Ciri-ciri Saraf Kejepit, Kenali Gejala Berikut dan Cara Mengobatinya

Suhardiman

Minggu, 14 Juli 2024 | 13:35 WIB
Ciri-ciri Saraf Kejepit, Kenali Gejala Berikut dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi saraf kejepit. [Antara/Pixabay]

Suara.com - Saraf kejepit juga dikenal sebagai hernia nukleus pulposus (HNP) terjadi ketika bantalan lembut di antara tulang belakang terdorong keluar, menekan saraf di sekitarnya.

Gejala awal dari saraf kejepit dapat bervariasi, tetapi beberapa gejala umumnya meliputi nyeri intens, yakni asa nyeri yang tajam dan terus-menerus, yang dapat terasa seperti terbakar atau menusuk.

Kemudian, mati rasa atau berkurangnya sensasi di area yang dipersarafi oleh saraf dan sensasi kesemutan atau tertusuk banyak jarum.

Gejala lainnya yakni sulit menggerakan bagian tubuh, kesulitan untuk menoleh, menggelengkan kepala, atau melakukan peregangan tubuh karena nyeri yang terjadi.

Rasa sakit yang menjalar dari area yang terkena ke bagian lain tubuh, seperti dari pinggang ke kaki.

Gejala ini dapat muncul tiba-tiba dan sering kali memburuk saat berusaha melakukan gerakan tertentu, seperti membungkuk, menegangkan leher atau mengangkat sesuatu.

Pengobatan Saraf Kejepit

1. Suntikan Kortison

Dokter dapat memberikan suntikan kortikosteroid ke area di sekitar saraf tulang belakang untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit.

2. Terapi Fisik

Terapi fisik, seperti peregangan dan latihan, dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf dan meningkatkan kekuatan otot yang melemah akibat saraf kejepit.

3. Operasi

Operasi mungkin diperlukan jika metode pengobatan lain tidak efektif dalam enam minggu atau jika gejala seperti nyeri yang tidak terkontrol, mati rasa, atau kesulitan berdiri.

Pengobatan Secara Alami

1. Pemanasan dan Yoga

Melakukan pemanasan dan yoga ringan dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang mengalami gangguan.

2. Kompres Hangat dan Dingin

Memberikan kompres hangat atau dingin pada area yang terindikasi dapat membantu merilekskan otot dan mengurangi tekanan pada saraf.

3. Pijatan

Memberikan pijatan perlahan dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan tekanan pada saraf.

4. Ubah Postur Tubuh

Mengubah postur tubuh dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf. Misalnya, menggunakan bantal atau sandaran leher untuk mengurangi nyeri.

Penyebab dan Faktor Risiko

Saraf kejepit dapat disebabkan oleh gerakan berulang yang memberikan tekanan berlebih pada area tertentu, seperti membungkuk, mengangkat, atau menarik sesuatu. Faktor risiko lainnya meliputi cedera, radang sendi, kelebihan berat badan, dan kehamilan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menggunakan pemeriksaan penunjang seperti sinar-X, CT Scan, MRI, dan Elektromiografi untuk mendiagnosis saraf kejepit.

Pengobatan di Rumah

Saraf kejepit yang ringan dapat diobati sendiri di rumah dengan istirahat yang cukup, memberikan kompres panas atau dingin, melakukan peregangan setiap hari, dan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Saraf kejepit dapat diobati dengan kombinasi pengobatan medis dan alami. Jika gejala tidak membaik atau memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Health | Kamis, 24 September 2026 | 15:42 WIB

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:15 WIB

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

×