Guru Harus Kreatif, Ini Metode Belajar yang Bikin Siswa Lebih Semangat di Kelas

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 06 Mei 2024 | 09:05 WIB
Guru Harus Kreatif, Ini Metode Belajar yang Bikin Siswa Lebih Semangat di Kelas
Ilustrasi anak belajar di kelas (pexels.com/RODNAE-Productions)

Suara.com - Di zaman serba modern, metode belajar siswa bisa lebih beragam, termasuk dengan memanfaatkan gadget dan melibatkan permainan atau game saat belajar.

Analisis 16 penelitian yang melibatkan 2.070 peserta menemukan game tanya jawab menggunakan gadget terbukti berdampak positif yang signifikan terhadap pembelajaran siswa. Efek ini bisa dirasakan baik oleh siswa SD, SMP, SMA, maupun perguruan tinggi.

"Melalui pembelajaran berbasis permainan, kami telah melihat secara langsung bagaimana motivasi, keterlibatan, serta pembelajaran kolaboratif berkembang, pada dasarnya meningkatkan pengalaman pendidikan. Manfaat positif dari game membuat belajar tidak hanya efektif, tapi juga menyenangkan," ujar CEO Kahoot, kata Eilert Hanoa melalui keterangan yang diterima suara.com, Senin (6/5/2024).

Berikut ini 4 manfaat game di gadget untuk belajar siswa yang bisa jadi pilihan pengajar maupun orang tua:

1. Membentuk motivasi siswa di kelas

Bagi guru yang merasa bosan dan sulit mengajar di kelas, maka tidak ada salahnya menggunakan fitur tanya jawab di game yang akan membuat belajar di kelas menjadi lebih dinamis dan menarik. Melalui sistem poin dan papan peringkat, game bisa memotivasi siswa untuk bersaing dan menjadi pemenang.

Selain itu, belajar menggunakan game bisa memberikan, rasa fulfillment dan meningkatkan semangat mereka untuk belajar.

2. Siswa jadi lebih terlibat

Saat para siswa termotivasi, kelas pun akan menjadi semakin ramai dan seru. Format game yang interaktif dapat mendorong siswa untuk saling menyemangati atau memperdebatkan jawaban sehingga meningkatkan keterlibatan siswa, terutama dalam ice breaking atau saat membuka diskusi.

baca juga

Selain itu, laporan secara real-time yang disediakan game dapat memperlihatkan sejauh mana pemahaman siswa sehingga membantu tenaga pendidik dalam menyempurnakan materi pembelajaran.

3. Melatih kolaborasi tim

Game tanya jawab tidak hanya membuat belajar menjadi menyenangkan, tetapi juga mendorong kolaborasi yang efektif dalam tim. Platform game ini menawarkan berbagai mode yang lebih dari sekedar kompetisi antar individu.

Selain berkompetisi, siswa juga dapat bekerja sama dalam tim untuk menjawab pertanyaan dan menyelesaikan tantangan. Hal ini dapat melatih keterampilan komunikasi dan problem-solving siswa, dan menjadi fondasi kerja sama yang efektif untuk mencapai tujuan bersama.

4. Menambahkan kesenangan saat belajar

Komponen-komponen gamifikasi dan interaktif membuat belajar menjadi sangat menyenangkan. Selain membuat belajar menjadi menarik, fitur-fitur di game juga secara signifikan dapat meningkatkan kesenangan siswa melalui kuis real-time yang membuat tes atau ujian menjadi terasa seperti permainan yang menyenangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Ciri-ciri Pemain Toksik di Mobile Legends, Segera Hindari!

5 Ciri-ciri Pemain Toksik di Mobile Legends, Segera Hindari!

Tekno | Senin, 06 Mei 2024 | 08:55 WIB

Kecanduan Game, Pastor Curi Uang Gereja Rp 600 Jutaan Buat Main Candy Crush

Kecanduan Game, Pastor Curi Uang Gereja Rp 600 Jutaan Buat Main Candy Crush

Tekno | Minggu, 05 Mei 2024 | 18:05 WIB

3 Hero Early Game Kuat dan Mematikan, OP untuk Push Rank Mobile Legends

3 Hero Early Game Kuat dan Mematikan, OP untuk Push Rank Mobile Legends

Tekno | Sabtu, 04 Mei 2024 | 13:37 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×