Aaliyah Massaid Jadi Gunjingan Saat Datang ke Tedak Siten Azura: Acara Apa Sih Itu?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 08 Juli 2024 | 12:21 WIB
Aaliyah Massaid Jadi Gunjingan Saat Datang ke Tedak Siten Azura: Acara Apa Sih Itu?
Potret Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar di acara Tedak Siten Azura. [Instagram/@aaliyah.massaid]

Suara.com - Kehadiran Aaliyah Massaid di acara Tedak Siten Azura, putri Aurel Hermansyah, menjadi perbincangan publik. Aaliyah, calon istri Thariq Halilintar, mendapat banyak komentar.

Pada Sabtu (7/7/2024), Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar mengadakan upacara adat Jawa untuk menapak tanah pertama bagi anak mereka, Azura Humaira Nur Atta. Acara ini dihadiri oleh keluarga, semuanya mengenakan busana bertema Jawa.

Hal ini terlihat dari postingan Ashanty di Instagram, di mana ia berfoto bersama Aurel Hermansyah, Arsyi Hermansyah, Ameena, Sarah Menzel, dan Aaliyah Massaid. Sebagai tuan rumah, Aurel tampil dengan kebaya cokelat dan kain batik, serasi dengan Ameena.

"The Girls," bunyi caption Ashanty."

Aaliyah Massaid foto bersama Aurel Hermansyah dan keluarga Ashanty di acara Tedak Siten Azura. [Instagram/@ashanty.ash]
Aaliyah Massaid foto bersama Aurel Hermansyah dan keluarga Ashanty di acara Tedak Siten Azura. [Instagram/@ashanty.ash]

Sementara itu, Ashanty, Sarah Menzel, dan Arsyi mengenakan kebaya dan jarit yang seragam. Aaliyah tampil dengan outfit yang berbeda, mengenakan kebaya satin model kutubaru warna krem lengkap dengan selendang dan kain batik.

Foto yang dibagikan Ashanty menarik perhatian netizen. Banyak yang mempertanyakan kehadiran Aaliyah yang sering muncul di acara keluarga Aurel. "Aaliyah ngapain sih ikutan," komentar seorang netizen. "Aku bukan fans manapun, tapi kenapa Aaliyah gak ikut keluarga Gen Halilintar, kan menantu Halilintar bukan menantu Hermansyah," tambah yang lain.

Lantas, acara apa sebenarnya Tedak Siten itu? 

Tedak Siten adalah prosesi adat Jawa yang kini jarang dilakukan, yang menandai pertama kalinya seorang anak menginjakkan kaki ke tanah. Tedak berarti "turun" dan Siten atau Siti berarti "tanah". Menurut Murniatmo, Tedak Siten adalah upacara saat anak pertama kali turun ke tanah, biasanya saat anak berusia 7 lapan kalender Jawa atau 8 bulan kalender Masehi, yang juga disebut mudhun lemah atau unduhan.

Tradisi ini bukan hanya pelestarian budaya tetapi juga simbol bimbingan orang tua kepada anaknya melalui serangkaian prosesi dan peralatan khusus. Perlengkapan yang perlu disiapkan antara lain jadah 7 warna-warni, tangga dari tebu, kurungan berisi barang-barang, alat tulis, mainan, air untuk membasuh anak, ayam panggang, pisang raja, udhik-udhik, jajan pasar, berbagai jenis jenang, dan tumpeng lengkap dengan gudangan dan nasi kuning.

baca juga

Rangkaian kegiatan dalam Tedak Siten meliputi:

  • Membersihkan Kaki: Orang tua menggendong anak untuk mencuci kakinya sebelum menginjak tanah, yang bermakna kesiapan anak menapaki kehidupan dengan hati suci.
  • Berjalan Melewati Tujuh Jadah: Anak berjalan di atas jadah tujuh warna, yang masing-masing memiliki makna khusus seperti keberanian (merah), kekuatan lahir dan batin (kuning), kesucian (putih), kasih sayang (merah jambu), ketenangan jiwa (biru), kesuburan (hijau), dan kesempurnaan (ungu).
  • Tangga dari Tebu Wulung: Anak menaiki tujuh tangga dari batang tebu, yang melambangkan tekad dan kepercayaan diri dalam menghadapi kehidupan.
  • Kurungan: Anak dimasukkan ke dalam kurungan berisi berbagai benda yang melambangkan kehidupan nyata dan profesi masa depan.
  • Memandikan Anak: Anak dimandikan dengan air bunga yang diambil orang tua pada malam hari, yang bermakna harapan agar anak mengharumkan keluarga.
  • Memberikan Udhik-Udhik: Uang logam yang dicampur bunga disebar kepada anak-anak dan orang dewasa, dengan harapan anak kelak akan mendermakan rezekinya kepada yang membutuhkan.
  • Pelaksanaan Tedak Siten bisa berbeda-beda antar daerah, tetapi tujuan utamanya tetap sama: mempersiapkan anak menghadapi kehidupan dengan dukungan dan bimbingan orang tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Halilintar Anofial Asmid Lulusan Mana? Adab Tolak Salaman dengan Amora Lemos Jadi Perbincangan

Halilintar Anofial Asmid Lulusan Mana? Adab Tolak Salaman dengan Amora Lemos Jadi Perbincangan

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 12:18 WIB

Sebelas Duabelas, Beda Nasib Thariq Halilintar vs Lamine Yamal saat Bayi Jadi Omongan

Sebelas Duabelas, Beda Nasib Thariq Halilintar vs Lamine Yamal saat Bayi Jadi Omongan

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 11:45 WIB

Enggan Jabat Tangan Amora Lemos, Sikap Anofial Asmid Jadi Perbincangan

Enggan Jabat Tangan Amora Lemos, Sikap Anofial Asmid Jadi Perbincangan

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 11:08 WIB

Terkini

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

×