Konten Kreator Kritisi Tapera, Sebut Ada Hal-Hal yang Lebih Mendesak Buat Diurus!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 02 Juni 2024 | 10:43 WIB
Konten Kreator Kritisi Tapera, Sebut Ada Hal-Hal yang Lebih Mendesak Buat Diurus!
Ilustrasi Tapera (Freepik)

Suara.com - Konten Kreator Biasalah Anak Muda ikut mengkritisi rencana pemerintah menerapkan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Alih-alih memaksa masyarakat menabung, konten kreator ini sarankan pemerintah selesaikan masalah yang lebih penting, yaitu mafia tanah, manipulasi properti, hingga pengawasan rumah subsidi.

Dalam akun Instagramnya @biasalahanakmuda, sang kreator menilai tidak heran jika masyarakat tidak bisa mempercayakan uangnya kepada pemerintah. Ini karena Indonesia dihadapkan pada krisis properti, tapi solusi yang bisa diberikan pemerintah hanya dipaksa menabung.

Apalagi selain uang Tapera bisa digunakan untuk membeli rumah, tapi bisa juga uang dikembalikan dalam bentuk simpanan, lengkap dengan bunga yang diklaim mencapai 2,5 hingga 3 persen dari total dana yang terkumpul.

"Susah atuda, kalau hasilnya bakal dibalikin pas jatuh tempo sesuai jumlahnya, belum birokrasinya, belum nunggunya," tulis @biasalahanakmuda.

Konten kreator yang terdiri dari pasangan suami istri itu juga mendapat informasi bahwa nasabah Tapera selama 28 tahun, hanya mendapat dana sebesar Rp 6,6 juta saat pensiun nanti.

"Di sisi lain, jika kita berhadap uang dikelola oleh manajer investasi yang profesional (seperti reksadana) bisa menghasilkan bunga maksimal 20 persen per tahun, dengan menabung Rp 150 ribu per bulan dalam 30 tahun mendatang, uang kita bisa menjadi Rp 2,12 miliar," jelas @biasalahanak muda.

Akun yang secara khusus mengkampanyekan #BatalkanTapera ini juga mengingatkan bahwa Indonesia dihadapkan pada permasalahan yang lebih penting dan mendesak untuk mengatasi masalah krisis properti, daripada memaksa masyarakat menabung dan menyerahkannya ke pemerintah.

"Nih ya, mending beresin dulu yang lebih urgent, mafia tanah, manipulasi properti, ketidakseimbangan permintaan dan penawaran harga rumah, regulasi pembayaran KPR, hingga pengawasan rumah subsidi," terangnya.

Terakhir @biasalahanakmuda menyarankan jika ingin menerapkan Tapera, sebaiknya direncanakan dengan perhitungan matang dan terperinci, seperti dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

baca juga

1. Properti akses baik harga yang terjangkau

"Bukan ya, bukan apartemen mewah, yang harganya gak masuk akal. Caranya agar terjangkau bisa mengurangi biaya konstruksi dan akuisisi lahan dan kontrol harga properti," terangnya.

2. Integrasi transportasi publik

Dengan banyaknya akses transportasi publik, yang dibuat satu satu kesatuan seperti pertemuan MRT, LRT, Transjakarta dengan akses inklusif buat semua orang akan meminimalisir urbanisasi, dan mengurangi harga properti.

3. Bangunan sesuai kebutuhan

Membuat tempat tinggal yang sesuai kebutuhan masyarakat harus dimulai dengan mendengarkan masukan masyarakat, buat intensif untuk developer yang baik, termasuk juga bangunan harus sesuai kebutuhan. Area di sekitar tempat tinggal juga memiliki fasilitas publik yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perencana Keuangan Bicara Soal Tapera: Tidak Semua Orang Mau Punya Rumah!

Perencana Keuangan Bicara Soal Tapera: Tidak Semua Orang Mau Punya Rumah!

Lifestyle | Minggu, 02 Juni 2024 | 10:05 WIB

Pro-Kontra Tapera: Ketahui Dulu, Ini Tanda Orang Siap Beli Rumah Menurut Pakar Keuangan

Pro-Kontra Tapera: Ketahui Dulu, Ini Tanda Orang Siap Beli Rumah Menurut Pakar Keuangan

Lifestyle | Minggu, 02 Juni 2024 | 10:00 WIB

Sandiaga Uno Tak Setuju Potong Gaji untuk Tapera Dibebankan ke Semua Pihak

Sandiaga Uno Tak Setuju Potong Gaji untuk Tapera Dibebankan ke Semua Pihak

Bisnis | Minggu, 02 Juni 2024 | 08:35 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×