Cegah Anggaran Rumah Tangga Boncos, Ini 3 Tips Hadapi Lonjakan Harga Bahan Pokok Akibat Dolar AS Tinggi

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 13 Juli 2024 | 11:58 WIB
Cegah Anggaran Rumah Tangga Boncos, Ini 3 Tips Hadapi Lonjakan Harga Bahan Pokok Akibat Dolar AS Tinggi
Ilustrasi harga beras naik karena dolar AS tinggi. (Dok. Kolase/Suara.com)

Suara.com - Nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat yang masih di atas Rp 16.100 memunculkan kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok. Bagaimana ya cara terbaik mengantisipasinya agar anggaran rumah tangga tidak bengkak?

Financial Planner dan Founder Cerdas Keuangan, Erlina Juwita, memberikan beberapa tips penting untuk membantu masyarakat mengatur keuangan di tengah nilai tukar dolar AS yang masih tinggi. Simak yuk!

1. Prioritaskan Belanja Sesuai Anggaran

Erlina menekankan pentingnya mempersiapkan belanjaan sesuai dengan anggaran yang telah disusun.

"Gunakan anggaran yang sudah tertulis dan belanjakan uang sesuai dengan anggaran tersebut. Jangan pernah belanja melebihi anggaran yang sudah disusun. Prioritaskan selalu pada kebutuhan utama, bukan pada keinginan, karena hal ini dapat meminimalisir risiko kehabisan uang untuk membeli sesuatu yang tidak perlu," jelas Erlina kepada Suara.com, ditulis Sabtu (13/7/2024).

2. Pembagian Pengeluaran yang Tepat

Masyarakat perlu membagi pengeluaran sesuai porsinya masing-masing untuk mengelola keuangan dengan lebih efektif. Erlina menguraikan beberapa kategori utama dalam pengelolaan anggaran:

  • Kewajiban Bulanan: Ini mencakup cicilan utang, tagihan listrik, biaya telepon, biaya air, uang sewa rumah, biaya sekolah anak, gaji asisten rumah tangga, biaya pulsa dan internet, serta saldo e-money untuk bekerja.
  • Kebutuhan Rutin: Pengeluaran untuk makan, minum, bensin, asuransi, belanja bulanan di supermarket, investasi rutin, dan lainnya.
  • Keinginan dan Hiburan: Anggaran untuk aktivitas rekreasi seperti traveling, arisan, belanja, nonton bioskop, dan hangout dengan teman.

3. Disiplin dalam Pengelolaan Keuangan

Erlina menekankan pentingnya mematuhi anggaran yang telah dibuat. "Biasakanlah membuat anggaran rencana belanja bulanan dan biasakan juga untuk mematuhi anggaran keuangan yang sudah dibuat," sarannya.

baca juga

Dampak Tingginya Nilai Tukar Dolar AS Pada Harga Bahan Pokok

Kenaikan nilai tukar dolar sering kali membawa dampak signifikan terhadap perekonomian suatu negara, terutama bagi negara-negara yang mengimpor sebagian besar kebutuhan bahan pokoknya. Berikut adalah beberapa efek yang dapat timbul akibat naiknya nilai tukar dolar terhadap harga bahan pokok:

Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi harga beras impor naik akibat dolar AS tinggi. [Suara.com/Alfian Winanto]

Kenaikan Harga Impor

Ketika nilai dolar naik, biaya impor barang dari luar negeri menjadi lebih mahal. Banyak bahan pokok seperti gandum, beras, minyak goreng, dan gula diimpor dari negara lain. Kenaikan biaya impor ini akan diteruskan kepada konsumen dalam bentuk harga yang lebih tinggi.

Inflasi

Kenaikan harga bahan pokok dapat memicu inflasi, yaitu peningkatan harga secara umum dan terus-menerus dalam suatu perekonomian. Inflasi mengurangi daya beli masyarakat, karena uang yang dimiliki tidak dapat membeli barang dan jasa sebanyak sebelumnya.

Peningkatan Biaya Produksi

Banyak bahan baku dan barang setengah jadi yang digunakan dalam produksi makanan dan kebutuhan pokok lainnya diimpor. Kenaikan harga dolar akan meningkatkan biaya produksi, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan harga jual produk jadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Anjlok di Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Kembali Anjlok di Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 10:20 WIB

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Sentimen Global Pagi Hari Ini

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Sentimen Global Pagi Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 10:39 WIB

Penguatan Kurs Rupiah Bisa Terhalang Pidato Pamungkas Jerome Powell

Penguatan Kurs Rupiah Bisa Terhalang Pidato Pamungkas Jerome Powell

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 12:01 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×