Bukan Sekadar Main-main, Ini 5 Makna Penting di Balik Hari Anak Nasional

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 26 Juli 2024 | 11:24 WIB
Bukan Sekadar Main-main, Ini 5 Makna Penting di Balik Hari Anak Nasional
Poster dan Ucapan Hari Anak Nasional 2024 (Canva)

Suara.com - Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli di Indonesia memiliki makna yang mendalam dan beragam, baik dari sisi sejarah, sosial, maupun budaya. Apa saja manfaat merayakan Hari Anak Nasional?

Perayaan Hari Anak Nasional bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan momen refleksi dan aksi nyata untuk memperjuangkan hak-hak anak. Dengan memperingati HAN, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin sadar dan aktif dalam memberikan perlindungan serta mendukung perkembangan anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang.

Berikut adalah beberapa makna penting dari perayaan Hari Anak Nasional:

1. Pengakuan dan Perlindungan Hak Anak

HAN merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh lapisan masyarakat tentang hak-hak anak yang harus dilindungi dan dihormati. Hak-hak ini meliputi hak untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi, serta hak untuk bermain dan berekspresi. Perayaan ini menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi perkembangan anak-anak.

2. Peningkatan Kesadaran Publik

Melalui berbagai kegiatan yang diadakan selama HAN, seperti seminar, lokakarya, dan kampanye, perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya peran anak dalam pembangunan bangsa. Masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan anak-anak dan turut serta dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak mereka.

3. Mendorong Partisipasi Anak

HAN juga menjadi kesempatan untuk mendorong partisipasi anak-anak dalam berbagai aspek kehidupan. Anak-anak diberikan ruang untuk menyuarakan pendapat dan aspirasi mereka, yang pada gilirannya membantu mereka tumbuh menjadi individu yang percaya diri dan bertanggung jawab. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung, seperti lomba, pameran karya, dan diskusi, menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan berpartisipasi aktif.

Baca Juga: Ironi Hari Anak Nasional, FSGI Soroti Masih Banyak Kekerasan Murid Di Sekolah

4. Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan Anak

Salah satu fokus utama dalam perayaan HAN adalah penekanan pada pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak. Pemerintah dan berbagai lembaga terkait berupaya untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan akses yang memadai terhadap pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan yang baik. Ini termasuk upaya untuk menurunkan angka putus sekolah, stunting, dan masalah kesehatan lainnya yang dapat menghambat perkembangan anak.

Perayaan Hari Anak Nasional diwarnai dengan permainan tradisional. (Dok. ITDC Mandalika)
Perayaan Hari Anak Nasional diwarnai dengan permainan tradisional. (Dok. ITDC Mandalika)

5. Membentuk Generasi Penerus yang Tangguh

HAN adalah momen untuk mempersiapkan generasi penerus yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui berbagai program dan kegiatan, anak-anak diajak untuk memahami nilai-nilai kebangsaan, seperti Pancasila, dan diberdayakan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas. Perayaan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di antara anak-anak Indonesia.

Inilah yang menjadi alasan pada tanggal 23 Juli 2024, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Yayasan Gugah Nurani (GNI) mengadakan berbagai kegiatan di Bazaar Mandalika, Kawasan The Mandalika. Kegiatan ini meliputi permainan tradisional anak, workshop literasi digital untuk remaja, dan diskusi parenting bersama para orang tua.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perlindungan anak di masyarakat dan mitra kerja. Sebanyak 110 anak dan 35 orang tua turut serta dalam kegiatan ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?