Ingin Anak Anteng Tanpa Bantuan Gadget? Simak Tips dari Psikolog Berikut

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 23 April 2024 | 16:55 WIB
Ingin Anak Anteng Tanpa Bantuan Gadget? Simak Tips dari Psikolog Berikut
Ilustrasi anak main gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam proses pengasuhan, orang tua kerap kali memberikan gadget kepada anak dengan tujuan agar bisa tenang sejenak. Namun, penggunaan gadget kepada anak harus diberikan secara ketat, terutama saat masih usia balita.

Psikolog Anak dan Remaja Mutia Aprilia bahkan menegaskan kalau anak usia 2 tahun pertama sebaiknya dijauhkan dari gadget apa pun.

"Anak usia 2 tahun pertama harusnya steril dulu dari gadget, mau TV, ponsel, jangan dulu. Walaupun kadang butuh waktu supaya anak anteng ketika orang tua sibuk, tapi ketika 2 tahun pertama sebaiknya steril dulu," kata Mutia saat Media talk RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) di Kementerian PPPA, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Mutia masih membolehkan bila anak usia di bawah dua tahun diajak melakukan video call. Meski begitu, itu pun tidak boleh terlalu lama dan sering dilakukan.

"Kenapa begitu? Karena anak masih dalam masa belajar bicara. Kalau misal anak masih belajar bicara terus diinterupsi, dikasih gadget, kelamaan bisa jadi speach delay. Ini kasusnya banyak sekali," imbuhnya.

Diakui Mutia, ada kalanya orang tua perlu waktu sendiri lebih banyak sehingga membiarkan anak anteng dengan gadget. Karenanya, dia menyarankan, agar orang tua lebih kreatif dalam mencarikan aktivitas lain untuk anak.

"Biasanya anak-anak, apalagi usia 0-2 tahun, dikasih benda aneh sedikit saja, misal anak saya waktu salat Id kemarin, saya kasih botol isi daun-daunan sudah anteng. Jadi sebenarnya, jadi orang tua harus berpikir ekstra untuk sediakan apa pengganti gadget. Jadi itu sebenarnya bisa dilakukan," jelasnya.

Setelah usia di atas 2 tahun, anak boleh saja dikenalkan dengan gadget. Akan tetapi, Mutia menegaskan untuk tetap diberikan batasan waktu. Sehingga, anak tidak kebablasan hanya sibuk dengan gadget.

"Anak zaman sekarang gen alpha memang sangat lekat dengan adanya gadget. Kita pun sebagai orang tua gak bisa selamanya menjauhkan gadget, karena meski banyak negatif, tapi banyak juga positifnya. Bahkan keperluan pendidikan juga ada yang mewajibkan anak bawa gadget tertentu," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Tua Harus Waspada, Apa Saja yang Diserap Anak dari Menonton Gadget?

Orang Tua Harus Waspada, Apa Saja yang Diserap Anak dari Menonton Gadget?

Your Say | Selasa, 02 Januari 2024 | 16:39 WIB

6 Tips Kegunaan Gadget Aman untuk Anak

6 Tips Kegunaan Gadget Aman untuk Anak

Tekno | Selasa, 26 Desember 2023 | 12:25 WIB

Berkaca pada Kasus Bunuh Diri di Pekalongan, Dampak Buruk Gadget bagi Anak

Berkaca pada Kasus Bunuh Diri di Pekalongan, Dampak Buruk Gadget bagi Anak

Your Say | Sabtu, 25 November 2023 | 11:43 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×