Mengenal Minuman Semprot, Berpotensi Bikin Anak Gagal Ginjal

M Nurhadi

Sabtu, 03 Agustus 2024 | 14:49 WIB
Mengenal Minuman Semprot, Berpotensi Bikin Anak Gagal Ginjal
Ilustrasi Minuman semprot yang dijual di marketplace [Ist]

Suara.com - Media sosial dan kalangan orang tua baru-baru ini dihebohkan dengan kasus keracunan yang melibatkan minuman semprot. Sebanyak 14 siswa SD Negeri 39 Palembang mengalami keracunan setelah mengonsumsi minuman berperisa ini. Beberapa siswa bahkan mengalami kejang-kejang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Apa Itu Minuman Semprot?

Minuman semprot adalah produk berperisa yang berbentuk cairan dan dikemas dalam botol semprot. Cara mengonsumsinya adalah dengan menyemprotkan cairan tersebut ke dalam mulut. Minuman ini didesain menarik dengan berbagai rasa dan aroma buah-buahan untuk menarik minat anak-anak. Namun, tidak semua minuman semprot aman karena beberapa di antaranya mengandung zat aditif atau bahan sintetik yang berbahaya.

Minuman berperisa yang mengandung zat aditif tertentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak-anak. Mengutip dari Mayo Clinic, anak yang mengonsumsi zat aditif buatan tertentu berisiko mengalami kecanduan, pembusukan gigi, hiperaktif, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), atau gangguan spektrum autisme.

Pewarna dan perasa makanan buatan juga dapat mengganggu perkembangan saraf anak-anak. Selain itu, tingginya kandungan pemanis buatan dalam minuman semprot bisa menyebabkan diabetes dan kerusakan ginjal, serta meningkatkan risiko penyakit jantung.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. dr.Dharmeizar, Sp.PD, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia mengatakan, diabetes bisa memicu penyakit ginjal kronik (PGK) akibat hilangnya fungsi ginjal secara perlahan akibat meningkatnya produk sisa dan cairan dalam darah. Hal ini bisa membuat anak harus menelan pil pahit karena rutinitas cuci darah.

Sayangnya, saat ini banyak inuman semprot berbagai merek yang dijual bebas di marketplace dengan harga yang bervariasi.

Tindakan Balai BPOM Palembang

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Palembang telah melakukan tes laboratorium terhadap minuman semprot yang menyebabkan keracunan. Ditemukan bahwa minuman tersebut sudah habis masa berlakunya sejak 11 April 2023, namun masih beredar dengan izin hingga 24 bulan setelahnya. Pemeriksaan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menguji tingkat pencemaran kimia dalam produk tersebut.

baca juga

Sebanyak 14 siswa yang mengonsumsi minuman semprot mengalami gejala keracunan, dan empat di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Saat ini, seluruh produk minuman semprot telah ditarik dari kantin sekolah untuk mencegah kejadian serupa. Informasi lebih lanjut tentang produk tersebut dapat dilihat di laman resmi BPOM.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, mengimbau para siswa dan orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk memastikan keamanan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Audrey Davis Putri David Naif yang Tersandung Skandal Video Viral

Profil Audrey Davis Putri David Naif yang Tersandung Skandal Video Viral

Entertainment | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 10:39 WIB

6 Penyebab Anak-Anak Harus Cuci Darah di Usia Muda

6 Penyebab Anak-Anak Harus Cuci Darah di Usia Muda

Health | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 10:21 WIB

Viral Puluhan Siswa SMP Tidak Bisa Membaca, Guru Ajari Sepulang Sekolah

Viral Puluhan Siswa SMP Tidak Bisa Membaca, Guru Ajari Sepulang Sekolah

News | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 06:52 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×