan komando, di bawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Agum Gumelar dan Brigadir Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo.

Naik Pangkat dan Terlibat Dalam Penanganan Demo 1998

Prabowo diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, jabatan yang juga pernah diisi oleh ayah mertuanya kala itu Presiden Soeharto. Prabowo diangkat pada Mei 1998, hanya beberapa hari setelah MPR menetapkan kembali Soeharto sebagai Presiden RI. 

Sebagai Panglima Kostrad atau Pangkostrad, Prabowo meminta izin kepada Panglima Angkatan Bersenjata saat itu Jenderal Wiranto untuk menggerakkan pasukan cadangannya dari luar Jakarta untuk bantu meredam kerusuhan Mei 1998 yang menyebabkan hilangnya sejumlah aktivis.

Namun, akibat kejadian itu pula, Prabowo diberhentikan sebagai prajurit TNI oleh Presiden Habibie yang baru menggantikan Soeharto. Dicopotnya Prabowo pada saat itu masih menjadi kontroversi hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Beri Selamat Prabowo Berpangkat Bintang 4, Malah Dirujak Warganet

Fahri Hamzah Beri Selamat Prabowo Berpangkat Bintang 4, Malah Dirujak Warganet

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:53 WIB

Momen Ibu Gibran Panik dan Panggil Paspampres Gegara Ada yang Beda di Wajah Jokowi

Momen Ibu Gibran Panik dan Panggil Paspampres Gegara Ada yang Beda di Wajah Jokowi

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:49 WIB

Ngaku Kesulitan Cari Pasokan Beras, Jokowi: Banyak Negara Produsen Menahan Diri

Ngaku Kesulitan Cari Pasokan Beras, Jokowi: Banyak Negara Produsen Menahan Diri

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:48 WIB

Terkini

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:42 WIB

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB