Sarwendah Buka-Bukaan Soal Perilaku Silent Treatment yang Rusak Hubungan, Separah Itu?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 20 Mei 2024 | 14:32 WIB
Sarwendah Buka-Bukaan Soal Perilaku Silent Treatment yang Rusak Hubungan, Separah Itu?
Artis Sarwendah (Instagram/sarwendah29)

Suara.com - Kehidupan rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu tengah menjadi perhatian publik, bahkan beredar kabar bahwa mereka telah pisah rumah. Hal ini membuat banyak netizen mengamati dengan cermat setiap gerakan Sarwendah di media sosial.

Dalam postingan terbaru di akun Instagramnya, Sarwendah mengunggah cuplikan video dari akun YouTube miliknya. Dalam video itu membahas tentang silent treatment dalam hubungan.

"Silent treatment itu lebih dapat merusak hubungan kamu," ungkap Sarwendah.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan silent treatment itu? Dan mengapa bisa merusak hubungan?

Dilansir dari silent treatment adalah tindakan menahan komunikasi. Ini adalah perilaku diam yang umum, bisa disengaja atau tidak. Bagi sebagian orang, ini adalah mekanisme penanggulangan. Bagi yang lain, ini adalah cara untuk menimbulkan kerugian.

Penelitian menunjukkan bahwa sistem saraf simpatik kita bereaksi ketika kita mengira ikatan sosial sedang terancam. Korteks cingulate anterior dorsal kita – wilayah otak kita yang bertanggung jawab untuk memproses rasa sakit – menyala. Sederhananya, diabaikan atau ditolak itu menyakitkan.

Secara keseluruhan, silent treatment adalah perilaku yang menunjukkan buruknya kemampuan komunikasi, penyelesaian konflik, dan pengaturan emosi.

Karena silent treatment dapat terjadi karena berbagai alasan – dan dapat dimotivasi oleh tujuan yang berbeda – hal ini dapat berdampak pada seseorang dalam berbagai cara.

Banyak orang mengalami frustrasi (atau bahkan kemarahan) karena kebutuhan emosional mereka tidak terpenuhi. Bagi sebagian orang, terutama orang-orang yang suka menyenangkan orang lain dan individu yang memiliki riwayat trauma, silent treatment-diam bisa menjadi hal yang menakutkan.

baca juga

Dalam kasus lain, seorang psikolog bernama Kia-Rai Prewitt, PhD, Prewitt mengatakan bahwa silent treatment-diam dapat mengganggu stabilitas.

“Hal ini dapat menyebabkan banyak kebingungan dan keraguan diri. Anda mungkin mempertanyakan diri sendiri, terutama jika Anda tidak tahu mengapa Anda mendapat silent treatment-diam.”

Dalam situasi tersebut, seseorang mungkin mulai mempertanyakan tindakannya sendiri atau menjadi sangat waspada untuk mencari tahu apa yang salah dengan dirinya. Orang lain mungkin merasa kecewa ketika menyadari bahwa mereka telah menerima perilaku yang tidak dapat diterima.

Mengambil waktu untuk mengevaluasi perasaan Anda adalah langkah penting. Setelah memahami bagaimana perasaan Anda akibat perlakuan diam tersebut, Anda dapat memutuskan tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Artis Ini Ungkap Penyebab Ruben Onsu Pingsan sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Artis Ini Ungkap Penyebab Ruben Onsu Pingsan sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 14:17 WIB

Tak Temani Suami Di Rumah Sakit, Sarwendah Tak Tahu Kapan Ruben Onsu Boleh Pulang

Tak Temani Suami Di Rumah Sakit, Sarwendah Tak Tahu Kapan Ruben Onsu Boleh Pulang

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 13:39 WIB

Ruben Onsu Dehidrasi Hingga Pingsan: Jangan Anggap Sepele, Bisa Berujung Kematian

Ruben Onsu Dehidrasi Hingga Pingsan: Jangan Anggap Sepele, Bisa Berujung Kematian

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 13:21 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×