Waspada! Ini Dampak Gempa Megathrust Dahsyat yang Mengancam Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:23 WIB
Waspada! Ini Dampak Gempa Megathrust Dahsyat yang Mengancam Indonesia
dampak gempa megathrust (Pixabay)

Suara.com - Berada di dua lempeng besar benua yang ada di Bumi, Indonesia harus berhadapan dengan kejadian alam yang akan terjadi dan tinggal menunggu waktu. Kejadian yang dimaksud adalah gempa megathrust. Lalu apa saja kira-kira dampak gempa megathrust ini?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan Indonesia perlu mewaspadai dampak akibat gempa megathrust yang diperkirakan akan mencapai M 8,7 hingga M 8,9. Keduanya akan terjadi pada Seismic Gap Selat Sunda, dan Mentawai-Siberut.

Hanya Tinggal Menunggu Waktu

Kedua segmen gempa megathrust yang diramalkan tersebut sebenarnya tinggal menunggu waktu, sebab dalam beberapa ratus tahun terakhir belum terjadi gempa di wilayah Selat Sunda atau Mentawai dan Suberut.

BMKG sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab atas hal ini juga menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pengawasan, processing, dan diseminasi informasi gempa Bumi hingga sistem peringatan dini atas tsunami yang semakin akurat sehingga upaya antisipasi dapat dimaksimalkan untuk mengurangi dampak kerusakan yang muncul.

Beberapa upaya mitigasi yang telah dilakukan oleh BMKG antara lain adalah upaya edukasi, pelatihan mitigasi pada masyarakat yang terdampak risiko gempa megathrust, latihan evakuasi, serta evakuasi dengan berbasis pemodelan tsunami.

Dengan upaya maksimal yang telah dilakukan ini, diharapkan deteksi dini pada berbagai risiko bencana alami sebagai dampak dari megathrust yang mungkin muncul dapat dilakukan dengan cepat, sehingga evakuasi warga setempat juga dapat dilakukan dengan efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

Apa Saja Dampak Gempa Megathrust?

Dengan skala magnitudo yang tinggi, gempa megathrust ini dapat menimbulkan dampak yang luar biasa besar dari sisi kerusakan. Terlebih jika gempa terjadi di dekat permukaan laut, maka risiko terjadinya tsunami menjadi lebih besar.

Gempa yang termasuk skala megathrust akan mencapai skala magnitudo 9, dan jika diukur kekuatan yang dilepaskannya akan mencapai 1,000 kali lebih besar daripada gempa berkekuatan 7 skala Richter. Tentu saja hal ini akan membawa dampak kerusakan yang sangat besar, dan dapat mengubah total  relief daratan di sekitar titik utama gempa atau episentrumnya.

Megathrust sendiri pernah terjadi pada tahun 1969 lalu, di kawasan Chili. Gempa tercatat sebesar 9,5 skala Richter. Kemudian ada pula kejadian di Jepang pada 2011 lalu, dengan ukuran 9,0 skala Richter yang memicu kerusakan total di sepanjang pantai Timur Jepang.

baca juga

Itu tadi sekilas mengenai penjelasan dampak gempa megathrust yang harus diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat sekitar area yang berisiko terdampak. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Hingga Potensi Tsunami di Jepang Wajib Diwaspadai Indonesia, Ini Penjelasannya

Gempa Hingga Potensi Tsunami di Jepang Wajib Diwaspadai Indonesia, Ini Penjelasannya

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 17:28 WIB

Sempat Diguncang Gempa 7,1 Magnitudo, Hujan Deras dan Angin Kencang Lumpuhkan Jepang Utara

Sempat Diguncang Gempa 7,1 Magnitudo, Hujan Deras dan Angin Kencang Lumpuhkan Jepang Utara

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 17:03 WIB

Bahaya! Sering Konsumsi Minuman Manis Picu Obesitas, Ini Faktanya

Bahaya! Sering Konsumsi Minuman Manis Picu Obesitas, Ini Faktanya

Health | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 06:15 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×