Waspada! Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi, Ini Penyebab dan Solusinya

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Senin, 15 Juli 2024 | 14:43 WIB
Waspada! Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi, Ini Penyebab dan Solusinya
Ilustrasi ibu hamil, UU KIA kapan berlaku (Freepik)

Suara.com - Ibu hamil membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kesehatan mereka serta perkembangan janin yang optimal. Namun, tantangan penyakit serius yang dapat mempengaruhi kehamilan sering kali dihadapi, menekankan perlunya fasilitas dan layanan yang memadai untuk mendukung kesehatan mereka.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit seperti preeklamsia, diabetes gestasional, dan infeksi sering kali menjadi masalah kesehatan yang serius bagi ibu hamil dan bahkan WHO juga menegaskan bahwa, angka kematian ibu sangat tinggi.

Sekitar 287.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan pada tahun 2020. Hampir 95% dari semua kematian ibu terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah pada tahun 2020, dan sebagian besar sebenarnya dapat dicegah.

Untuk mengurangi risiko ini, akses terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas adalah krusial. Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah, pendarahan hebat (kebanyakan pendarahan setelah melahirkan), infeksi (biasanya setelah melahirkan), tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklamsia dan eklamsia), komplikasi akibat persalinan, dan aborsi yang tidak aman.

Pelayanan prenatal yang baik tidak hanya mencakup pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan dokter kandungan, tetapi juga melibatkan edukasi tentang pola makan yang sehat, gaya hidup yang mendukung, dan penanganan dini terhadap gejala penyakit potensial. 

Fasilitas kesehatan yang dilengkapi dengan peralatan medis yang modern dan tim medis yang terlatih dapat memberikan diagnosis tepat waktu dan perawatan yang diperlukan.

"Kesehatan ibu hamil bukan hanya tanggung jawab individual, tetapi juga tanggung jawab sistem kesehatan untuk menyediakan lingkungan yang mendukung," kata dr. Pitono Yap, Direktur Bethsaida Hospital. 

"Dengan memprioritaskan aksesibilitas dan kualitas pelayanan, kita dapat memastikan bahwa setiap ibu hamil mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan untuk menjaga kesehatan diri dan bayi yang dikandung," lanjutnya.

Di Indonesia, upaya untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan maternal terus berlanjut, namun masih ada tantangan dalam menghadirkan pelayanan yang merata dan berkualitas di seluruh daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, kita dapat membangun sistem kesehatan yang lebih baik dan inklusif untuk ibu hamil.

baca juga

Dalam konteks global, penyakit yang terkait dengan kehamilan menjadi fokus utama organisasi kesehatan internasional, dengan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan intervensi yang tepat waktu. Dengan demikian, kesehatan ibu hamil bukan lagi isu individual tetapi isu kesehatan publik yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Efisien dan Transparan, Industri Kesehatan Nasional Harusnya Melek Digital

Demi Efisien dan Transparan, Industri Kesehatan Nasional Harusnya Melek Digital

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 06:53 WIB

Ranking di Dunia Jeblok, 5 Cara Ampuh Perbaiki Kualitas Kesehatan di Indonesia

Ranking di Dunia Jeblok, 5 Cara Ampuh Perbaiki Kualitas Kesehatan di Indonesia

News | Senin, 15 Juli 2024 | 01:10 WIB

3 Rekomendasi Serum Ampuh Perkuat Skin Barrier, Aman untuk Bumil dan Busui

3 Rekomendasi Serum Ampuh Perkuat Skin Barrier, Aman untuk Bumil dan Busui

Your Say | Minggu, 14 Juli 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×