Pantas Anaknya Gak Pernah Hidup Miskin, Ternyata Ini Pekerjaan Mentereng Ayah Nikita Mirzani

Nur Khotimah

Jum'at, 21 Juni 2024 | 09:42 WIB
Pantas Anaknya Gak Pernah Hidup Miskin, Ternyata Ini Pekerjaan Mentereng Ayah Nikita Mirzani
Nikita Mirzani (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)

Suara.com - Nikita Mirzani mengaku dari dulu tidak pernah hidup miskin. Pasalnya, orang tua Nikita Mirzani memiliki pekerjaan yang mapan sehingga bisa mencukupi kebutuhan hidup anak-anaknya.

Pengakuan Nikita Mirzani soal dirinya tidak pernah hidup miskin disampaikan dalam acara "Obrolan Tiap Waktu" milik Trans7. Awalnya Kiky Saputri selaku host yang memancing Nikita Mirzani.

"Kak Niki pernah miskin enggak sih?" tanya Kiky Saputri seperti dilansir dari tayangan ulang "Obrolan Tiap Waktu" di YouTube Trans7 Official pada Jumat (21/6/2024).

"Aku belum pernah miskin sih. Soalnya dari dulu Alhamdulillah papa kerjaannya udah bagus," jelas Nikita Mirzani sambil menyantap makanan yang disuguhkan untuknya.

Nikita Mirzani. [Instagram]
Nikita Mirzani. [Instagram]

Kira-kira, apa pekerjaan ayah Nikita Mirzani?

Nikita Mirzani diketahui merupakan anak kedua dari pasangan Mawardi bin Rasyidin dan Julaelah. Menurut Nikita Mirzani, kehidupannya sudah berkecukupan sejak kecil karena orang tuanya sudah mapan.

Ayah Nikita Mirzani dulunya bekerja sebagai direktur perusahaan PT. Krakatau Steel. Sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang finansialnya lebih dari cukup.

"Sebenernya orang tua Niki bukan orang yang miskin. Papa Niki dulu direktur perusahaan Krakatau Steel," ujar Nikita Mirzani dalam acara "Alvin & Friends" seperti dilansir pada Jumat (21/6/2024).

"Terus Mama Niki juga ibu rumah tangga yang lebih dari cukup. Pokoknya Niki bukan dibesarkan dari keluarga yang sederhana," imbuh sang artis.

baca juga
Nikita Mirzani bersama anak, Azka (kiri) dan Arkana (kanan). (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)
Nikita Mirzani bersama anak, Azka (kiri) dan Arkana (kanan). (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)

PT. Krakatau Steel sendiri merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak di bidang produksi baja. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1970.

Kendati kehidupannya sudah enak sejak dulu, Nikita Mirzani tetap berusaha keras untuk memiliki penghasilan sendiri. Ia akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia hiburan dan sukses seperti sekarang.

Nikita Mirzani juga menekuni beberapa bisnis yang membuatnya semakin kaya raya. Pernah dibocorkan oleh Nikita Mirzani bahwa penghasilannya bisa menyentuh angka miliaran Rupiah per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Dekat dengan Nikita Mirzani, Nicky Tirta Ternyata Mantan Terindah Dewi Perssik

Pernah Dekat dengan Nikita Mirzani, Nicky Tirta Ternyata Mantan Terindah Dewi Perssik

Entertainment | Jum'at, 21 Juni 2024 | 07:40 WIB

Marshel Widianto Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kasus Beli Video Dea Onlyfans Diungkit

Marshel Widianto Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kasus Beli Video Dea Onlyfans Diungkit

Entertainment | Jum'at, 21 Juni 2024 | 06:40 WIB

Disinggung Nikita Mirzani, Ini Alasan Sebenarnya Marshel Widianto Diboikot dari Stasiun TV

Disinggung Nikita Mirzani, Ini Alasan Sebenarnya Marshel Widianto Diboikot dari Stasiun TV

Entertainment | Jum'at, 21 Juni 2024 | 08:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×