Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat Setelah Idul Fitri: Sejarah, Makna, Tanggal Perayaan

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 16 April 2024 | 18:02 WIB
Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat Setelah Idul Fitri: Sejarah, Makna, Tanggal Perayaan
Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat Setelah Idul Fitri: Sejarah, Makna, Tanggal Perayaan (pexels/Zuraisham Salleh)

Suara.com - Baru saja kita melalui momen penuh kegembiraan, perayaan Idul Fitri bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Namun, perayaan serupa masih menanti bagi sebagian besar umat Islam di Pulau Jawa, yakni perayaan Lebaran Ketupat.

Apa itu Lebaran Ketupat, dan mengapa ia begitu istimewa? Lebaran Ketupat, meski tidak secara eksplisit disebutkan dalam Al Quran atau dirayakan oleh Nabi Muhammad SAW, tetap menjadi bagian penting dalam kalender perayaan umat Islam di Pulau Jawa. Biasanya, perayaan ini berlangsung sepekan setelah Idul Fitri.

Sejarah Lebaran Ketupat

Sejarah Lebaran Ketupat memiliki akar yang dalam dalam perpaduan antara budaya Jawa yang kaya dan ajaran Islam yang mendalam. Tradisi ini, meski tidak tercatat dalam Al Quran atau praktik Nabi Muhammad SAW, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan umat Islam di Pulau Jawa, khususnya.

Tokoh penyebar Islam di Jawa, Sunan Kalijaga menjadi salah satu memainkan peran penting dalam memperkenalkan tradisi Lebaran Ketupat. Ia menggabungkan simbolisme budaya Jawa dengan nilai-nilai Islam, menciptakan sebuah perayaan yang mengakar kuat dalam masyarakat Jawa.

Makna Lebaran Ketupat

Lebaran Ketupat bukan sekadar perayaan, melainkan juga sebuah simbol yang sarat akan makna. Kata "ketupat" sendiri merujuk pada empat tindakan penting: lebaran (berakhirnya bulan Ramadan), luberan (berbagi rezeki), leburan (menghilangkan dosa dengan meminta dan memberi maaf), dan laburan (menjaga kejernihan lahir dan batin).

Tradisi ini mengajarkan pentingnya penyucian diri, saling memaafkan, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Ketupat sebagai objek fisik juga menyimpan makna filosofis yang mendalam, menjadi simbol harapan akan petunjuk Allah dalam menjalani kehidupan.

Kapan Ketupat Lebaran 2024?

Bagi masyarakat Jawa, Lebaran Ketupat merupakan momen yang dinantikan setiap tahunnya. Pada tahun 2024, perayaan ini jatuh pada tanggal 8 Syawal, sepekan setelah Idul Fitri atau tepatnya pada Kamis, 18 April 2024. Di tengah keramaian pembuatan ketupat, persiapan makanan bersama, dan saling memaafkan, makna yang terkandung dalam tradisi ini tetap terjaga, mengingatkan kita akan pentingnya kesucian hati dan solidaritas antar sesama.

Dengan demikian, Lebaran Ketupat bukan hanya menjadi perayaan tradisional semata, melainkan juga sebuah ajakan untuk menjaga nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan ketulusan dalam menjalani kehidupan.
Tradisi yang telah bertahan hingga kini, menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya dan spiritual umat Islam di Pulau Jawa.

Nah, itulah penjelasan mengenai sejarah lebaran ketupat, makna hingga kapan lebaran ketupat 2024 tahun ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Versi Doa Halal Bihalal Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

6 Versi Doa Halal Bihalal Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Religi | Selasa, 16 April 2024 | 17:33 WIB

Absen Empat Tahun, Sri Sultan HB X Kembali Gelar Open House Idul Fitri

Absen Empat Tahun, Sri Sultan HB X Kembali Gelar Open House Idul Fitri

Video | Selasa, 16 April 2024 | 13:05 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×