Benarkah Budidaya Maggot Efektif Untuk Kelola Sampah Organik? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 Juni 2024 | 10:38 WIB
Benarkah Budidaya Maggot Efektif Untuk Kelola Sampah Organik? Ini Faktanya
Ilustrasi Maggot (flickr.com/Conall)

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, metode biokonversi menggunakan maggot BSF (Black Soldier Fly) untuk mengelola sampah organik rumah tangga semakin populer di kalangan masyarakat.

Salah satu contohnya adalah inisiatif masyarakat di Kelurahan Jatijajar, Kota Depok, Jawa Barat, yang didukung oleh PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) bekerja sama dengan PT Biomagg Sinergi Internasional (Biomagg).

Program ini telah berlangsung selama 4 bulan dan melibatkan lebih dari 60 warga dengan dukungan dari Lurah Jatijajar, Mujahidin, yang meresmikan program ini pada Februari 2024.

Foto larva lalat atau maggot (Pexels/Cottonbro studio)
Foto larva lalat atau maggot (Pexels/Cottonbro studio)

Hingga Juni 2024, “Program Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga melalui Metode Biokonversi Maggot BSF” berhasil mengolah lebih dari 7,9 ton sampah organik dan menghasilkan 787 kilogram maggot. Hal ini setara dengan pengurangan emisi gas rumah kaca sebanyak 28,84 ton karbon dioksida ekuivalen.

Head of Corporate Communication & External Relations Garudafood, Dian Astriana, menyatakan bahwa program ini adalah upaya kolektif untuk mengatasi masalah sampah rumah tangga dan mendorong ekonomi berkelanjutan di lingkungan Jatijajar.

“Sebagai penggagas program ini, kami memberikan dukungan berupa unit Biobox sebagai media budi daya maggot, bibit maggot, dan pendampingan intensif selama empat bulan hingga warga menjadi lebih mandiri untuk menjalankan budi daya maggot,” tambah Dian. 

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tahun 2023, sekitar 900 hingga 1.000 ton sampah dikirim ke TPA Cipayung setiap harinya, dengan mayoritas berasal dari sampah rumah tangga, terutama sampah organik atau sisa makanan.

Maggot adalah larva lalat tentara hitam (BSF) yang tidak menularkan patogen ke manusia dan memiliki nafsu makan tinggi, sehingga dapat mengkonsumsi dua kali berat badannya per hari.

Budidaya maggot menjadi solusi efektif untuk mengurai sampah organik rumah tangga sekaligus memiliki nilai ekonomis. Maggot dapat mengurai sampah organik dalam waktu dua minggu hingga 20 hari dan hasil budidayanya bisa digunakan sebagai pakan ternak, pupuk kasgot, lilin aromaterapi dari minyak maggot, dan maggot kering untuk pakan ikan hias.

baca juga

CEO Biomagg, Aminudi, mengatakan bahwa program ini memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan menambah pendapatan keluarga. Program ini layak untuk diadopsi dan ditiru oleh pihak lain.

Siti Aisyah, salah satu peserta program budidaya maggot dan ketua RT setempat, mengapresiasi program ini karena sangat membantu melalui pelatihan dan dukungan teknis yang praktis dilakukan dari rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan Sisa Jadi Bahan Bakar? Mengubah Limbah Menjadi Energi Kreatif

Makanan Sisa Jadi Bahan Bakar? Mengubah Limbah Menjadi Energi Kreatif

Your Say | Rabu, 15 Mei 2024 | 17:08 WIB

Gaya Hidup Less Waste dengan Seni Mengelola Sisa Makanan Menggunakan Maggot

Gaya Hidup Less Waste dengan Seni Mengelola Sisa Makanan Menggunakan Maggot

Your Say | Rabu, 24 April 2024 | 16:22 WIB

Perusahaan Ini Punya Cara Unik Ajak Pekerja Ubah Sampah Menjadi Peluang Bisnis, Ternyata Pakai Maggot

Perusahaan Ini Punya Cara Unik Ajak Pekerja Ubah Sampah Menjadi Peluang Bisnis, Ternyata Pakai Maggot

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 17:31 WIB

Terkini

Remaja di Sukatani Bekasi Tewas Usai Terlibat Duel Celurit 1 Lawan 1

Remaja di Sukatani Bekasi Tewas Usai Terlibat Duel Celurit 1 Lawan 1

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Hanya Ganti Baju Balap Honda ADV160 Trico Edition Dibanderol Lebih Mahal

Hanya Ganti Baju Balap Honda ADV160 Trico Edition Dibanderol Lebih Mahal

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Kisah Fangirl Terjebak Cinta Segitiga di Drakor My Bias, My Boss

Kisah Fangirl Terjebak Cinta Segitiga di Drakor My Bias, My Boss

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan

Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Bekaci | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×