Mahalini Jalani Mepamit untuk Jadi Mualaf Sebelum Menikah, Ini Syarat dan Tata Cara Masuk Islam yang Benar

Senin, 06 Mei 2024 | 13:30 WIB
Mahalini Jalani Mepamit untuk Jadi Mualaf Sebelum Menikah, Ini Syarat dan Tata Cara Masuk Islam yang Benar
Potret Mahalini Jalani Adat Mepamit (Instagram/@axioo)

Suara.com - Mahalini Raharja dipastikan memeluk agama islam sebelum menikah dengan Rizky Febian. Untuk itu, ia pun menjalani tradisi mepamit di Bali sebelum menikah.

Calon mertua Mahalini, komedian Entis Sutisna alias Sule, mengatakan bahwa prosesi mepamit yang dijalani Mahalini merupakan tradisi berpamitan kepada leluhur dan keluarga, dan jadi salah satu prosesi Mahalini untuk pindah agama dari Hindu ke Islam.

"Alhamdulillah, guys, semua sudah selesai jadiin tuh acara mepamit, pamitan dari keluarga dan juga leluhurnya Lini, bahwasanya Lini akan berpindah agama," ujar Sule di kanal YouTube SL Media, dikutip suara.com, Senin (6/5/2024).

Sule juga memastikan Mahalini sudah mendapat restu dari keluarga untuk berpindah keyakinan sebelum melakukan prosesi ijab kabul di Jakarta.

"Lini sudah diizinkan dan sudah diperbolehkan untuk menikah secara agama kami nanti di Jakarta, terima kasih buat semuanya, ya," pungkasnya.

Meski sudah menjalani tradisi mepamit di Bali pada Minggu, 5 Mei 2024 kemarin, namun tidak sedikit netizen yang mengingatkan pentingnya proses membaca dua kalimat syahadat saat mualaf.

Namun, proses Mahalini mengucapkan dua kalimat syahadat tidak diperlihatkan lebih jauh. Meski begitu, tidak sedikit publik yang meyakini, jika Mahalini sudah mengucapkan syahadat jauh sebelum proses mepamit dilakukan.

Sementara itu, melansir NU Online, setidaknya ada 3 cara dan syarat masuk islam yang perlu dilakukan, di antaranya sebagai berikut:

1. Membaca dua kalimat syahadat dan meyakini di dalam hati akan keesaan Tuhan dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT.

Baca Juga: Ekspresi Calon Istri Rizky Febian Dengar Anak Sule Ucap: Kita Mau Makan Babi Guling

2. Melakukan mandi yang menurut sebagian ulama diwajibkan namun ulama lain menilai sebagai kesunahan saja.

3. Diwajibkan untuk salat lima waktu dan mengerjakan kewajiban lainnya.

Penjelasan ini sesuai dengan pemaparan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Kitab Al-Ghunyah, yang menyebut bahwa orang yang masuk Islam itu harus benar-benar meyakini melepas dari agamanya yang lain. Ditambah harus ada keyakinan sungguhan di dalam hati adanya keesaan Allah SWT sebagai Tuhan dan tidak ada selain itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI