Melanie Subono Curhat Perjuangan Jadi Aktivis Perempuan, Sudah Terasah Sejak Kecil

Selasa, 05 Maret 2024 | 14:54 WIB
Melanie Subono Curhat Perjuangan Jadi Aktivis Perempuan, Sudah Terasah Sejak Kecil
Melanie Subono. (Instagram/@melaniesubono)

Suara.com - Seniman Melanie Subono banyak bercerita tentang perjuangannya selama menjadi aktivis perempuan ketika datang ke kantor suara.com di Kuningan, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024). Dikenal kritis dalam menyikapi berbagai isu, Melanie mengungkap potret kondisi perempuan Indonesia saat ini menurut pandangannya. 

Cucu mantan Presiden BJ Habibie itu melihat kalau kondisi keberdayaan perempuan Indonesia saat ini sebenarnya jalan di tempat. Melanie menganalogikan kondisi itu seperti orang yang sedang olahraga di treadmill. 

Melanie Subono. (Suara.com/Lilis Varwati)
Melanie Subono. (Suara.com/Lilis Varwati)

"Olahraga di treadmill itu kan kayaknya lari atau jalan sampai berkilo-kilo, tapi padahal masih di situ juga. Maju dan mundur sehingga menurut gua jalan di tempat. Banyak perempuan gak bisa lakukan banyak hal. Kayak gitu gue lihatnya sekarang," kata melanie.

Meski setiap tahun ada perayaan Hari Perempuan Internasional yang dirayakan setiap 8 Maret, serta ada Hari Kartini, menurut Melanie, kedua hari itu sekadar perayaan seremonial. Namun, hanya sedikit orang yang benar-benar konsisten melakukan tindakan aktivisme sepanjang tahun. 

Itu pula alasannya, Melanie enggan mengiyakan ajakan untuk turut serta hadir dalam perayaan Hari Perempuan Internasional tahun ini.

"Gue banyak ketemu orang di situ, manggung, orasi di situ. Tapi ya udah gue akan ketemu lagi sama orang itu pas tahun depan perayaan lagi, jadi kayak selebrasi doang. Ada juga yang memang terus berjuang buat hak perempuan, tapi laling dari seribu cuma 200 orang," tuturnya.

Tindakan aktivisme sendiri memang bukan hal baru bagi Melanie. Tidak hanya tentang isu perempuan, pelantun lagu Kita Kawan Bukan Lawan itu mengatakan kalau dirinya juga sering vokal mengenai berbagai isu lainnya. Seperti HAM, perlindungan hewan, politik, sampai perempasan lahan. 

Melanie merasa daya pikir kritisnya itu memang sudah terasah sejak dia masih anak-anak.  

"Yang gua ingat pertama kali kayaknya dari kecil udah cukup concern sama sesuatu kalau hal itu gak adil. Gue bisa nih kalau lagi jalan sama keluarga lihat esuatu gak seharusnya bisa 'kok ini begini sih', entah apa pun isunya. Mulai bertambahnya umur, mulai ketemu banyak aktivis," cerita Melanie.

Baca Juga: Putri Ariani Dicuekin saat Manggung di Jogja, Melanie Subono Beri Sindiran Pedas

Alih-alih membahas isu perempuan, Melanie merasa kalau dia sebenarnya lebih banyak berbicara mengenai isu hak asasi manusia (HAM). Hanya saja, kebanyakan korban HAM yang dia bantu rata-rata juga perempuan. Dia mengaku banyak belajar tentang isu tersebut dari istri mendiang Munir, Suciwati. 

"Mentor perempuan pertama buat gue itu mba Suci (Suciwati Munir). Jadi gue gak inget kapan spesifik pertama kali ngomongin soal perempuan," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI