Orang Tua Jangan Dulu Putus Asa, Ini Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis Berdasarkan Saran Dokter

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 26 April 2024 | 08:50 WIB
Orang Tua Jangan Dulu Putus Asa, Ini Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis Berdasarkan Saran Dokter
ilustrasi Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis (Unsplash/Avi Richards)

Suara.com - Memiliki anak dengan kondisi autis pastilah bukan hal yang mudah diterima oleh orang tua. Sebab, anak autis sudah pasti memiliki kondisi yang berbeda dengan anak normal karena adanya gangguan fungsi sosial dan komunikasi. Meski begitu, orang tua jangan dulu putus asa.

Dokter spesialis anak konsultan neurologi Prof Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K)., mengatakan bahwa anak autis tetap bisa tumbuh kembang bahkan bekerja seperti anak normal. Meski autis memang tidak bisa disembuhkan, akan tetapi gejalanya bisa diminimalisir asalkan anak mendapatkan penanganan dengan tepat sejak dini.

"Kalau dia cepat didiagnosis, sekarang usia 18 bulan sudah bisa, kemudian dapat terapi yang tepat, itu sebagian besar 75 sampai 85 persen hasilnya bagus, bisa ngomong. Orang selalu bilang autis gak bisa sembuh, memang, tapi bisa tidak terlihat gejalanya asalkan dia diterapi," kata prof Hardiono saat konferensi pers Special Kids Expo (SPEKIX) 2024 di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Anak autis yang dapat terapi dengan tepat sejak kurang dari dua tahun, kata Prof. Hardiono, kemungkinan bisa tumbuh kembang secara normal dan mendapatkan pendidikan seperti anak pada umumnya. Dengan begitu, anak autis pun bisa bekerja seperti yang lainnya.

Prof. Hardiono menyarankan, anak autis akan cocok bila bekerja pada suatu aktivitas yang sifatnya rutin. Karena anak autis cenderung memiliki fokus berlebihan terhadap satu aktivitas tertentu. Itu sebabnya, biasanya anak autis akan mengulang tindakan yang sama dalam waktu lama.

"Kalau anak autis bekerja di suatu hal yang rutin, hasilnya akan bagus. Kemudian kalau IQ bagus, kerja luar biasa nggak ada capeknya, kerjanya bagus tapi dia harus merasa senang, jangan dikasih yang tidak senang," saran Prof. Hardiono.

Untuk membantu anak autis bisa berdaya dan mampu bekerja, pemerintah melalaui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kian menggalakkan lembaga sertifikasi profesi khusus penyandang disabilitas, termasuk autis.

Plt. Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Aswin Wihdiyanto mengatakan bahwa sertifikasi tersebut diberikan melalui sekolah luar biasa (SLB).

"Kalau sejak dulu dikenal ada standar kompetensi kerja nasional, prinsipnya itu sama. Hanya saja disebut standar kompetensi kerja khusus. Standarnya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan juga di-match dengan kebutuhan di lapangan. Sehingga nanti masuk ke dunia kerja bisa ikut eksis," kata Aswin.

baca juga

Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih ada kesenjangan dalam mendapatkan pendidikan dan kesempatan kerja, khususnya bagi tenaga kerja dengan disabilitas termasuk penyandang autisme.

Berdasarkan data dari sistem wajib lapor Kementerian Ketenagakerjaan, dari 440 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja mencapai sekitar 237 ribu orang, hanya sekitar 2.851 orang atau sekitar 1,2 persen yang merupakan tenaga kerja disabilitas berhasil ditempatkan dalam sektor formal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Demi Bikin Konten Mundur Wir untuk Sindir Capres, 2 Wanita Ini Senggol Anak Autis?

Miris! Demi Bikin Konten Mundur Wir untuk Sindir Capres, 2 Wanita Ini Senggol Anak Autis?

News | Kamis, 08 Februari 2024 | 17:57 WIB

Resensi Novel Tiga Balerina, Perjuangan Memiliki Anak Autis

Resensi Novel Tiga Balerina, Perjuangan Memiliki Anak Autis

Your Say | Kamis, 02 November 2023 | 09:20 WIB

Walk The Line, Menyelami Kehidupan Seorang Pengasuh Anak Autis

Walk The Line, Menyelami Kehidupan Seorang Pengasuh Anak Autis

Your Say | Rabu, 25 Oktober 2023 | 07:54 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×